Pelatihan Microgreen UWG Malang: Bekali Anak Muda Pertanian Modern Sejak Dini

Berita5 Dilihat

DermayuMagz.com – Universitas Widya Gama (UWG) Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam inovasi edukasi dengan menyelenggarakan kegiatan Workshop Microgreen Agriverse Class.

Acara yang diselenggarakan pada Sabtu, 2 Mei 2026, ini bertempat di Auditorium Lantai 4 Kampus 2 UWG Malang.

Fokus utama workshop ini adalah mempersiapkan generasi muda, khususnya pelajar SMA/SMK, untuk menguasai bidang pertanian modern.

Narasumber utama dalam pelatihan ini adalah Yuni Agung Nugroho, S.P., M.P., seorang dosen dari program studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UWG Malang.

Kegiatan ini merupakan langkah strategis UWG untuk memperkenalkan teknologi pertanian urban kepada kaum muda.

Selain itu, workshop ini juga membuka wawasan mengenai potensi bisnis yang ditawarkan oleh budidaya microgreen.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga pengalaman praktik langsung yang mendalam.

Mereka diajarkan berbagai tahapan penting, mulai dari teknik budidaya yang tepat.

Proses pemeliharaan tanaman microgreen juga menjadi salah satu fokus pelatihan.

Selanjutnya, peserta akan dibimbing mengenai teknik panen yang optimal.

Tak berhenti di situ, workshop ini juga mencakup cara pengolahan hasil panen microgreen.

Tujuannya adalah untuk menciptakan produk pangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Menurut Yuni Agung Nugroho, microgreen dipandang sebagai komoditas pertanian masa depan.

Hal ini dikarenakan potensi besarnya di sektor pangan sehat dan juga peluang kewirausahaan bagi kaum muda.

Ia menekankan bahwa microgreen bukan sekadar tren gaya hidup sehat.

Lebih dari itu, budidaya ini menawarkan peluang usaha yang sangat menjanjikan bagi generasi muda.

Keunggulan lain dari microgreen adalah kemampuannya untuk dibudidayakan bahkan di lahan yang sempit.

Meskipun demikian, hasil panennya dapat menghasilkan nilai jual yang tinggi.

Kegiatan workshop ini turut menegaskan komitmen Fakultas Pertanian UWG Malang.

Fakultas ini berupaya mendorong transformasi dalam pendidikan pertanian.

Transformasi ini dirancang agar pendidikan pertanian lebih adaptif terhadap perkembangan zaman yang pesat.

Baca juga di sini: Blink-182 di Indonesia: Perpaduan Pop Punk yang Mengukir Sejarah

Peserta workshop mendapatkan berbagai manfaat berharga dari partisipasi mereka.

Mereka memperoleh keterampilan dalam bertani secara modern.

Selain itu, peserta juga akan menerima e-sertifikat sebagai bukti keikutsertaan.

Jaringan atau networking baru juga berpotensi terbentuk melalui kegiatan ini.

Hasil praktik budidaya microgreen yang dilakukan selama workshop dapat dibawa pulang oleh peserta.

Mereka juga mendapatkan perlengkapan workshop yang bersifat eksklusif.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi selama jalannya acara.

Hal ini disebabkan oleh kemasan workshop yang interaktif dan aplikatif.

Pengalaman nyata diberikan kepada peserta mengenai sektor pertanian.

Mereka dapat melihat bahwa pertanian bisa menjadi bidang yang modern.

Selain modern, pertanian juga dapat menjadi bidang yang kreatif dan menguntungkan bagi generasi muda.

Melalui agenda edukatif seperti ini, UWG Malang memiliki harapan besar.

Universitas ini berharap semakin banyak pelajar yang tertarik untuk mendalami dunia pertanian.

Fokusnya adalah pada pertanian yang berbasis inovasi dan teknologi.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun jiwa kewirausahaan sejak dini pada diri para pelajar.

Panitia penyelenggara menegaskan visi UWG dalam mempersiapkan masa depan pertanian.

Mereka menyatakan bahwa pertanian masa depan berada di tangan generasi muda yang inovatif.

UWG Malang hadir untuk memberikan bekal dan mempersiapkan mereka sejak sekarang.