Perbaikan Jalan Lenteng Agung yang Ambles, Penutupan Total Malam Ini?

News5 Dilihat

DermayuMagz.com – Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang mengalami ambles dipastikan tidak akan ditutup total selama proses perbaikan permanen. Petugas akan menerapkan sistem buka-tutup untuk menjaga arus lalu lintas dari Jakarta menuju Depok tetap berjalan.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Jagakarsa, Sartono, menyatakan bahwa penanganan darurat telah dilakukan sejak sore hari untuk mengurangi kepadatan di lokasi kejadian.

Penanganan sementara ini berhasil mengurai kemacetan yang sempat terjadi.

Menurut Sartono, perbaikan permanen akan dimulai pada malam hari. Langkah penanganan yang akan dilakukan adalah pemasangan beton box culvert berukuran dua meter di titik jalan yang mengalami ambles.

Pekerjaan berat ini akan dimulai malam ini, namun Sartono menegaskan bahwa penutupan jalan secara menyeluruh tidak akan dilakukan.

Petugas akan mengerjakan badan jalan secara bertahap. Satu sisi jalan akan digali dan diperbaiki terlebih dahulu, sementara sisi lainnya tetap dapat dilintasi kendaraan.

Untuk membantu kelancaran lalu lintas selama perbaikan, akan digunakan penutup plat baja pada sisi jalan yang belum dikerjakan.

Setelah box culvert terpasang di satu sisi, plat baja tersebut akan dipindahkan ke sisi jalan yang lain untuk melanjutkan pengerjaan.

Sartono menargetkan pemasangan struktur box culvert ini dapat diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga hari. Target ini bergantung pada kondisi cuaca dan ketersediaan jaringan utilitas di bawah tanah.

Arus lalu lintas diperkirakan akan kembali normal setelah pemasangan beton selesai. Tahap penyelesaian badan jalan mungkin masih akan berlanjut beberapa hari setelahnya.

Mengenai penyebab amblesnya jalan, Sartono menduga hal itu disebabkan oleh kondisi hong atau gorong-gorong lama yang sudah rapuh.

Baca juga : Inspirasi Kebun Labu Kuning Rambat di Kanopi Bambu untuk Peneduh Halaman

Gorong-gorong yang berukuran sekitar tiga meter tersebut diduga sudah keropos dimakan usia, menyebabkan bagian atasnya runtuh dan mengakibatkan jalan ambles.