Potret Studio Dansa Minimalis dan Bercahaya di Rumah Yura Yunita

showbiz3 Dilihat

DermayuMagz.com – Kabar terbaru mengenai penetapan ahli waris tunggal untuk mendiang Liam Payne kembali menjadi sorotan. Putra semata wayangnya, Bear Grey Payne, kini resmi ditunjuk sebagai pewaris tunggal. Keputusan ini mengukuhkan bahwa harta kekayaan Liam Payne yang mencapai nilai fantastis akan sepenuhnya jatuh ke tangan putranya yang masih berusia sembilan tahun.

Dalam dokumen pengadilan yang berhasil diperoleh, nilai warisan yang akan diterima Bear Grey Payne tercatat sebesar US$ 29.007.998. Angka ini setara dengan sekitar Rp 517 miliar, sebuah jumlah yang sangat besar bagi seorang anak seusianya.

Sebagian dari aset warisan tersebut memang dapat diakses oleh Bear untuk kebutuhannya saat ini. Namun, mayoritas dari kekayaan tersebut akan ditempatkan dalam sebuah dana perwalian. Dana ini akan dikelola hingga Bear Grey Payne mencapai usia dewasa, yaitu 18 tahun.

Perlu dicatat bahwa Liam Payne meninggal dunia tanpa meninggalkan surat wasiat. Di Inggris, aturan pewarisan tanpa wasiat umumnya mengutamakan pasangan sah almarhum. Namun, jika almarhum tidak memiliki pasangan, harta warisan akan dialihkan kepada kerabat sedarah terdekat.

Dalam kasus Liam Payne, yang meninggal tanpa wasiat dan tidak memiliki pasangan sah saat itu, putranya yang berusia sembilan tahun menjadi penerima warisan tunggal sesuai dengan hukum yang berlaku di Inggris.

Penunjukan ini sejalan dengan praktik hukum di Inggris, di mana anak-anak menjadi prioritas utama dalam pewarisan jika tidak ada pasangan atau surat wasiat yang menentukan lain. Hal ini memastikan bahwa aset almarhum akan dikelola demi masa depan sang anak.

Sebelumnya, laporan dari BBC juga mengindikasikan bahwa jika seseorang meninggal tanpa wasiat di Inggris, anak-anak mereka biasanya akan mewarisi harta warisan, terutama jika tidak ada suami, istri, atau pasangan yang tercatat secara sah.

Meskipun begitu, proses pengelolaan dan distribusi harta warisan ini akan diawasi secara ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kepentingan terbaik Bear Grey Payne sebagai ahli waris tunggal tetap terjaga.

Cheryl Cole Ditunjuk Sebagai Administrator

Dalam rangkaian proses penetapan ahli waris, sosok Cheryl Cole, ibu dari Bear Grey Payne, memegang peranan penting. Ia telah ditunjuk secara resmi sebagai administrator harta warisan Liam Payne.

Penunjukan ini dilakukan melalui keputusan pengadilan pada Mei 2025, atau sekitar tujuh bulan setelah Liam Payne meninggal dunia. Keputusan ini diambil mengingat Liam Payne tidak meninggalkan surat wasiat.

Selain Cheryl Cole, seorang pengacara bernama Richard Mark Bray juga turut ditunjuk dalam kapasitas yang sama sebagai administrator. Bersama-sama, mereka akan mengemban tanggung jawab untuk mengelola aset Liam Payne.

Pada saat penunjukan awal, dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa nilai bruto harta warisan Liam Payne di Inggris mencapai sekitar US$ 38 juta. Setelah dikurangi berbagai kewajiban, nilai bersihnya diperkirakan sekitar US$ 32,2 juta.

Meskipun telah ditunjuk, Cheryl Cole dan Richard Mark Bray memiliki wewenang yang terbatas dalam hal distribusi aset. Mereka tidak dapat mendistribusikan aset tersebut secara langsung kepada Bear tanpa melalui proses dan persetujuan yang sesuai dengan hukum perwalian.

Tugas utama mereka adalah memastikan pengelolaan aset yang bijaksana demi kepentingan Bear Grey Payne hingga ia mencapai usia yang dianggap cakap untuk mengelolanya sendiri. Hal ini menunjukkan adanya upaya untuk melindungi hak-hak sang pewaris.

Tentang Cheryl dan Liam Payne

Kisah cinta antara Liam Payne dan Cheryl Cole sendiri bermula dari sebuah pertemuan yang tak terduga. Keduanya pertama kali bertemu ketika Liam Payne mengikuti audisi ajang pencarian bakat X Factor pada tahun 2008. Kala itu, Liam masih berusia 14 tahun dan Cheryl adalah salah satu juri.

Interaksi mereka kembali terjalin pada ajang X Factor tahun 2010. Momen ini menjadi titik penting yang akhirnya membawa Liam Payne bergabung dengan grup vokal fenomenal, One Direction.

Hubungan mereka mulai menjadi sorotan publik setelah Cheryl bercerai dari Jean-Bernard Fernandez-Versini pada Januari 2016. Sebulan kemudian, Liam Payne secara terbuka membagikan foto kebersamaannya dengan Cheryl di media sosial, memicu spekulasi tentang hubungan romantis mereka.

Menanggapi rumor yang beredar, Cheryl Cole dengan tegas membantah tuduhan perselingkuhan yang disebut-sebut merusak rumah tangganya. Melalui unggahan di Twitter, ia menyatakan ketidakpercayaannya terhadap berita tersebut, menegaskan bahwa siapa pun yang mempercayainya tidak mengenalnya dengan baik.

Liam Payne dan Bear

Perjalanan cinta Liam Payne dan Cheryl Cole akhirnya membuahkan hasil yang membahagiakan dengan kelahiran putra mereka. Liam Payne dengan penuh sukacita mengumumkan kelahiran Bear Grey Payne pada tanggal 22 Maret 2017.

Ia mengungkapkan kebahagiaannya melalui pernyataan yang menyentuh, “Saya sangat bahagia menyambut kelahiran bayi laki-laki kami ke dunia ini. Ini adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup dan menjadi kenangan favorit saya hingga saat ini.”

Namun, takdir berkata lain. Hubungan Liam Payne dan Cheryl Cole harus berakhir pada Juli 2018. Meskipun demikian, keduanya berkomitmen untuk tetap membesarkan Bear dengan baik, mengutamakan kesejahteraan putra mereka di atas segalanya.

Tragisnya, Liam Payne meninggal dunia pada tanggal 16 Oktober 2024. Kepergiannya terjadi setelah ia mengalami insiden jatuh dari balkon hotel Casa Sur di Buenos Aires, Argentina. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, penggemar, dan industri musik.