Mitos Suanggi, Ilmu Hitam Khas Indonesia Timur, Kini Menjadi Film

showbiz15 Dilihat

DermayuMagz.com – Mitos tentang ilmu hitam yang melegenda di Indonesia Timur, khususnya terkait praktik Suanggi, kini diangkat ke layar lebar dalam film horor terbaru berjudul “Suanggi: Ilmu Kutukan”. Film ini tidak hanya menyajikan ketegangan khas genre horor, tetapi juga berusaha menggali lebih dalam akar budaya dan kepercayaan masyarakat setempat.

Peluncuran film ini disambut antusias oleh para penikmat film horor Indonesia. Untuk merayakannya, para pembuat film dan bintang utamanya mengadakan konferensi pers di Jakarta pada Rabu, 15 Juli 2026. Momen ini menjadi ajang bagi mereka untuk berbagi cerita mengenai proses kreatif dan pemahaman mendalam tentang Suanggi.

Sutradara Dom Dharmo mengungkapkan betapa pentingnya riset mendalam untuk menangkap esensi Suanggi. Tim produksi bahkan melakukan kunjungan langsung ke lokasi untuk berinteraksi dengan masyarakat setempat. Awalnya, mereka menghadapi tantangan karena masyarakat masih merasa takut untuk membicarakan praktik Suanggi.

“Kita sempat cek ke lokasi. Kita banyak tanya-tanya bagaimana suanggi ini ada, ternyata suanggi kayak dukun saja sebenarnya kayak di Jawa, cuma di sana namanya suanggi. Mereka awalnya tertutup, karena menyebut suanggi saja mereka takut sekali. Tapi pelan-pelan akhirnya kita dapat informasi,” ungkap Dom.

Bona Pascal, yang tidak hanya berperan sebagai produser tetapi juga memerankan karakter Frans, memberikan perspektif menarik tentang ilmu Suanggi. Menurutnya, ilmu ini pada dasarnya tidak memiliki niat jahat, melainkan kekuatannya dapat disalahgunakan oleh individu yang memegangnya.

“Ilmu Suanggi ini awalnya bukan jahat. Ilmu ini banyak membantu dari sebelum agama masuk ke Nusantara. Tapi, ketika ilmu ini berada di tangan yang salah, karena punya kekuatan, maka akan berubah porsi baik jahatnya. Segala sesuatu kalau berlebihan tidak baik, kekurangan juga tidak baik,” jelas Bona.

Memperkenalkan Budaya Timur

Dom Dharmo menambahkan bahwa salah satu tujuan utama pembuatan film ini adalah untuk menawarkan perspektif baru dalam genre horor Indonesia. Ia ingin memperkenalkan kekayaan budaya dari wilayah Timur Indonesia, yang seringkali belum tergarap secara maksimal dalam film.

“Kita ingin mencari suasana lain dari film horor Indonesia. Kita mewakili bukan cuma dari Papua, tapi film ini mewakili orang Timur, seperti Maluku, Papua, NTT, Manado, Makassar,” ujar Dom, yang disambut hangat oleh para hadirin.

Di Balik Naskah Suanggi

Proses penulisan naskah film “Suanggi: Ilmu Kutukan” juga menjadi cerita tersendiri. Bona Pascal membagikan bagaimana ide tersebut bermula dari percakapan santai dengan Dom Dharmo.

“Saya awalnya ngobrol sama Dom soal Suanggi, saya pikir ini bakal jadi cerita horor yang unik karena menggabungkan kearifan lokal dan modern. Kita menentukan kepentingan dari sisi masyarakat, melihat-lihat budaya Timur, dan memasuki lingkungannya,” tuturnya.

Sinopsis Film Suanggi: Ilmu Kutukan

Film “Suanggi: Ilmu Kutukan” berpusat pada kisah Beni, seorang mantan penyanyi yang tengah terpuruk. Karirnya meredup, meninggalkan beban hutang yang mencapai ratusan juta rupiah. Dalam kondisi terdesak, Beni memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Sorong demi merawat ibunya yang sedang sakit.

Namun, niatnya ternyata tidak murni. Beni berambisi untuk menguasai harta warisan ibunya. Niat buruk inilah yang kemudian membawanya pada serangkaian teror mengerikan yang dikirimkan oleh Aroba, seorang Suanggi yang menjadi antagonis utama dalam cerita.

Pertanyaan besar yang menggantung adalah, apakah Beni akan mampu selamat dari ancaman sihir Aroba dan teror yang mengikutinya?

Film ini didukung oleh jajaran aktor ternama, termasuk Pangeran Lantang yang memerankan Beni, Carissa Perusset sebagai Gia, Stany Imbiri sebagai Maria, Obimesak Nubatonis sebagai Salem, dan Iwa K sebagai Aroba. Sederet nama lain juga turut memeriahkan film ini.

Sinopsis Serial Carrie, Adaptasi Novel Debut Ikonis Sang Raja Horor Stephen King

Sinopsis seri Carrie yang akan tayang pada akhir tahun mendatang dengan kisah coming-of-age yang cukup kompleks.

Oleh
Nola Vemiliana

Diterbitkan 17 Juli 2026, 07:00 WIB

Share

Copy Link

Batalkan

Summer Howell sebagai Carrie White di seri Carrie. (dok Prime Video)

Jadi intinya…

  • Prime Video akan merilis seri “Carrie” adaptasi novel Stephen King pada Oktober mendatang.
  • Seri ini mengisahkan Carrie White, siswi SMA dengan kekuatan telekinetik di tengah perundungan.
  • Disutradarai Mike Flanagan, seri 8 episode ini menjanjikan konflik kompleks dan pandangan baru.

Seri ini mengisahkan tentang Carrie White (Summer Howell), seorang siswi SMA yang memiliki kesulitan dalam bersosialisasi dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di dalam rumah bersama ibunya yang sangat protektif, Margaret (Samantha Sloyan).