Sam Rivers, Pemain Bas Limp Bizkit, Meninggal Dunia

Hiburan7 Dilihat

DermayuMagz.com – Band nu metal Limp Bizkit tengah berduka atas kepergian salah satu pendirinya, Sam Rivers, yang meninggal dunia pada usia 48 tahun.

Sam Rivers, yang dikenal sebagai pembetot bas band tersebut, merupakan bagian integral dari formasi awal Limp Bizkit. Kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi para anggota band dan penggemarnya.

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Limp Bizkit melalui unggahan di akun Instagram mereka. Unggahan tersebut bertajuk ‘In Loving Memory of Our Brother, Sam Rivers’ sebagai penghormatan terakhir untuk rekan satu band mereka.

“Hari ini kami kehilangan saudara kami. Rekan satu band kami. Detak jantung kami. Sam Rivers bukan sekadar pemain bas kami, dia benar-benar luar biasa,” demikian kutipan dari pernyataan Limp Bizkit yang menunjukkan betapa berartinya Rivers bagi band tersebut.

Baca juga: Alasan Film Solo Hulk Sulit Dibuat Menurut Mark Ruffalo

Menurut catatan Billboard, Sam Rivers lahir di Jacksonville, Florida, Amerika Serikat, pada tahun 1977. Ia bergabung dengan Limp Bizkit sejak awal pembentukannya pada tahun 1994.

Pada masa awal, band ini hanya beranggotakan vokalis Fred Durst, penabuh drum John Otto, dan Rivers sendiri. Gitaris Wes Borland serta DJ Lethal baru bergabung dengan formasi band pada tahun 1996, melengkapi susunan yang kemudian dikenal luas.

Anggota Limp Bizkit menggambarkan Rivers sebagai sosok yang vital bagi band. Mereka menyebutnya sebagai ‘denyut nadi di balik setiap lagu, ketenangan di tengah kekacauan, jiwa di dalam suara’. Penggambaran ini menyoroti kontribusi musikal dan emosional Rivers yang tak tergantikan.

“Sam menghadirkan cahaya dan ritme yang tak tergantikan. Bakatnya begitu alami, kehadirannya tak terlupakan, dan hatinya begitu tulus,” lanjut pernyataan mereka, memuji sifat dan talenta Rivers.

Para personel band juga mengenang berbagai momen yang telah mereka lalui bersama Rivers. Mulai dari momen-momen penuh energi hingga saat-saat yang lebih tenang, semua pengalaman tersebut menjadi lebih berharga berkat kehadiran Rivers.

“Kami berbagi begitu banyak momen — momen liar, momen tenang, momen indah — dan setiap momen menjadi lebih berarti karena Sam hadir di sana,” ungkap mereka, menggarisbawahi ikatan persaudaraan yang kuat di antara anggota band.

Limp Bizkit memberikan penghormatan tertinggi kepada Rivers, menyebutnya sebagai ‘legenda sejati dari semua legenda’. Semangat dan warisan musiknya diharapkan akan terus hidup melalui setiap alunan lagu dan kenangan yang tercipta.

“Kami mencintaimu, Sam. Kami akan selalu membawamu bersama kami. Tenanglah, saudaraku. Musikmu tak pernah berakhir,” demikian penutup pernyataan Limp Bizkit, sebuah janji untuk selalu mengenang dan membawa semangat Rivers dalam perjalanan musik mereka.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian Sam Rivers belum diungkapkan secara resmi. Namun, diketahui bahwa Rivers pernah didiagnosis menderita penyakit hati pada tahun 2011.

Kondisi kesehatannya mengharuskannya menjalani transplantasi hati pada tahun 2017. Selama periode tersebut, Rivers sempat mengambil jeda dari aktivitasnya bersama Limp Bizkit. Ia kemudian kembali bergabung dengan band pada tahun 2018, melanjutkan kiprahnya di dunia musik.