DermayuMagz.com – Membeli mobil bekas melalui jalur lelang sering kali dianggap sebagai cara cerdas untuk mendapatkan kendaraan impian dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan harga pasar. Namun, di balik potensi penghematan yang menggiurkan, terdapat risiko fatal bagi mereka yang tidak melakukan persiapan matang, terutama dalam hal pengelolaan anggaran.
Banyak peserta lelang terjebak dalam euforia kompetisi saat proses bidding berlangsung. Tanpa perencanaan yang disiplin, seseorang bisa dengan mudah “lapar mata” dan menawar harga jauh di atas kemampuan finansialnya sendiri, yang pada akhirnya justru merugikan kondisi keuangan pribadi.
Untuk menghindari jebakan tersebut, PT Balai Lelang Asta Nara Jaya (AUKSI) memberikan panduan krusial bagi calon pembeli. Persiapan yang matang bukan sekadar tentang menyiapkan uang tunai, melainkan tentang Strategi cerdas dalam mengalokasikan dana dan memilih unit kendaraan.
Berikut adalah poin-poin utama yang wajib dipersiapkan sebelum Anda terjun ke arena lelang:
- Menentukan batas maksimal penawaran: Tetapkan angka tertinggi yang sanggup Anda bayar dan patuhi angka tersebut dengan tegas selama proses lelang.
- Riset mendalam: Pelajari dengan saksama informasi kendaraan, nomor lot, serta jadwal lelang agar Anda memiliki gambaran jelas tentang unit yang diincar.
- Kesiapan dana pelunasan: Pastikan dana sudah tersedia agar proses administratif pasca-lelang tidak terhambat.
Selain harga tawaran di meja lelang, calon pembeli juga diingatkan untuk memperhitungkan biaya-biaya tambahan yang sering terlupakan. Biaya administrasi lelang serta perkiraan biaya perbaikan atau perawatan awal kendaraan adalah komponen yang harus masuk ke dalam kalkulasi anggaran Anda sejak awal.
Head of AUKSI, Bady Qadarsyah, menekankan pentingnya fleksibilitas dalam memilih target. Menurutnya, memiliki unit cadangan adalah strategi yang sangat disarankan bagi para peserta lelang.
“Setidaknya pilih dua unit yang akan diincar, sehingga masih ada kesempatan untuk membeli unit alternatif apabila unit incaran pertama tidak dimenangkan. Dengan perencanaan tersebut, keputusan pembelian dapat tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan,” ujar Bady Qadarsyah, Kamis (6/8/2026).
Bady menambahkan bahwa harga penawaran bukanlah satu-satunya faktor penentu. Biaya tambahan seperti biaya admin dan potensi biaya perbaikan pasca-pembelian harus dihitung secara komprehensif agar tidak menjadi beban finansial di kemudian hari.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan sekaligus memeriahkan momen kemerdekaan, AUKSI juga meluncurkan program spesial “AUKSI Merdeka Belanja: Serba 17 & 45” yang berlangsung sepanjang Agustus 2026. Program ini berlaku di berbagai lokasi lelang, termasuk Jakarta, Semarang, dan Surabaya.
Dalam program ini, sebanyak 17 pemenang lelang yang berhasil mendapatkan kendaraan pada nomor lot tertentu (nomor 17, 8, dan 45) akan berhak menerima hadiah langsung berupa saldo e-wallet senilai Rp 450 ribu tanpa perlu diundi. Syarat utamanya adalah peserta harus menyelesaikan seluruh kewajiban pelunasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, bagi masyarakat yang baru mendaftar sebagai anggota (member) AUKSI selama periode Agustus 2026, tersedia pula penawaran menarik berupa bonus 45 Poin CUAN. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan kendaraan bekas berkualitas dengan proses yang transparan, aman, dan tentunya terencana dengan baik.






