Mauricio Souza Ucapkan Selamat Tinggal Setelah Didepak Persija

bola4 Dilihat

DermayuMagz.com – Mauricio Souza tidak lagi menjabat sebagai pelatih Persija Jakarta. Keputusan ini diambil setelah manajemen klub memutuskan untuk mengakhiri kerja sama pasca gelaran BRI Super League 2025/2026.

Pengumuman resmi mengenai perpisahan Souza dengan Persija disampaikan langsung oleh klub pada Selasa (26/5). Kedua belah pihak sepakat untuk berpisah secara baik-baik karena kontrak yang telah berakhir di akhir musim.

Kesepakatan kerja sama yang telah berjalan satu musim tidak dilanjutkan karena Mauricio Souza gagal memenuhi target utama yang ditetapkan oleh manajemen Persija. Target tersebut adalah membawa Macan Kemayoran meraih gelar juara Super League musim ini.

Persija Jakarta memang tidak berhasil mewujudkan ambisi tersebut. Tim yang diperkuat Rizky Ridho dan kawan-kawan hanya mampu mengakhiri kompetisi BRI Super League 2025/2026 di posisi ketiga klasemen akhir. Mereka mengumpulkan 71 poin, terpaut delapan angka dari sang juara, Persib Bandung.

Kesan Mauricio Souza

Meskipun harus mengakhiri masa baktinya, Mauricio Souza tetap mengungkapkan apresiasi positif selama berada di Persija Jakarta. Ia menilai bahwa kebersamaan selama musim 2025/2026 merupakan sebuah perjalanan yang istimewa baginya.

“Satu musim spesial lainnya di sepak bola Indonesia telah berakhir,” ujar Souza melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis (28/5).

“Di tahun kedua saya di negara ini, saya bangga dengan perjalanan yang kami bangun bersama Persija Jakarta, mengakhiri liga di posisi ketiga dan menghormati tradisi klub besar ini,” tambahnya.

Apresiasi Semua Pihak

Pelatih yang sebelumnya menukangi Madura United FC ini tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen yang terlibat di Persija Jakarta. Souza mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terjalin, meski hanya berlangsung selama satu musim.

Baca juga : Pria Ini Lanjutkan Perjalanan Yamaha XMax 11 Ribu Km dari Makkah ke Eropa

“Terima kasih kepada seluruh pemain, staf pelatih, staf klub, karyawan, dan terutama para suporter yang selalu mendukung kami sepanjang musim 2025/26,” tulisnya.

“Terima kasih atas dukungan, kepercayaan, dan kebersamaan dalam perjalanan ini,” tutup Mauricio Souza, mengakhiri pesannya.

Bukan Hanya Mauricio Souza

Pesan perpisahan tidak hanya disampaikan oleh Mauricio Souza. Sejumlah staf pelatih yang mendampinginya juga turut berpisah karena mereka juga tidak lagi melanjutkan kerja sama dengan Persija Jakarta. Mereka yang ikut berpisah antara lain Italo Bartole Resende (asisten pelatih), Vitor Branco da Cruz (pelatih fisik), Gerson Rodrigues Rios (pelatih kiper), Caio Araujo (analis), dan Claudio Luzardi (interpreter).

“Terima kasih @persija! Suatu kehormatan dan kesenangan mengenakan jersey ini. Semoga kita segera bertemu lagi,” tulis Vitor Cruz dalam pesannya.

Liputan6.com, Jakarta – Debut yang kurang mengenakkan dialami oleh Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi di ajang French Open 2026. Pasangan ganda putri Indonesia ini harus tersingkir di babak pertama turnamen Grand Slam tersebut.

Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi tidak mampu melanjutkan langkahnya setelah dikalahkan oleh duet unggulan dari Republik Ceko dan Spanyol, Marie Bouzkova dan Sara Sorribes Tormo. Kekalahan ini menandai akhir perjalanan mereka di French Open 2026 sebagai sebuah tim.

Pertandingan yang berlangsung di lapangan 9 area Stade Roland Garros, Paris, Prancis pada Kamis (28/5) itu berakhir dengan skor 7-6(9-7), 2-6, 4-6 untuk kemenangan Bouzkova/Sorribes Tormo.

Sempat Berikan Perlawanan

Meskipun harus menelan kekalahan, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi menunjukkan performa yang patut diapresiasi. Mereka berhasil memberikan perlawanan yang sengit, terutama pada set pembuka.

Pasangan Indonesia ini mampu bangkit dari ketertinggalan di awal set pertama, menyamakan kedudukan menjadi 4-4 setelah sebelumnya tertinggal 0-1 dan 1-4. Bahkan, Janice dan Aldila sempat unggul 6-5 sebelum akhirnya memenangkan set pertama melalui tie-break dengan skor 7-6.

Namun, momentum positif tersebut tidak mampu dipertahankan pada set-set berikutnya. Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi mengalami kesulitan dalam menghadapi permainan agresif dari Bouzkova dan Sorribes Tormo, sehingga harus menyerah dengan skor 2-6 di set kedua. Di set penentuan, mereka kembali harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 4-6.

Janice Tjen Kalah di Tunggal

Kekalahan di nomor ganda putri ini memastikan bahwa perjuangan Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi di French Open 2026 telah berakhir. Keduanya tidak akan lagi tampil di turnamen Grand Slam kedua tahun ini.

Sebelumnya, Janice Tjen yang juga turun di nomor tunggal putri, telah lebih dulu tersingkir. Ia harus mengakui keunggulan petenis Amerika Serikat, Emma Navarro, pada babak pertama French Open 2026. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 4-6, 3-6 untuk kemenangan Navarro pada Selasa (26/5).

Sementara itu, Aldila Sutjiadi hanya berkompetisi di nomor ganda putri. Ia tidak berpartisipasi di nomor ganda campuran, sehingga perjuangannya di turnamen ini telah selesai sepenuhnya.

Lanjut ke Birmingham

Setelah menyelesaikan kiprahnya di French Open 2026, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan mereka dalam rangkaian WTA Tour 2026 ke Inggris. Keduanya akan tampil di Birmingham Open 2026 yang akan diselenggarakan pada tanggal 2 hingga 8 Juni mendatang.

Birmingham Open 2026 merupakan turnamen dengan level WTA 125. Baik Janice Tjen maupun Aldila Sutjiadi akan berpartisipasi di nomor tunggal, dan juga akan berpasangan di nomor ganda.