DermayuMagz.com – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) telah berhasil menyelesaikan pemasangan jacket dan topside Platform Offshore Manpatu. Proyek strategis ini berlokasi di lepas pantai South Mahakam, sekitar 35 kilometer dari pesisir Balikpapan, Kalimantan Timur.
Platform Offshore Manpatu sendiri dirancang khusus untuk mendukung kelancaran kegiatan produksi dan pengembangan lapangan di wilayah kerja Mahakam. Dengan beroperasinya proyek ini, diperkirakan produksi gas akan mengalami peningkatan signifikan.
Proyek Manpatu diproyeksikan mampu menambah produksi gas hingga 80 juta kaki kubik per hari (MMSCFS). Angka ini setara dengan sekitar 20 persen dari total produksi Blok Mahakam pada tahun 2027.
General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menyatakan bahwa Proyek Pengembangan Lapangan Migas Manpatu merupakan bukti komitmen perusahaan. Komitmen ini terlihat dalam investasi berkelanjutan pada kegiatan eksplorasi dan eksploitasi.
Tujuan utama investasi ini adalah untuk menjaga keberlanjutan produksi migas. Produksi migas sendiri sangat penting dalam mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional.
Setyo menambahkan, “Di PHM, kami berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi untuk menemukan sumber daya baru, menambah cadangan, dan menjaga keberlanjutan produksi minyak bumi dan gas alam (migas) dari wilayah Kalimantan untuk puluhan tahun mendatang.”
Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta pada hari Selasa, 2 Juni 2026. Proyek ini mendapat dukungan penuh dari PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI). PHI sendiri merupakan perusahaan induk dari PHM.
Selain itu, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga memberikan dukungan penuh. Keberhasilan pemasangan jacket dan topside Platform Offshore Manpatu merupakan hasil kerja keras bersama.
Hal ini juga mencerminkan sinergi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Mereka bekerja sama untuk menjalankan proyek secara selamat, andal, dan sesuai target. Pencapaian ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga keberlanjutan operasi.
Lebih lanjut, pencapaian ini juga berkontribusi pada peningkatan produksi migas nasional. Penyelesaian pemasangan platform ini merupakan kelanjutan dari beberapa tahapan proyek yang telah dimulai sebelumnya.
Tahapan proyek ini dimulai sejak bulan April 2026. Salah satu tahapan penting adalah Sail Away Jacket yang dilaksanakan pada 8 April 2026.
Baca juga : Airlangga Kunjungi Prancis dan Belgia untuk Percepat Aksesi OECD dan Ratifikasi I-EU CEPA
Setelah itu, dilanjutkan dengan load out dan sail away topside. Kegiatan ini dilakukan dari fasilitas fabrikasi PT Meindo Elang Indah di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Pelaksanaan sail away topside final dilakukan pada 30 April 2026.
Pekerjaan Krusial
Salah satu pekerjaan yang paling krusial dalam proyek ini adalah pelaksanaan heavy lifting activities. Ini merupakan proses pengangkatan dan pemasangan topside. Struktur topside memiliki berat sekitar 1.000 ton.
Proses pemasangan ini dilakukan ke posisi atas struktur jacket. Pemasangan harus dilakukan secara presisi di lepas pantai. Seluruh rangkaian pekerjaan ini berhasil dilaksanakan sesuai rencana.
Keberhasilan ini dicapai melalui kolaborasi yang erat. Kolaborasi terjalin antara tim proyek PHM, kontraktor, dan mitra kerja. Dukungan dari para pemangku kepentingan juga sangat berperan.
Dalam proyek ini, perusahaan menerapkan standar pengawasan yang ketat. Manajemen risiko yang terstruktur juga menjadi fokus utama. Selain itu, budaya keselamatan kerja yang disiplin diterapkan di seluruh tahapan pekerjaan.
Tujuannya adalah agar proyek dapat diselesaikan dengan kinerja HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang baik. “Sepanjang pelaksanaan proyek, aspek keselamatan menjadi prioritas utama,” imbuh Setyo.
Selanjutnya, PHM akan segera melanjutkan tahapan-tahapan berikutnya. Tahapan ini meliputi pemasangan riser dan subsea spool. Proses hook-up dan commissioning juga akan dilakukan.
Langkah-langkah ini penting untuk memastikan platform dapat beroperasi secara optimal. Target operasional optimal diharapkan tercapai pada kuartal pertama tahun 2027.






