Portugal vs Kongo: Martinez Ungkap Alasan Imbang dan Bela Ronaldo

bola20 Dilihat

Portugal vs RD Kongo: Roberto Martinez Soroti Penyebab Hasil Imbang dan Bela Ronaldo

Roberto Martinez membela Cristiano Ronaldo usai Portugal ditahan RD Kongo 1-1 di Piala Dunia 2026. Ia juga menjelaskan penyebab performa tim menurun setelah ung

OlehAga Deta AndityaDiterbitkan 18 Juni 2026, 08:40 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPelatih Portugal, Roberto Martinez, berdiri di tepi lapangan dalam pertandingan melawan RD Kongo di Piala Dunia 2025, Kamis (18/6/2026). (AP Photo/Ashley Landis)

Liputan6.com, Jakarta – Roberto Martinez menepis kekhawatiran terkait performa Portugal dan paceklik gol Cristiano Ronaldo setelah hasil imbang 1-1 melawan RD Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026. Pelatih Portugal itu menegaskan tidak ada alasan untuk meragukan kapten timnya meski gagal mencetak gol.

Portugal sebenarnya memulai pertandingan dengan baik di NRG Stadium, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. Joao Neves membawa Selecao unggul cepat pada menit keenam sebelum RD Kongo mampu menyamakan kedudukan.

Ronaldo kembali gagal mengakhiri puasa golnya di turnamen besar. Penyerang Al Nassr itu kini telah melewati lima pertandingan Piala Dunia dan 10 laga beruntun di kompetisi mayor tanpa mencetak gol.

Meski demikian, Martinez tetap memberikan dukungan penuh kepada pemain berusia 41 tahun tersebut. Ia juga menilai hasil pada laga pertama bukan alasan untuk panik karena perjalanan turnamen masih panjang.

Roberto Martinez Tegaskan Tak Masuk Akal Menarik Cristiano RonaldoPerbesarPemain Portugal, Cristiano Ronaldo beraksi dalam pertandingan melawan RD Kongo di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ashley Landis)

Cristiano Ronaldo bermain penuh selama 90 menit saat menghadapi RD Kongo. Namun, ia hanya melepaskan tiga percobaan tembakan dan tidak satu pun mengarah ke gawang.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keputusan Portugal yang tetap mempertahankan Ronaldo di lapangan hingga laga berakhir. Martinez menegaskan bahwa mengganti pemain dengan rekor gol terbaik bukanlah solusi.

“Tidak masuk akal untuk mengeluarkan pencetak gol terbaik di sepak bola dunia dalam pertandingan ketika Anda membutuhkan gol,” ujar Martinez.

Roberto Martinez Soroti Hilangnya Inisiatif PortugalPerbesarPenyerang Portugal, Cristiano Ronaldo, berebut bola udara dengan bek DR Kongo bernomor 22, Chancel Mbemba, dan bek bernomor 4, Axel Tuanzebe, dalam laga Grup K Piala Dunia FIFA 2026 antara Portugal melawan DR Kongo di Houston Stadium, Houston, Texas, pada 17 Juni 2026. (Lars Baron / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Martinez menilai Portugal tampil sangat baik pada awal pertandingan. Menurutnya, tim mampu mengontrol permainan dan menciptakan ancaman di area pertahanan lawan.

Namun, gol cepat yang dicetak Joao Neves justru membuat para pemain kehilangan agresivitas. Portugal lebih memilih menjaga penguasaan bola dibanding terus menekan lawan.

“Kami memulai pertandingan dengan sangat, sangat baik. Level permainan kami, kontrol kami, dan cara kami masuk ke area penalti berjalan sesuai rencana,” kata Martinez.

“Mencetak gol yang biasanya membantu menjaga kendali pertandingan dan mencari gol kedua justru memberikan efek sebaliknya,” lanjut Martinez.

Roberto Martinez Sebut RD Kongo Diuntungkan Perubahan Permainan PortugalPerbesarPemain Portugal Bruno Fernandes (8), kiri, dan pemain RD Kongo Samuel Moutoussamy (8) berebut bola saat laga Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal vs RD Kongo di Houston, Rabu, 17 Juni 2026. (AP Photo/Eric Smith)

Setelah unggul lebih dulu, Portugal dinilai terlalu nyaman menguasai bola. Kondisi itu memberi kesempatan bagi RD Kongo untuk menata ulang organisasi permainan mereka.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Martinez mengakui timnya kehilangan kedalaman serangan. Akibatnya, lawan mampu membangun serangan balik dengan lebih efektif sepanjang pertandingan.
“Sebaliknya, gol itu membuat kami ingin terus menguasai bola. Kami memberi RD Kongo kesempatan untuk mengatur ulang struktur pertahanan mereka dan menyiapkan serangan balik,” papar Martinez.
“Kami kehilangan banyak kedalaman permainan dan itu membantu RD Kongo,” imbuhnya.

Show AllAga Deta AndityaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026

  • NegaraPortugal ialah sebuah negara di barat daya EropaLihat SelengkapnyaPortugal
  • Piala Dunia
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Roberto Martinez
  • RD Kongo
  • Portugal vs RD Kongo
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Gol Bersejarah RD Kongo Tahan Portugal, Fans Berpesta Meski Dilanda Wabah Ebola20 menit yang lalu
    • It’s Coming Home Langsung Menggema Begitu Inggris Menang 4-2 atas Kroasia33 menit yang lalu
    • Inggris vs Kroasia: Declan Rice Ungkap Kunci Kemenangan The Three Lions1 jam yang lalu
    • Uzbekistan vs Kolombia Sedang Duel, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Resep Rahasia RD Kongo Raih Poin Bersejarah Lawan Portugal di Piala Dunia 20262 jam yang lalu
    • Portugal vs RD Kongo: Roberto Martinez Soroti Penyebab Hasil Imbang dan Bela Ronaldo2 jam yang lalu
    • Membongkar Performa Buruk Kroasia pada Babak Kedua saat Kalah 2-4 Lawan Inggris2 jam yang lalu
    • Inggris Menang 4-2 tapi Thomas Tuchel Justru Beri Kritik Pedas2 jam yang lalu
    • Pidato Thomas Tuchel Jadi Titik Balik Inggris Saat Tundukkan Kroasia2 jam yang lalu
    • Hasil Ghana Vs Panama: Gol Injury Time Bikin The Black Stars Menang Dramatis2 jam yang lalu
    • Portugal vs RD Kongo Berakhir Imbang, Cristiano Ronaldo Minta Tim Tetap Tegakkan Kepala2 jam yang lalu
    • Inggris Vs Kroasia: Jude Bellingham Tulis Sejarah Baru3 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Portugal vs RD Kongo: Roberto Martinez Soroti Penyebab Hasil Imbang dan Bela Ronaldo

    Roberto Martinez membela Cristiano Ronaldo usai Portugal ditahan RD Kongo 1-1 di Piala Dunia 2026. Ia juga menjelaskan penyebab performa tim menurun setelah ung

    OlehAga Deta AndityaDiterbitkan 18 Juni 2026, 08:40 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPelatih Portugal, Roberto Martinez, berdiri di tepi lapangan dalam pertandingan melawan RD Kongo di Piala Dunia 2025, Kamis (18/6/2026). (AP Photo/Ashley Landis)

    Martinez mengakui timnya kehilangan kedalaman serangan. Akibatnya, lawan mampu membangun serangan balik dengan lebih efektif sepanjang pertandingan.

    “Sebaliknya, gol itu membuat kami ingin terus menguasai bola. Kami memberi RD Kongo kesempatan untuk mengatur ulang struktur pertahanan mereka dan menyiapkan serangan balik,” papar Martinez.

    “Kami kehilangan banyak kedalaman permainan dan itu membantu RD Kongo,” imbuhnya.

    Roberto Martinez Minta Portugal Tidak PanikPerbesarCristiano Ronaldo dan Francisco Conceiciao dari Portugal bereaksi saat menjalani pertandingan Grup K Piala Dunia FIFA 2026 antara Portugal melawan DR Kongo di Houston Stadium, Houston, Texas, pada 17 Juni 2026. (Lars Baron / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

    Meski gagal meraih kemenangan, Martinez menilai situasi ini bukan sesuatu yang luar biasa di Piala Dunia. Ia mengingatkan bahwa beberapa juara dunia juga pernah memulai turnamen dengan hasil buruk.

    Pelatih asal Spanyol itu mencontohkan Argentina pada 2022 dan Spanyol pada 2010 yang sempat kalah di laga pertama. Namun, keduanya akhirnya mampu menjadi juara dunia.

    “Piala Dunia adalah turnamen di mana hal-hal seperti ini bisa terjadi. Argentina kalah dari Arab Saudi pada 2022 lalu menjadi juara dunia,” ujar Martinez.

    “Yang kita bicarakan di sini adalah pertandingan pertama Piala Dunia. Sekarang kami akan mengevaluasi semuanya dan memperbaikinya untuk pertandingan kedua,” tutup Martinez.

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Show AllAga Deta AndityaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026

  • NegaraPortugal ialah sebuah negara di barat daya EropaLihat SelengkapnyaPortugal
  • Piala Dunia
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Roberto Martinez
  • RD Kongo
  • Portugal vs RD Kongo
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Gol Bersejarah RD Kongo Tahan Portugal, Fans Berpesta Meski Dilanda Wabah Ebola20 menit yang lalu
    • It’s Coming Home Langsung Menggema Begitu Inggris Menang 4-2 atas Kroasia33 menit yang lalu
    • Inggris vs Kroasia: Declan Rice Ungkap Kunci Kemenangan The Three Lions1 jam yang lalu
    • Uzbekistan vs Kolombia Sedang Duel, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Resep Rahasia RD Kongo Raih Poin Bersejarah Lawan Portugal di Piala Dunia 20262 jam yang lalu
    • Portugal vs RD Kongo: Roberto Martinez Soroti Penyebab Hasil Imbang dan Bela Ronaldo2 jam yang lalu
    • Membongkar Performa Buruk Kroasia pada Babak Kedua saat Kalah 2-4 Lawan Inggris2 jam yang lalu
    • Inggris Menang 4-2 tapi Thomas Tuchel Justru Beri Kritik Pedas2 jam yang lalu
    • Pidato Thomas Tuchel Jadi Titik Balik Inggris Saat Tundukkan Kroasia2 jam yang lalu
    • Hasil Ghana Vs Panama: Gol Injury Time Bikin The Black Stars Menang Dramatis2 jam yang lalu
    • Portugal vs RD Kongo Berakhir Imbang, Cristiano Ronaldo Minta Tim Tetap Tegakkan Kepala2 jam yang lalu
    • Inggris Vs Kroasia: Jude Bellingham Tulis Sejarah Baru3 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Portugal vs RD Kongo: Roberto Martinez Soroti Penyebab Hasil Imbang dan Bela Ronaldo

    Roberto Martinez membela Cristiano Ronaldo usai Portugal ditahan RD Kongo 1-1 di Piala Dunia 2026. Ia juga menjelaskan penyebab performa tim menurun setelah ung

    OlehAga Deta AndityaDiterbitkan 18 Juni 2026, 08:40 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPelatih Portugal, Roberto Martinez, berdiri di tepi lapangan dalam pertandingan melawan RD Kongo di Piala Dunia 2025, Kamis (18/6/2026). (AP Photo/Ashley Landis)

    Liputan6.com, Jakarta – Roberto Martinez menepis kekhawatiran terkait performa Portugal dan paceklik gol Cristiano Ronaldo setelah hasil imbang 1-1 melawan RD Kongo pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026. Pelatih Portugal itu menegaskan tidak ada alasan untuk meragukan kapten timnya meski gagal mencetak gol.

    Portugal sebenarnya memulai pertandingan dengan baik di NRG Stadium, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. Joao Neves membawa Selecao unggul cepat pada menit keenam sebelum RD Kongo mampu menyamakan kedudukan.

    Ronaldo kembali gagal mengakhiri puasa golnya di turnamen besar. Penyerang Al Nassr itu kini telah melewati lima pertandingan Piala Dunia dan 10 laga beruntun di kompetisi mayor tanpa mencetak gol.

    Meski demikian, Martinez tetap memberikan dukungan penuh kepada pemain berusia 41 tahun tersebut. Ia juga menilai hasil pada laga pertama bukan alasan untuk panik karena perjalanan turnamen masih panjang.

    Roberto Martinez Tegaskan Tak Masuk Akal Menarik Cristiano RonaldoPerbesarPemain Portugal, Cristiano Ronaldo beraksi dalam pertandingan melawan RD Kongo di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ashley Landis)

    Cristiano Ronaldo bermain penuh selama 90 menit saat menghadapi RD Kongo. Namun, ia hanya melepaskan tiga percobaan tembakan dan tidak satu pun mengarah ke gawang.

    Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai keputusan Portugal yang tetap mempertahankan Ronaldo di lapangan hingga laga berakhir. Martinez menegaskan bahwa mengganti pemain dengan rekor gol terbaik bukanlah solusi.

    “Tidak masuk akal untuk mengeluarkan pencetak gol terbaik di sepak bola dunia dalam pertandingan ketika Anda membutuhkan gol,” ujar Martinez.

    Roberto Martinez Soroti Hilangnya Inisiatif PortugalPerbesarPenyerang Portugal, Cristiano Ronaldo, berebut bola udara dengan bek DR Kongo bernomor 22, Chancel Mbemba, dan bek bernomor 4, Axel Tuanzebe, dalam laga Grup K Piala Dunia FIFA 2026 antara Portugal melawan DR Kongo di Houston Stadium, Houston, Texas, pada 17 Juni 2026. (Lars Baron / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

    Martinez menilai Portugal tampil sangat baik pada awal pertandingan. Menurutnya, tim mampu mengontrol permainan dan menciptakan ancaman di area pertahanan lawan.

    Namun, gol cepat yang dicetak Joao Neves justru membuat para pemain kehilangan agresivitas. Portugal lebih memilih menjaga penguasaan bola dibanding terus menekan lawan.

    “Kami memulai pertandingan dengan sangat, sangat baik. Level permainan kami, kontrol kami, dan cara kami masuk ke area penalti berjalan sesuai rencana,” kata Martinez.

    “Mencetak gol yang biasanya membantu menjaga kendali pertandingan dan mencari gol kedua justru memberikan efek sebaliknya,” lanjut Martinez.

    Roberto Martinez Sebut RD Kongo Diuntungkan Perubahan Permainan PortugalPerbesarPemain Portugal Bruno Fernandes (8), kiri, dan pemain RD Kongo Samuel Moutoussamy (8) berebut bola saat laga Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal vs RD Kongo di Houston, Rabu, 17 Juni 2026. (AP Photo/Eric Smith)

    Setelah unggul lebih dulu, Portugal dinilai terlalu nyaman menguasai bola. Kondisi itu memberi kesempatan bagi RD Kongo untuk menata ulang organisasi permainan mereka.

    Martinez mengakui timnya kehilangan kedalaman serangan. Akibatnya, lawan mampu membangun serangan balik dengan lebih efektif sepanjang pertandingan.

    “Sebaliknya, gol itu membuat kami ingin terus menguasai bola. Kami memberi RD Kongo kesempatan untuk mengatur ulang struktur pertahanan mereka dan menyiapkan serangan balik,” papar Martinez.

    “Kami kehilangan banyak kedalaman permainan dan itu membantu RD Kongo,” imbuhnya.

    Roberto Martinez Minta Portugal Tidak PanikPerbesarCristiano Ronaldo dan Francisco Conceiciao dari Portugal bereaksi saat menjalani pertandingan Grup K Piala Dunia FIFA 2026 antara Portugal melawan DR Kongo di Houston Stadium, Houston, Texas, pada 17 Juni 2026. (Lars Baron / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

    Meski gagal meraih kemenangan, Martinez menilai situasi ini bukan sesuatu yang luar biasa di Piala Dunia. Ia mengingatkan bahwa beberapa juara dunia juga pernah memulai turnamen dengan hasil buruk.

    Pelatih asal Spanyol itu mencontohkan Argentina pada 2022 dan Spanyol pada 2010 yang sempat kalah di laga pertama. Namun, keduanya akhirnya mampu menjadi juara dunia.

    “Piala Dunia adalah turnamen di mana hal-hal seperti ini bisa terjadi. Argentina kalah dari Arab Saudi pada 2022 lalu menjadi juara dunia,” ujar Martinez.

    “Yang kita bicarakan di sini adalah pertandingan pertama Piala Dunia. Sekarang kami akan mengevaluasi semuanya dan memperbaikinya untuk pertandingan kedua,” tutup Martinez.

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Show AllAga Deta AndityaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaPresiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.Lihat SelengkapnyaPiala Dunia 2026

  • NegaraPortugal ialah sebuah negara di barat daya EropaLihat SelengkapnyaPortugal
  • Piala Dunia
  • Pentas Bola Dunia 2026
  • Roberto Martinez
  • RD Kongo
  • Portugal vs RD Kongo
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Gol Bersejarah RD Kongo Tahan Portugal, Fans Berpesta Meski Dilanda Wabah Ebola20 menit yang lalu
    • It’s Coming Home Langsung Menggema Begitu Inggris Menang 4-2 atas Kroasia33 menit yang lalu
    • Inggris vs Kroasia: Declan Rice Ungkap Kunci Kemenangan The Three Lions1 jam yang lalu
    • Uzbekistan vs Kolombia Sedang Duel, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 20261 jam yang lalu
    • Resep Rahasia RD Kongo Raih Poin Bersejarah Lawan Portugal di Piala Dunia 20262 jam yang lalu
    • Portugal vs RD Kongo: Roberto Martinez Soroti Penyebab Hasil Imbang dan Bela Ronaldo2 jam yang lalu
    • Membongkar Performa Buruk Kroasia pada Babak Kedua saat Kalah 2-4 Lawan Inggris2 jam yang lalu
    • Inggris Menang 4-2 tapi Thomas Tuchel Justru Beri Kritik Pedas2 jam yang lalu
    • Pidato Thomas Tuchel Jadi Titik Balik Inggris Saat Tundukkan Kroasia2 jam yang lalu
    • Hasil Ghana Vs Panama: Gol Injury Time Bikin The Black Stars Menang Dramatis2 jam yang lalu
    • Portugal vs RD Kongo Berakhir Imbang, Cristiano Ronaldo Minta Tim Tetap Tegakkan Kepala2 jam yang lalu
    • Inggris Vs Kroasia: Jude Bellingham Tulis Sejarah Baru3 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya