Perpecahan Timnas Portugal Terungkap, Ronaldo Jadi Sasaran Kritik

bola4 Dilihat

Perpecahan Internal Timnas Portugal Mencuat, Pemain Dihujat Karena Tak Oper Bola ke Ronaldo

Pemain timnas Portugal seperti Bruno Fernandes dan Joao Neves dihujat warganet karena dianggap tidak mengoper bola ke Cristiano Ronaldo.

OlehThomasDiterbitkan 20 Juni 2026, 19:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarCristiano Ronaldo dari Portugal bereaksi selama pertandingan Grup K Piala Dunia antara Portugal dan Kongo di Houston, Kamis, 18 Juni 2026. (AP Photo/Ashley Landis)

Liputan6.com, Jakarta – Kericuhan melanda tim nasional Portugal setelah sejumlah pemainnya, termasuk Bruno Fernandes dan Joao Neves, menjadi sasaran hujatan di media sosial. Para penggemar fanatik menuduh mereka sengaja tidak mengoper bola kepada kapten tim, Cristiano Ronaldo, dalam pertandingan pembuka Grup K Piala Dunia 2026. Insiden ini memicu spekulasi serius tentang potensi perpecahan internal di dalam skuad.

Kontroversi ini bermula setelah Portugal bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di NRG Stadium, Houston, pada Kamis, 18 Juni 2026 dini hari WIB. Dalam laga tersebut, Cristiano Ronaldo bermain penuh selama 90 menit namun gagal mencetak gol maupun melepaskan tembakan tepat sasaran. Penampilan Ronaldo yang dianggap kurang efektif ini kemudian menjadi pemicu perdebatan di kalangan penggemar.

Akun media sosial beberapa pemain Portugal, seperti Bruno Fernandes, Vitinha, Joao Neves, dan Pedro Neto, dibanjiri komentar negatif. Penggemar menuntut “rasa hormat” kepada Ronaldo dan menuduh adanya “boikot” terhadapnya.

Unggahan Instagram Bruno Fernandes, misalnya, menerima lebih dari 20.000 komentar yang sebagian besar menyalahkannya karena dianggap tidak cukup memberikan umpan kepada superstar tersebut.

Komentar João Neves Picu Kemarahan PenggemarPerbesarPemain Portugal, Cristiano Ronaldo beraksi dalam pertandingan melawan RD Kongo di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ashley Landis)

Joao Neves, yang berhasil mencetak gol pembuka bagi Portugal dalam pertandingan tersebut, menjadi target hujatan paling intens setelah komentarnya pasca-pertandingan. Neves menyatakan, “Kami tahu apa yang telah Cristiano lakukan untuk kami, untuk tim nasional, dan untuk dunia sepak bola. Namun saat ini, dia dan kami semua tahu bahwa dia tidak berbeda. Dia hanyalah pemain lain di sini yang ingin membantu. Dia tidak berbeda dari pemain lain.”

Meskipun maksud Neves adalah untuk membela Ronaldo dan menekankan pentingnya kerja tim, banyak penggemar fanatik menganggap pernyataan itu sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap status ikonik sang kapten. Akibatnya, Neves dan bahkan Bruno Fernandes, yang menyukai unggahan Neves, menghadapi serangan siber dan komentar kebencian di media sosial. Ini semakin memperkeruh suasana di tengah tim.

Spekulasi Perpecahan dan Pembelaan Pelatih

Situasi ini lantas memicu kekhawatiran akan perpecahan di dalam tim. Jurnalis olahraga Portugal, Vítor Pinto, wakil direktur surat kabar olahraga Record, mengungkapkan bahwa insiden semacam ini berisiko memicu “perang saudara” di dalam tim nasional. Pinto menjelaskan bahwa setiap kritik terhadap Cristiano Ronaldo cenderung memicu reaksi ekstrem dan polarisasi kuat di kalangan penggemar.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kakak perempuan Ronaldo, Katia Aveiro, juga turut mengkritik permainan tim di media sosial, mengisyaratkan adanya “konspirasi” atau “sabotase” untuk menyingkirkan CR7 dari permainan. Bahkan, mantan pemain timnas Inggris Stuart Pearce menduga ada pemain Portugal yang sengaja tidak banyak mengoper bola kepada Ronaldo di Euro 2024, mengindikasikan pola serupa.
Namun, Pinto menegaskan bahwa ia tidak percaya ada boikot terorganisir terhadap Cristiano Ronaldo di dalam skuad. Menurutnya, masalah utama justru terletak pada kurangnya komunikasi yang efektif dengan penyerang tengah dan strategi serangan yang belum mampu memaksimalkan kemampuannya.
Pelatih Portugal, Roberto Martínez, juga mendapat kritik karena menolak mengganti Ronaldo meskipun performanya kurang memuaskan, di tengah spekulasi bahwa ia “takut” kepada Ronaldo. Martínez membela keputusannya, menyatakan bahwa tidak masuk akal untuk mengganti pencetak gol terbanyak dalam sejarah Portugal ketika tim membutuhkan gol.
Beberapa penggemar dan pengamat sepak bola berpendapat bahwa sepak bola adalah permainan tim, dan Bruno Fernandes sebagai seorang playmaker harus mengambil keputusan berdasarkan situasi di lapangan, bukan semata-mata mengutamakan Ronaldo. Legenda Prancis, Thierry Henry, juga mengkritik Ronaldo karena dianggap egois dalam satu momen pertandingan, menegaskan bahwa timlah yang membutuhkan gol, bukan hanya individu.
Di tengah kontroversi yang memanas ini, Cristiano Ronaldo mengeluarkan pernyataan singkat di media sosialnya, “Tegakkan kepala dan fokus pada pertandingan berikutnya.”

Show AllThomasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanTim SepakbolaCristiano Ronaldo merupakan pemain sepak bola asal Portugal. Ronaldo kini bergabung dengan tim Real Madrid.Lihat SelengkapnyaCristiano Ronaldo

  • Ajang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
  • Joao Neves
  • Berita Bola
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Luis de la Fuente Sebut Julian Alvarez Pemain Ideal untuk Timnas Spanyol11 menit yang lalu
    • Belanda vs Swedia Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 202652 menit yang lalu
    • Tempat Menonton Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Prediksi Belgia vs Iran: Pertarungan Sengit di Los Angeles2 jam yang lalu
    • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Belanda vs Swedia3 jam yang lalu
    • Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Amankan Kemenangan Perdana di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Tempat Menonton Belanda vs Swedia di Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Momen Langka di Piala Dunia 2026, Senyum Lebar Hajime Moriyasu Usai Selfie Bareng Harry Kane4 jam yang lalu
    • Rodri Tak Layak Dikritik5 jam yang lalu
    • Lamine Yamal Belum Jadi Starter di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Skotlandia Wajib Menang Lawan Brasil untuk Lolos 32 Besar di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Taktik Adaptif Amerika Serikat di Piala Dunia 20265 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Perpecahan Internal Timnas Portugal Mencuat, Pemain Dihujat Karena Tak Oper Bola ke Ronaldo

    Pemain timnas Portugal seperti Bruno Fernandes dan Joao Neves dihujat warganet karena dianggap tidak mengoper bola ke Cristiano Ronaldo.

    OlehThomasDiterbitkan 20 Juni 2026, 19:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarCristiano Ronaldo dari Portugal bereaksi selama pertandingan Grup K Piala Dunia antara Portugal dan Kongo di Houston, Kamis, 18 Juni 2026. (AP Photo/Ashley Landis)

    Kakak perempuan Ronaldo, Katia Aveiro, juga turut mengkritik permainan tim di media sosial, mengisyaratkan adanya “konspirasi” atau “sabotase” untuk menyingkirkan CR7 dari permainan. Bahkan, mantan pemain timnas Inggris Stuart Pearce menduga ada pemain Portugal yang sengaja tidak banyak mengoper bola kepada Ronaldo di Euro 2024, mengindikasikan pola serupa.

    Namun, Pinto menegaskan bahwa ia tidak percaya ada boikot terorganisir terhadap Cristiano Ronaldo di dalam skuad. Menurutnya, masalah utama justru terletak pada kurangnya komunikasi yang efektif dengan penyerang tengah dan strategi serangan yang belum mampu memaksimalkan kemampuannya.

    Pelatih Portugal, Roberto Martínez, juga mendapat kritik karena menolak mengganti Ronaldo meskipun performanya kurang memuaskan, di tengah spekulasi bahwa ia “takut” kepada Ronaldo. Martínez membela keputusannya, menyatakan bahwa tidak masuk akal untuk mengganti pencetak gol terbanyak dalam sejarah Portugal ketika tim membutuhkan gol.

    Beberapa penggemar dan pengamat sepak bola berpendapat bahwa sepak bola adalah permainan tim, dan Bruno Fernandes sebagai seorang playmaker harus mengambil keputusan berdasarkan situasi di lapangan, bukan semata-mata mengutamakan Ronaldo. Legenda Prancis, Thierry Henry, juga mengkritik Ronaldo karena dianggap egois dalam satu momen pertandingan, menegaskan bahwa timlah yang membutuhkan gol, bukan hanya individu.

    Di tengah kontroversi yang memanas ini, Cristiano Ronaldo mengeluarkan pernyataan singkat di media sosialnya, “Tegakkan kepala dan fokus pada pertandingan berikutnya.”

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Show AllThomasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanTim SepakbolaCristiano Ronaldo merupakan pemain sepak bola asal Portugal. Ronaldo kini bergabung dengan tim Real Madrid.Lihat SelengkapnyaCristiano Ronaldo

  • Ajang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
  • Joao Neves
  • Berita Bola
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Jerman vs Pantai Gading22 menit yang lalu
    • Luis de la Fuente Sebut Julian Alvarez Pemain Ideal untuk Timnas Spanyol1 jam yang lalu
    • Belanda vs Swedia Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Tempat Menonton Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 20262 jam yang lalu
    • Prediksi Belgia vs Iran: Pertarungan Sengit di Los Angeles3 jam yang lalu
    • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Belanda vs Swedia4 jam yang lalu
    • Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Amankan Kemenangan Perdana di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Tempat Menonton Belanda vs Swedia di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Momen Langka di Piala Dunia 2026, Senyum Lebar Hajime Moriyasu Usai Selfie Bareng Harry Kane5 jam yang lalu
    • Rodri Tak Layak Dikritik6 jam yang lalu
    • Lamine Yamal Belum Jadi Starter di Piala Dunia 20266 jam yang lalu
    • Skotlandia Wajib Menang Lawan Brasil untuk Lolos 32 Besar di Piala Dunia 20266 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Perpecahan Internal Timnas Portugal Mencuat, Pemain Dihujat Karena Tak Oper Bola ke Ronaldo

    Pemain timnas Portugal seperti Bruno Fernandes dan Joao Neves dihujat warganet karena dianggap tidak mengoper bola ke Cristiano Ronaldo.

    OlehThomasDiterbitkan 20 Juni 2026, 19:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarCristiano Ronaldo dari Portugal bereaksi selama pertandingan Grup K Piala Dunia antara Portugal dan Kongo di Houston, Kamis, 18 Juni 2026. (AP Photo/Ashley Landis)

    Liputan6.com, Jakarta – Kericuhan melanda tim nasional Portugal setelah sejumlah pemainnya, termasuk Bruno Fernandes dan Joao Neves, menjadi sasaran hujatan di media sosial. Para penggemar fanatik menuduh mereka sengaja tidak mengoper bola kepada kapten tim, Cristiano Ronaldo, dalam pertandingan pembuka Grup K Piala Dunia 2026. Insiden ini memicu spekulasi serius tentang potensi perpecahan internal di dalam skuad.

    Kontroversi ini bermula setelah Portugal bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di NRG Stadium, Houston, pada Kamis, 18 Juni 2026 dini hari WIB. Dalam laga tersebut, Cristiano Ronaldo bermain penuh selama 90 menit namun gagal mencetak gol maupun melepaskan tembakan tepat sasaran. Penampilan Ronaldo yang dianggap kurang efektif ini kemudian menjadi pemicu perdebatan di kalangan penggemar.

    Akun media sosial beberapa pemain Portugal, seperti Bruno Fernandes, Vitinha, Joao Neves, dan Pedro Neto, dibanjiri komentar negatif. Penggemar menuntut “rasa hormat” kepada Ronaldo dan menuduh adanya “boikot” terhadapnya.

    Unggahan Instagram Bruno Fernandes, misalnya, menerima lebih dari 20.000 komentar yang sebagian besar menyalahkannya karena dianggap tidak cukup memberikan umpan kepada superstar tersebut.

    Komentar João Neves Picu Kemarahan PenggemarPerbesarPemain Portugal, Cristiano Ronaldo beraksi dalam pertandingan melawan RD Kongo di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ashley Landis)

    Joao Neves, yang berhasil mencetak gol pembuka bagi Portugal dalam pertandingan tersebut, menjadi target hujatan paling intens setelah komentarnya pasca-pertandingan. Neves menyatakan, “Kami tahu apa yang telah Cristiano lakukan untuk kami, untuk tim nasional, dan untuk dunia sepak bola. Namun saat ini, dia dan kami semua tahu bahwa dia tidak berbeda. Dia hanyalah pemain lain di sini yang ingin membantu. Dia tidak berbeda dari pemain lain.”

    Meskipun maksud Neves adalah untuk membela Ronaldo dan menekankan pentingnya kerja tim, banyak penggemar fanatik menganggap pernyataan itu sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap status ikonik sang kapten. Akibatnya, Neves dan bahkan Bruno Fernandes, yang menyukai unggahan Neves, menghadapi serangan siber dan komentar kebencian di media sosial. Ini semakin memperkeruh suasana di tengah tim.

    Spekulasi Perpecahan dan Pembelaan Pelatih

    Situasi ini lantas memicu kekhawatiran akan perpecahan di dalam tim. Jurnalis olahraga Portugal, Vítor Pinto, wakil direktur surat kabar olahraga Record, mengungkapkan bahwa insiden semacam ini berisiko memicu “perang saudara” di dalam tim nasional. Pinto menjelaskan bahwa setiap kritik terhadap Cristiano Ronaldo cenderung memicu reaksi ekstrem dan polarisasi kuat di kalangan penggemar.

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Lanjut Baca:

    Kakak perempuan Ronaldo, Katia Aveiro, juga turut mengkritik permainan tim di media sosial, mengisyaratkan adanya “konspirasi” atau “sabotase” untuk menyingkirkan CR7 dari permainan. Bahkan, mantan pemain timnas Inggris Stuart Pearce menduga ada pemain Portugal yang sengaja tidak banyak mengoper bola kepada Ronaldo di Euro 2024, mengindikasikan pola serupa.
    Namun, Pinto menegaskan bahwa ia tidak percaya ada boikot terorganisir terhadap Cristiano Ronaldo di dalam skuad. Menurutnya, masalah utama justru terletak pada kurangnya komunikasi yang efektif dengan penyerang tengah dan strategi serangan yang belum mampu memaksimalkan kemampuannya.
    Pelatih Portugal, Roberto Martínez, juga mendapat kritik karena menolak mengganti Ronaldo meskipun performanya kurang memuaskan, di tengah spekulasi bahwa ia “takut” kepada Ronaldo. Martínez membela keputusannya, menyatakan bahwa tidak masuk akal untuk mengganti pencetak gol terbanyak dalam sejarah Portugal ketika tim membutuhkan gol.
    Beberapa penggemar dan pengamat sepak bola berpendapat bahwa sepak bola adalah permainan tim, dan Bruno Fernandes sebagai seorang playmaker harus mengambil keputusan berdasarkan situasi di lapangan, bukan semata-mata mengutamakan Ronaldo. Legenda Prancis, Thierry Henry, juga mengkritik Ronaldo karena dianggap egois dalam satu momen pertandingan, menegaskan bahwa timlah yang membutuhkan gol, bukan hanya individu.
    Di tengah kontroversi yang memanas ini, Cristiano Ronaldo mengeluarkan pernyataan singkat di media sosialnya, “Tegakkan kepala dan fokus pada pertandingan berikutnya.”

    Show AllThomasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanTim SepakbolaCristiano Ronaldo merupakan pemain sepak bola asal Portugal. Ronaldo kini bergabung dengan tim Real Madrid.Lihat SelengkapnyaCristiano Ronaldo

  • Ajang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
  • Joao Neves
  • Berita Bola
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Jerman vs Pantai Gading22 menit yang lalu
    • Luis de la Fuente Sebut Julian Alvarez Pemain Ideal untuk Timnas Spanyol1 jam yang lalu
    • Belanda vs Swedia Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Tempat Menonton Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 20262 jam yang lalu
    • Prediksi Belgia vs Iran: Pertarungan Sengit di Los Angeles3 jam yang lalu
    • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Belanda vs Swedia4 jam yang lalu
    • Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Amankan Kemenangan Perdana di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Tempat Menonton Belanda vs Swedia di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Momen Langka di Piala Dunia 2026, Senyum Lebar Hajime Moriyasu Usai Selfie Bareng Harry Kane5 jam yang lalu
    • Rodri Tak Layak Dikritik6 jam yang lalu
    • Lamine Yamal Belum Jadi Starter di Piala Dunia 20266 jam yang lalu
    • Skotlandia Wajib Menang Lawan Brasil untuk Lolos 32 Besar di Piala Dunia 20266 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Perpecahan Internal Timnas Portugal Mencuat, Pemain Dihujat Karena Tak Oper Bola ke Ronaldo

    Pemain timnas Portugal seperti Bruno Fernandes dan Joao Neves dihujat warganet karena dianggap tidak mengoper bola ke Cristiano Ronaldo.

    OlehThomasDiterbitkan 20 Juni 2026, 19:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarCristiano Ronaldo dari Portugal bereaksi selama pertandingan Grup K Piala Dunia antara Portugal dan Kongo di Houston, Kamis, 18 Juni 2026. (AP Photo/Ashley Landis)

    Liputan6.com, Jakarta – Kericuhan melanda tim nasional Portugal setelah sejumlah pemainnya, termasuk Bruno Fernandes dan Joao Neves, menjadi sasaran hujatan di media sosial. Para penggemar fanatik menuduh mereka sengaja tidak mengoper bola kepada kapten tim, Cristiano Ronaldo, dalam pertandingan pembuka Grup K Piala Dunia 2026. Insiden ini memicu spekulasi serius tentang potensi perpecahan internal di dalam skuad.

    Kontroversi ini bermula setelah Portugal bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo di NRG Stadium, Houston, pada Kamis, 18 Juni 2026 dini hari WIB. Dalam laga tersebut, Cristiano Ronaldo bermain penuh selama 90 menit namun gagal mencetak gol maupun melepaskan tembakan tepat sasaran. Penampilan Ronaldo yang dianggap kurang efektif ini kemudian menjadi pemicu perdebatan di kalangan penggemar.

    Akun media sosial beberapa pemain Portugal, seperti Bruno Fernandes, Vitinha, Joao Neves, dan Pedro Neto, dibanjiri komentar negatif. Penggemar menuntut “rasa hormat” kepada Ronaldo dan menuduh adanya “boikot” terhadapnya.

    Unggahan Instagram Bruno Fernandes, misalnya, menerima lebih dari 20.000 komentar yang sebagian besar menyalahkannya karena dianggap tidak cukup memberikan umpan kepada superstar tersebut.

    Komentar João Neves Picu Kemarahan PenggemarPerbesarPemain Portugal, Cristiano Ronaldo beraksi dalam pertandingan melawan RD Kongo di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ashley Landis)

    Joao Neves, yang berhasil mencetak gol pembuka bagi Portugal dalam pertandingan tersebut, menjadi target hujatan paling intens setelah komentarnya pasca-pertandingan. Neves menyatakan, “Kami tahu apa yang telah Cristiano lakukan untuk kami, untuk tim nasional, dan untuk dunia sepak bola. Namun saat ini, dia dan kami semua tahu bahwa dia tidak berbeda. Dia hanyalah pemain lain di sini yang ingin membantu. Dia tidak berbeda dari pemain lain.”

    Meskipun maksud Neves adalah untuk membela Ronaldo dan menekankan pentingnya kerja tim, banyak penggemar fanatik menganggap pernyataan itu sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap status ikonik sang kapten. Akibatnya, Neves dan bahkan Bruno Fernandes, yang menyukai unggahan Neves, menghadapi serangan siber dan komentar kebencian di media sosial. Ini semakin memperkeruh suasana di tengah tim.

    Spekulasi Perpecahan dan Pembelaan Pelatih

    Situasi ini lantas memicu kekhawatiran akan perpecahan di dalam tim. Jurnalis olahraga Portugal, Vítor Pinto, wakil direktur surat kabar olahraga Record, mengungkapkan bahwa insiden semacam ini berisiko memicu “perang saudara” di dalam tim nasional. Pinto menjelaskan bahwa setiap kritik terhadap Cristiano Ronaldo cenderung memicu reaksi ekstrem dan polarisasi kuat di kalangan penggemar.

    Kakak perempuan Ronaldo, Katia Aveiro, juga turut mengkritik permainan tim di media sosial, mengisyaratkan adanya “konspirasi” atau “sabotase” untuk menyingkirkan CR7 dari permainan. Bahkan, mantan pemain timnas Inggris Stuart Pearce menduga ada pemain Portugal yang sengaja tidak banyak mengoper bola kepada Ronaldo di Euro 2024, mengindikasikan pola serupa.

    Namun, Pinto menegaskan bahwa ia tidak percaya ada boikot terorganisir terhadap Cristiano Ronaldo di dalam skuad. Menurutnya, masalah utama justru terletak pada kurangnya komunikasi yang efektif dengan penyerang tengah dan strategi serangan yang belum mampu memaksimalkan kemampuannya.

    Pelatih Portugal, Roberto Martínez, juga mendapat kritik karena menolak mengganti Ronaldo meskipun performanya kurang memuaskan, di tengah spekulasi bahwa ia “takut” kepada Ronaldo. Martínez membela keputusannya, menyatakan bahwa tidak masuk akal untuk mengganti pencetak gol terbanyak dalam sejarah Portugal ketika tim membutuhkan gol.

    Beberapa penggemar dan pengamat sepak bola berpendapat bahwa sepak bola adalah permainan tim, dan Bruno Fernandes sebagai seorang playmaker harus mengambil keputusan berdasarkan situasi di lapangan, bukan semata-mata mengutamakan Ronaldo. Legenda Prancis, Thierry Henry, juga mengkritik Ronaldo karena dianggap egois dalam satu momen pertandingan, menegaskan bahwa timlah yang membutuhkan gol, bukan hanya individu.

    Di tengah kontroversi yang memanas ini, Cristiano Ronaldo mengeluarkan pernyataan singkat di media sosialnya, “Tegakkan kepala dan fokus pada pertandingan berikutnya.”

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Show AllThomasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanTim SepakbolaCristiano Ronaldo merupakan pemain sepak bola asal Portugal. Ronaldo kini bergabung dengan tim Real Madrid.Lihat SelengkapnyaCristiano Ronaldo

  • Ajang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026
  • Joao Neves
  • Berita Bola
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Jerman vs Pantai Gading22 menit yang lalu
    • Luis de la Fuente Sebut Julian Alvarez Pemain Ideal untuk Timnas Spanyol1 jam yang lalu
    • Belanda vs Swedia Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Tempat Menonton Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 20262 jam yang lalu
    • Prediksi Belgia vs Iran: Pertarungan Sengit di Los Angeles3 jam yang lalu
    • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Belanda vs Swedia4 jam yang lalu
    • Prediksi Spanyol vs Arab Saudi: Amankan Kemenangan Perdana di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Tempat Menonton Belanda vs Swedia di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Momen Langka di Piala Dunia 2026, Senyum Lebar Hajime Moriyasu Usai Selfie Bareng Harry Kane5 jam yang lalu
    • Rodri Tak Layak Dikritik6 jam yang lalu
    • Lamine Yamal Belum Jadi Starter di Piala Dunia 20266 jam yang lalu
    • Skotlandia Wajib Menang Lawan Brasil untuk Lolos 32 Besar di Piala Dunia 20266 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya