Pulisic Yakin Segera Akhiri Paceklik Gol di Milan

bola4 Dilihat

DermayuMagz.com – Christian Pulisic mengakui sedang menjalani masa sulit bersama AC Milan di akhir musim 2025-26. Pemain yang berposisi sebagai penyerang Timnas Amerika Serikat ini juga masih belum bisa mengakhiri masa paceklik gol yang dialaminya sejak akhir tahun 2025.

Pada awal musim, Pulisic sempat menunjukkan ketajamannya dengan mencetak empat gol dan memberikan dua assist dalam enam pertandingan Serie A pertamanya. Produktivitasnya terus berlanjut hingga ia berhasil mengoleksi delapan gol di liga pada akhir Desember.

Namun, sejak awal tahun 2026, Christian Pulisic belum lagi mencetak gol, baik untuk klub maupun tim nasional. Situasi ini bertepatan dengan menurunnya performa AC Milan di fase akhir musim.

AC Milan sendiri gagal mengamankan tiket Liga Champions setelah finis di posisi kelima klasemen Serie A. Hasil ini tentu mengecewakan mengingat Rossoneri sempat menduduki peringkat kedua klasemen untuk sebagian besar musim.

Kegagalan tersebut juga diikuti oleh perubahan besar dalam struktur klub. Massimiliano Allegri, Igli Tare, Geoffrey Moncada, dan Giorgio Furlani meninggalkan jabatan mereka sehari setelah musim berakhir.

Dalam sebuah wawancara dengan ESPN, Christian Pulisic menegaskan bahwa ia tidak ingin mencari siapa pun yang harus disalahkan atas situasi yang terjadi. Ia lebih memilih untuk fokus pada evaluasi diri dan perkembangan tim.

“Saya tidak mencoba menyalahkan siapa pun atau mencari tahu masalahnya. Ada momen ketika saya bisa tampil lebih baik dan itu adalah masa yang sulit bagi tim kami. Itu juga masa yang sulit bagi saya, dan itulah intinya,” ujar Pulisic.

Pemain berusia 27 tahun itu mengakui adanya kekecewaan atas hasil yang diraih Milan musim ini. Meskipun demikian, ia memilih untuk menatap tantangan berikutnya daripada terus merenungi kegagalan yang telah berlalu.

Baca juga : Update Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026

Christian Pulisic juga menegaskan bahwa tidak ada perubahan dalam rutinitas latihan maupun persiapannya. Ia tetap bekerja dengan cara yang sama dan berupaya untuk meningkatkan performanya setiap hari.

“Saya tidak mengubah cara berlatih, cara mempersiapkan diri, atau cara terus maju dan berusaha berkembang setiap hari. Saya masih melakukannya setiap hari dan karena itu saya bisa tetap tegak. Tentu saya kecewa, tetapi sekarang saya harus melihat ke depan,” lanjutnya.

Meskipun belum mencetak gol sepanjang tahun 2026, Christian Pulisic tidak merasa khawatir. Ia menilai bahwa situasi serupa pernah dialaminya dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.

“Saya pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya dalam karier saya. Ada masa-masa sulit, lalu terkadang bola memantul mengenai lutut Anda dan masuk ke gawang, kemudian semuanya terasa berjalan lancar setelah itu,” ungkap Pulisic.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Christian Pulisic masih memiliki keyakinan tinggi terhadap kemampuannya. Ia berharap momentum positif segera datang untuk mengakhiri masa paceklik gol dan membantu timnya kembali bersaing di musim depan.

Sementara itu, di sisi lain kompetisi, Manchester United menghadapi tantangan tersendiri di bursa transfer musim panas 2026. Dengan anggaran yang tidak terlalu besar, tim harus cermat dalam memilih pemain.

Manajer Michael Carrick dikabarkan harus mencari pemain dengan harga yang lebih terjangkau untuk mengisi beberapa posisi. Fokus utama MU adalah mendatangkan gelandang bertahan berkualitas untuk menggantikan Casemiro yang telah hengkang.

Manchester United menyiapkan dana sekitar 80 juta poundsterling untuk mendatangkan gelandang bertahan baru. Beberapa nama pemain muda berbakat seperti Elliot Anderson, Carlos Baleba, Sandro Tonali, Adam Wharton, hingga Ederson menjadi incaran.

Karena sebagian besar anggaran dialokasikan untuk lini tengah, sektor lain kemungkinan akan diisi oleh pemain yang lebih murah. Salah satu target potensial adalah pemain sayap muda Lille, Matias Fernandez-Pardo.

Pemain berusia 21 tahun itu menarik perhatian tim pencari bakat MU berkat performanya yang gemilang di Lille musim ini. Fernandez-Pardo berhasil mencetak delapan gol dan memberikan lima assist dalam 29 penampilan di Ligue 1.

Harga Fernandez-Pardo masih tergolong terjangkau, diperkirakan MU dapat merekrutnya dengan mahar sekitar 10 juta poundsterling di bursa transfer musim panas 2026.

Fernandez-Pardo berpotensi menjadi alternatif pengganti Marcus Rashford, yang kabarnya tidak akan lagi masuk dalam rencana MU dan kemungkinan akan dijual. Kehadiran Fernandez-Pardo dapat menambah variasi serangan bagi MU, terutama saat mereka kembali berkompetisi di Liga Champions.

Namun, upaya MU untuk mendapatkan Fernandez-Pardo dengan harga murah bisa terhalang. Laporan dari La Gazzetta dello Sport pada akhir Mei 2026 menyebutkan bahwa Manchester City juga tertarik untuk merekrut pemain tersebut.

Manchester City juga memantau perkembangan Fernandez-Pardo. Ketertarikan City muncul karena mereka tidak sepenuhnya puas dengan penampilan Savinho, yang kemungkinan akan dilepas pada musim panas 2026.

Kemampuan finansial Manchester City yang lebih stabil menjadi ancaman serius bagi MU. City berpotensi mengajukan tawaran yang jauh melebihi harga pasar Fernandez-Pardo, membuat MU kesulitan bersaing.

Situasi ini menempatkan Manchester United dalam posisi yang kurang menguntungkan dalam perburuan Matias Fernandez-Pardo, mengingat kekuatan finansial rival sekota mereka.