DermayuMagz.com – Masa depan gelandang muda Nico Paz masih menjadi tanda tanya besar seiring mendekatnya bursa transfer musim panas. Pemain asal Argentina ini santer dikabarkan akan kembali ke pangkuan Real Madrid, klub yang membesarkannya.
Real Madrid diketahui memiliki opsi pembelian kembali terhadap Nico Paz setelah meminjamkannya ke Como. Klub raksasa asal Spanyol ini sedang mempertimbangkan untuk membawa kembali talenta jebolan akademi La Fabrica tersebut ke Santiago Bernabeu.
Di tengah spekulasi ini, Como belum menyerah untuk mempertahankan Nico Paz. Klub asal Italia tersebut masih menanti keputusan resmi dari Real Madrid mengenai nasib pemain berusia 20 tahun itu.
Como Menunggu Keputusan Real Madrid
Presiden Como, Mirwan Suwarso, memberikan keterangan mengenai peluang Nico Paz untuk bertahan di klubnya. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Real Madrid.
“Nico Paz bertahan satu tahun lagi? Hanya Real Madrid yang bisa memutuskan. Kami menunggu. Itu ada di tangan mereka,” ujar Suwarso, seperti dikutip dari Fabrizio Romano.
Hingga kini, Como belum menerima informasi final dari Real Madrid. Oleh karena itu, klub Italia tersebut masih menyimpan harapan agar sang pemain dapat melanjutkan perkembangannya bersama mereka di musim mendatang.
Real Madrid memiliki klausul pembelian kembali senilai 9 juta euro untuk musim panas ini. Angka tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat peluang kepulangan Nico Paz ke klub lamanya cukup besar.
Los Blancos Ingin Pulangkan Nico Paz
Meskipun Como berharap dapat mempertahankan Nico Paz, arah kebijakan Real Madrid saat ini mengindikasikan hal yang berbeda. Manajemen klub menilai perkembangan Nico Paz selama dua musim terakhir berjalan sangat positif.
Pemain asal Argentina ini telah berhasil membangun reputasi sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Serie A. Penampilannya bersama Como semakin memantapkan keyakinan Real Madrid untuk memberinya kesempatan bermain di tim utama.
Menariknya, Real Madrid juga masih memiliki klausul pembelian kembali senilai 10 juta euro yang berlaku hingga tahun 2027. Nilai tersebut setara dengan sekitar Rp208 miliar.
Namun, rencana utama Los Blancos adalah membawa Nico Paz kembali pada musim panas ini. Keputusan ini diyakini tidak akan terpengaruh oleh hasil pemilihan presiden klub maupun penunjukan pelatih baru tim utama.
Jika tidak ada perubahan signifikan dalam beberapa pekan mendatang, Nico Paz berpeluang besar untuk kembali mengenakan seragam Real Madrid. Sementara itu, Como hanya bisa menunggu keputusan akhir dari klub yang masih memegang kendali penuh atas masa depan sang gelandang muda.
Sumber: Madrid Universal
DermayuMagz.com – Amerika Serikat harus mengakui keunggulan Jerman dalam laga uji coba yang digelar menjelang Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan tersebut, Timnas Amerika Serikat menyerah dengan skor akhir 1-2 dari Timnas Jerman.
Jerman berhasil membuka keunggulan melalui gol cepat Kai Havertz di awal pertandingan. Skor sempat imbang berkat gol spektakuler Antonee Robinson dari Amerika Serikat. Namun, gol kedua dari Leroy Sane memastikan kemenangan bagi Der Panzer.
Laga ini menjadi penutup rangkaian uji coba kedua tim sebelum mereka memulai perjuangan di fase grup Piala Dunia 2026. Kedua tim telah melakoni dua pertandingan pemanasan dan kini siap untuk turnamen akbar tersebut.
Babak Pertama
Pertandingan yang berlangsung di Soldier Field, Chicago, dimulai dengan tempo yang cenderung hati-hati dari kedua belah pihak. Para pemain bermain waspada dalam membangun serangan.
Namun, baru dua menit laga berjalan, Jerman berhasil mencuri keunggulan. Berawal dari eksekusi tendangan bebas yang dilepaskan oleh Kimmich, bola berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Kai Havertz yang lolos dari kawalan pertahanan Amerika Serikat. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Jerman.
Gol tersebut membuat jalannya pertandingan menjadi lebih terbuka. Amerika Serikat yang sebelumnya bermain lebih defensif, kini mulai meningkatkan intensitas serangan. Terjadi jual beli serangan antara kedua tim, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat berbagai peluang terbuang sia-sia.
Memasuki menit ke-37, Amerika Serikat akhirnya berhasil menyamakan kedudukan. Melalui skema sepak pojok, Antonee Robinson berhasil menyambar bola muntah dengan tendangan keras dari luar kotak penalti yang berbuah gol. Skor imbang 1-1.
Hingga peluit babak pertama dibunyikan, skor imbang 1-1 tetap bertahan meskipun kedua tim terus berusaha mencetak gol tambahan.
Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, kedua tim memutuskan untuk tidak melakukan pergantian pemain. Susunan pemain awal kedua tim masih sama seperti di babak pertama.
Jual beli serangan kembali terjadi sejak awal babak kedua. Jerman kembali berhasil mencetak gol. Berawal dari umpan pendek Kai Havertz di dalam kotak penalti, Leroy Sane yang berlari dari luar kotak penalti sukses menyambar bola dengan tembakan mendatar, membawa Jerman unggul 1-2.
Setelah tertinggal, pelatih Amerika Serikat melakukan empat pergantian pemain sekaligus. Gio Reyna, Sebastian Berhalter, Mark McKenzie, dan Auston Trusty masuk menggantikan Christian Pulisic, Weston McKennie, Miles Robinson, dan Antonee Robinson.
Di babak kedua, Jerman menunjukkan performa yang semakin percaya diri dan berhasil membuat lini pertahanan Amerika Serikat kewalahan. Meski demikian, Amerika Serikat tidak tinggal diam dan sesekali melancarkan serangan ke gawang Jerman.
Menjelang akhir pertandingan, Amerika Serikat nyaris menyamakan kedudukan melalui peluang dari Joe Scally dan Brendan Aaronson. Namun, kedua peluang emas tersebut berhasil digagalkan oleh kiper Jerman, Oliver Baumann. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 untuk kemenangan Jerman tidak berubah.






