DermayuMagz.com – Sumber pendanaan untuk pembangunan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur, menjadi topik yang menarik perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com. Pembangunan museum yang menelan biaya hampir Rp3,8 miliar ini sepenuhnya didanai oleh dana gotong royong dari keluarga besar Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea (AGN).
Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, menegaskan bahwa kekuatan ekonomi koperasi buruh menjadi tulang punggung utama dalam mewujudkan pembangunan museum ini. Beliau secara tegas menyatakan bahwa tidak ada satupun dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Andi Gani pada Minggu, 17 Mei 2026, yang menggarisbawahi kemandirian pendanaan proyek ini. Museum Marsinah dan Rumah Singgah ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kekuatan finansial yang dimiliki oleh komunitas buruh di Indonesia.
Artikel mengenai rincian biaya pembangunan Museum Marsinah senilai Rp3,8 miliar dan sumber dananya ini menjadi salah satu berita yang paling banyak dibaca di Liputan6.com pada Minggu, 17 Mei 2026. Berita ini menjadi sorotan utama di kanal bisnis.
Berikut adalah tiga artikel terpopuler yang dirangkum dari Kanal Bisnis Liputan6.com pada Senin, 18 Mei 2026:
Baca juga : Ojol di Mal
1. Biaya Pembangunan Museum Marsinah Rp 3,8 Miliar, dari Sini Sumber Dananya
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, kembali menekankan bahwa kekuatan ekonomi yang dimiliki oleh koperasi buruh merupakan fondasi utama dalam pembangunan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah. Lokasi museum ini berada di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur.
Museum yang dibangun dengan total anggaran mencapai hampir Rp3,8 miliar ini sepenuhnya didanai melalui dana gotong royong yang dikumpulkan dari seluruh anggota keluarga besar KSPSI AGN. Komitmen ini menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan dana APBN maupun APBD dalam proyek pembangunan ini.
“Total anggaran museum ini mencapai hampir Rp3,8 miliar. Saya pastikan tidak ada dana Pemerintah, tidak ada APBN maupun APBD. Semua berasal dari gotong royong keluarga besar KSPSI AGN,” tegas Andi Gani pada Minggu, 17 Mei 2026.
Pernyataan ini menunjukkan dedikasi dan kemandirian serikat pekerja dalam membangun sarana sejarah dan edukasi yang penting bagi perjuangan buruh di Indonesia. Museum ini diharapkan dapat menjadi pengingat dan inspirasi bagi generasi mendatang.
2. Tengok Harga Perak Global dan Domestik Hari Ini 17 Mei 2026
Pasar logam mulia, khususnya perak, menunjukkan dinamika yang cukup menarik pada hari Minggu, 17 Mei 2026. Harga perak, baik di pasar global maupun domestik, dilaporkan mengalami fluktuasi dengan kecenderungan menurun.
Pergerakan harga yang volatil ini menjadi perhatian utama bagi para investor dan pelaku pasar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Fenomena ini dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi makro dan kondisi geopolitik yang terus berubah di kancah internasional.
Penurunan harga perak yang terjadi di pasar global secara signifikan juga berdampak pada harga di pasar domestik, termasuk produk-produk yang dihasilkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Kondisi pasar yang seperti ini dapat menciptakan peluang sekaligus tantangan bagi para investor yang tertarik untuk menanamkan modal pada komoditas perak.
3. Keluarga Beckham Masuk Jajaran Miliarder di Inggris
Sunday Times Rich List baru-baru ini merilis daftar orang-orang terkaya di Inggris, dan nama David Beckham tercatat sebagai atlet miliarder pertama dari negara tersebut. Bersama dengan istrinya, Victoria Beckham, kekayaan mereka diperkirakan mencapai 1,2 miliar poundsterling.
Angka tersebut setara dengan Rp28,12 triliun, dengan asumsi nilai tukar poundsterling terhadap rupiah berada di kisaran Rp23.440. Pasangan David dan Victoria Beckham berhasil menggandakan kekayaan mereka dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.
Selain keluarga Beckham, kakak beradik dari band Oasis, Noel dan Liam Gallagher, juga untuk pertama kalinya berhasil masuk dalam daftar tahunan Sunday Times Rich List. Kekayaan gabungan mereka diperkirakan mencapai 375 juta poundsterling, atau sekitar Rp8,79 triliun.






