Cristiano Ronaldo: Rekor Pribadi Bukan Prioritas Utama Saat Portugal Bertemu Uzbekistan

bola1 Dilihat

DermayuMagz.com – Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan magisnya di lapangan hijau. Dalam pertandingan Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal melawan Uzbekistan, sang kapten berhasil mencetak dua gol yang membawa timnya meraih kemenangan telak 5-0.

Gol pembuka Ronaldo tercipta pada menit keenam, memanfaatkan umpan silang akurat dari Joao Cancelo. Penyelesaian jarak dekatnya sukses merobek jala gawang Uzbekistan dan langsung mencatatkan namanya dalam sejarah turnamen.

Dengan gol tersebut, Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia yang berbeda. Ia juga tercatat sebagai pencetak gol tertua kedua sepanjang sejarah Piala Dunia pada usia 41 tahun 138 hari, hanya kalah dari legenda Kamerun, Roger Milla.

Tak berhenti sampai di situ, Ronaldo kembali menambah pundi-pundi golnya pada menit ke-39. Tendangan terarahnya ke sudut gawang memastikan Portugal menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman atas Uzbekistan.

Gol kedua Ronaldo di laga tersebut juga membawanya mengoleksi total 10 gol di Piala Dunia. Catatan ini melampaui rekor legenda Portugal lainnya, Eusebio, yang sebelumnya mengemas sembilan gol.

Ronaldo Fokus pada Tim

Meskipun berhasil memecahkan berbagai rekor pribadi yang prestisius, Cristiano Ronaldo menekankan bahwa pencapaian individu bukanlah prioritas utamanya. Baginya, yang terpenting adalah kontribusi positifnya untuk tim nasional Portugal.

“Saya sangat senang. Namun, bagi saya, hal terpenting adalah kerja kami dan kepercayaan diri yang kami tunjukkan,” ujar Ronaldo seusai pertandingan.

Ia menambahkan bahwa tim bermain dengan sangat baik dan menunjukkan perkembangan yang pesat. “Rekor tentu menyenangkan, tetapi tujuan saya selalu membantu tim nasional mencapai targetnya,” tegas Ronaldo.

Pernyataan ini mencerminkan kedewasaan dan fokus Ronaldo yang tetap sama, meskipun usianya tidak lagi muda. Ia terus membuktikan bahwa ambisi terbesarnya adalah membawa kesuksesan bagi timnas Portugal di panggung sepak bola terbesar dunia.

Portugal Tampil Dominan

Selain dua gol dari Cristiano Ronaldo, Portugal juga menambah keunggulan melalui gol dari Nuno Mendes, gol bunuh diri pemain Uzbekistan Utkir Nematov, dan gol dari Rafael Leao. Dominasi Portugal terlihat jelas sepanjang pertandingan.

Uzbekistan sempat mencetak gol melalui tendangan jarak jauh Azizjon Ganiev. Namun, gol tersebut harus dianulir oleh wasit karena dinilai terjadi pelanggaran dalam proses serangan.

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, mengungkapkan rasa puasnya terhadap respons para pemainnya. Terutama setelah mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka grup.

“Inilah respons yang kami punya di ruang ganti. Hari ini kami melihat tim dengan sikap dan komitmen yang sama, tetapi dengan kematangan yang lebih besar,” ujar Martinez.

Kemenangan telak ini memperkuat posisi Portugal di puncak klasemen Grup K. Sementara itu, Uzbekistan menghadapi tantangan berat untuk bisa melaju ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Sumber: FIFA

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6.

DermayuMagz.com – Final Piala Dunia 2026 dipastikan akan menyajikan momen yang tak biasa. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dijadwalkan hadir di pertandingan puncak dan turut serta dalam upacara penyerahan trofi kepada tim juara.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengonfirmasi kehadiran Trump di Stadion MetLife, New Jersey, pada tanggal 19 Juli 2026. Kehadiran Trump menambah daya tarik turnamen yang sudah dipastikan menjadi edisi terbesar dalam sejarah.

Piala Dunia 2026 akan diikuti oleh 48 tim dan diselenggarakan di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Amerika Serikat sendiri akan menjadi tuan rumah mayoritas pertandingan, yaitu 78 dari total 104 laga.

Trump Akan Dampingi Infantino Serahkan Trofi Piala Dunia

Gianni Infantino secara eksplisit menyatakan bahwa Trump akan berbagi panggung dengannya dalam seremoni penyerahan trofi. Hal ini diungkapkan Infantino dalam wawancara dengan Fox.

“Kami akan bersama presiden menikmati final dan menyerahkan trofi kepada pemenang, tentu saja,” kata Infantino.

Ketika ditanya apakah penyerahan trofi akan dilakukan bersama, Infantino mengiyakan. “Tentu saja, kami selalu bersama,” tambahnya.

Ini akan menjadi kali pertama Donald Trump menyaksikan langsung pertandingan Piala Dunia. Sebelumnya, ia telah beberapa kali menghadiri acara olahraga besar, termasuk UFC dan Final NBA.

Pengalaman Trump di Panggung Olahraga Dunia

Kehadiran Donald Trump di ajang olahraga prestisius bukanlah hal yang baru. Pekan lalu, ia terlihat di pertandingan UFC yang diselenggarakan di Gedung Putih.

Trump juga tercatat sebagai presiden Amerika Serikat pertama yang menyaksikan langsung Final NBA, di mana ia menonton pertandingan ketiga antara San Antonio Spurs dan New York Knicks.

Pengalaman serupa terjadi pada musim panas lalu, ketika Trump menyerahkan trofi Piala Dunia Antarklub kepada kapten Chelsea, Reece James, di Stadion MetLife. Momen tersebut sempat menimbulkan sedikit kebingungan di antara para pemain.

Menurut Andrew Giuliani, direktur eksekutif gugus tugas Piala Dunia Gedung Putih, Trump memiliki ketertarikan terhadap acara olahraga besar. Ia menambahkan bahwa kesibukan menjadi alasan utama mengapa Trump belum pernah menyaksikan laga Piala Dunia secara langsung sebelumnya.

Sumber: BBC Sport

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6.