Thariq Halilintar Diperiksa Polisi Terkait Pembayaran Rp 160 Juta ke Hanania Travel

News3 Dilihat

DermayuMagz.com – Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid telah memberikan keterangan kepada pihak kepolisian terkait kasus dugaan penipuan yang melibatkan Hanania Travel. Dalam pemeriksaan yang berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2026, di Polda Metro Jaya, keduanya diperiksa sebagai saksi.

Kuasa hukum Thariq dan Aaliyah, Sangun Ragahdo, menyatakan bahwa kliennya bersikap kooperatif dan hadir untuk memberikan penjelasan mengenai duduk perkara yang sebenarnya.

Sangun menambahkan bahwa kerja sama antara kliennya dengan Hanania Travel berawal dari tawaran promosi atau endorsement yang diajukan oleh pihak travel pada November 2025.

Sebelum menerima tawaran tersebut, Thariq telah melakukan penelusuran terhadap rekam jejak Hanania Travel. Berdasarkan informasi yang didapat, perusahaan tersebut dinilai memiliki catatan yang baik dan telah berhasil memberangkatkan banyak jemaah.

Menurut Sangun, jika sejak awal kliennya mengetahui adanya masalah dengan travel tersebut, mereka pasti tidak akan bersedia untuk mengiklankannya.

Sebagai bagian dari kesepakatan promosi, Thariq dan Aaliyah mendapatkan fasilitas perjalanan umrah bersama putra mereka. Di luar fasilitas tersebut, pasangan ini juga membiayai keberangkatan anggota keluarga lainnya.

Sangun mengungkapkan bahwa total biaya yang dikeluarkan Thariq untuk rombongan keluarganya kepada Hanania Travel mencapai lebih dari Rp 160 juta. Biaya tersebut belum termasuk pengeluaran lain selama di Tanah Suci.

“Kita telah membayar kepada Hanania hampir Rp 170 juta atau sekitar Rp 160 juta sekian. Itu belum termasuk biaya-biaya lain selama di sana,” jelasnya.

Sangun menegaskan bahwa bentuk kerja sama yang dijalani Thariq dan Aaliyah dengan Hanania Travel murni sebatas promosi di media sosial, seperti unggahan di story dan feed.

Setelah perjalanan umrah yang dilaksanakan pada Desember 2025 selesai, tidak ada masalah yang timbul antara kedua belah pihak.

Permasalahan baru muncul beberapa bulan kemudian, seiring dengan adanya laporan mengenai dugaan penipuan dan penggelapan dana yang kini sedang ditangani oleh Polda Metro Jaya.

Oleh karena itu, Sangun menyampaikan bahwa Thariq dan Aaliyah turut prihatin terhadap para jemaah yang merasa dirugikan. Ia menekankan bahwa kliennya tidak mengetahui adanya persoalan operasional di balik Hanania Travel.

“Kami turut prihatin kepada para korban. Informasi yang kami terima saat itu, Hanania merupakan travel yang kredibel. Makanya kerja sama itu dilakukan,” ujar Sangun.