DermayuMagz.com – Fenomena alam aurora menjadi latar penting dalam kisah romantis antara Go Yoon Jung dan Kim Seon Ho dalam drama original Netflix, Can This Love Be Translated.
Drama ini berhasil meraih popularitas tinggi dan menduduki peringkat teratas di Netflix secara internasional. Kesuksesannya tidak lepas dari penampilan memukau para pemain utamanya, Go Yoon Jung dan Kim Seon Ho, serta visual yang memanjakan mata, termasuk pemandangan aurora yang menakjubkan di Kanada.
Dalam alur cerita, aurora digambarkan sebagai saksi bisu perjalanan cinta antara Cha Mu Hee, seorang aktris papan atas, dan Joo Ho Jin, seorang penerjemah bahasa yang handal.
Kisah mereka dimulai ketika Cha Mu Hee mendapatkan tawaran untuk membintangi sebuah acara jalan-jalan ke luar negeri bersama Hiro Kurosawa, seorang aktor dari Jepang. Joo Ho Jin ditunjuk sebagai penerjemah untuk proyek tersebut.
Awalnya, Joo Ho Jin enggan menerima tawaran ini karena adanya masalah pribadi dengan Cha Mu Hee. Namun, bujukan Cha Mu Hee yang sangat ingin menyaksikan keindahan aurora akhirnya meluluhkan hatinya, dan mereka pun sepakat untuk mengambil pekerjaan tersebut.
Sesampainya di Kanada, harapan Cha Mu Hee terwujud. Ia dan Joo Ho Jin menyaksikan langsung keindahan aurora yang memukau. Cha Mu Hee begitu terpesona dengan pemandangan tersebut, bahkan ia berharap fenomena alam ini bisa disaksikan di seluruh dunia, termasuk di tanah kelahirannya, Korea Selatan.
Namun, Joo Ho Jin menjelaskan bahwa hal tersebut adalah sebuah kemustahilan. Menanggapi hal itu, Cha Mu Hee dengan bercanda ‘mengutuk’ Joo Ho Jin, mengatakan bahwa setiap kali ia melihat aurora, ia akan selalu teringat pada Cha Mu Hee.
Aurora, sebagai fenomena alam yang langka, memang tidak dapat disaksikan di seluruh penjuru dunia. Keberadaannya terbatas pada wilayah-wilayah yang berada di dekat kutub magnet Bumi.
Beberapa lokasi populer untuk menyaksikan aurora antara lain Islandia, Norwegia (terutama Tromsø), Finlandia (Lapland), Swedia (Abisko), Alaska di Amerika Serikat, wilayah utara Kanada, Greenland, serta Selandia Baru bagian selatan dan Tasmania di Australia untuk Aurora Australis.
Untuk dapat menikmati keindahan aurora, diperlukan kondisi langit yang cerah, minim polusi cahaya, dan biasanya dapat disaksikan antara akhir Agustus hingga awal April.
Terjadinya aurora merupakan hasil interaksi antara partikel bermuatan dari Matahari, yang dikenal sebagai angin Matahari, dengan atom dan molekul di atmosfer Bumi.
Ketika partikel-partikel ini bertabrakan dengan atmosfer, terutama di area dekat kutub, terjadi pelepasan energi dalam bentuk cahaya berwarna-warni yang spektakuler.
Proses ini dapat dianalogikan seperti cara kerja lampu neon, di mana elektron berinteraksi dengan gas untuk menghasilkan emisi cahaya.
Perbedaan warna aurora bergantung pada jenis gas yang bereaksi dan ketinggian tempat terjadinya interaksi.
Warna hijau atau kuning umumnya dihasilkan oleh oksigen di ketinggian yang lebih rendah, sementara warna merah berasal dari oksigen di ketinggian yang lebih tinggi.
Adapun warna biru-ungu, terkadang dengan bias merah muda, disebabkan oleh interaksi dengan nitrogen.
Oleh karena itu, aurora tidak dapat muncul di semua wilayah di dunia. Partikel Matahari hanya mampu menembus atmosfer Bumi melalui kutub magnetnya, bukan di area khatulistiwa dan sekitarnya.
Baca juga di sini: Film Pabrik Gula Tayang di Jepang, Poster Baru Lebih Menakutkan
Drama Can This Love Be Translated sendiri memiliki total 12 episode dan dapat disaksikan di platform Netflix.






