DermayuMagz.com – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Probolinggo menunjukkan komitmen kuatnya dalam mempercepat penyediaan fasilitas sanitasi yang layak huni bagi masyarakat. Salah satu fokus utama program ini adalah pembangunan kamar mandi dan septic tank di rumah Ibu Halimah, yang berlokasi di Dusun Sumur RT 14 RW 5, Desa Brabe, Kecamatan Maron.
Pembangunan sanitasi ini merupakan bagian integral dari sasaran fisik nonjalan yang digalakkan oleh Kodim 0820 Probolinggo melalui TMMD Ke-128. Prioritas diberikan kepada rumah Ibu Halimah karena sebelumnya keluarga tersebut belum memiliki fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) yang memadai. Kondisi ini memaksa mereka untuk menggunakan sungai yang lokasinya cukup jauh untuk memenuhi kebutuhan sanitasi sehari-hari.
Sejak program ini dimulai pada pekan lalu, personel Satgas TMMD bersama dengan warga setempat telah bekerja keras secara gotong royong. Mereka berfokus pada berbagai tahapan pembangunan, mulai dari pembuatan pondasi, pemasangan dinding bata, hingga pembangunan saluran pembuangan. Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap penyelesaian, yaitu pemasangan lantai keramik dan instalasi pipa air bersih.
Progres pembangunan dilaporkan telah mencapai angka 55 persen pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kondisi cuaca yang mendukung serta ketersediaan material di lokasi proyek turut memberikan kelancaran dalam setiap tahapan pembangunan. Pihak Satgas menargetkan agar fasilitas sanitasi ini dapat segera digunakan oleh keluarga Ibu Halimah sebelum acara penutupan TMMD yang dijadwalkan pada tanggal 21 Mei 2026.
Koptu Yan Sugito, salah seorang anggota Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo, menekankan pentingnya pembangunan fasilitas sanitasi ini. Menurutnya, hal ini berkaitan langsung dengan peningkatan kesehatan keluarga penerima manfaat. Ia menyatakan bahwa progres pembangunan sanitasi di rumah Ibu Halimah sudah mencapai 55 persen.
“Pondasi, dinding, dan saluran pembuangan sudah selesai. Sekarang masuk tahap pemasangan lantai dan pipa air. Insya Allah sebelum penutupan, fasilitas ini bisa langsung digunakan,” ujar Koptu Yan Sugito. Ia juga menambahkan bahwa keberadaan sanitasi yang layak sangat krusial dalam upaya meningkatkan pola hidup bersih di masyarakat.
Selain itu, Koptu Yan Sugito juga menyoroti peran penting sanitasi layak dalam mencegah berbagai risiko penyakit yang dapat timbul akibat lingkungan yang kurang sehat. Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Satgas TMMD juga aktif memberikan edukasi kepada keluarga penerima manfaat mengenai pentingnya menjaga kebersihan fasilitas MCK yang telah dibangun.
Ibu Halimah sendiri mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD 128 Probolinggo. Ia mengakui bahwa selama ini, keterbatasan ekonomi menjadi kendala utama bagi keluarganya untuk dapat membangun fasilitas sanitasi yang layak secara mandiri.
Semangat gotong royong juga terlihat jelas dari keterlibatan aktif warga Dusun Sumur. Mereka turut serta dalam berbagai aspek pembangunan, mulai dari membantu mendistribusikan material bangunan hingga menyediakan kebutuhan logistik bagi para personel Satgas TMMD. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat ini menjadi bukti nyata dari sinergi yang kuat.
Baca juga di sini: Sekuel The Devil Wears Prada Akan Segera Hadir
Melalui program TMMD 128 Probolinggo ini, tidak hanya pembangunan infrastruktur dasar yang menjadi fokus. Lebih dari itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga Desa Brabe secara berkelanjutan. Dengan adanya fasilitas sanitasi yang memadai, diharapkan pola hidup sehat dapat semakin tertanam di tengah masyarakat.






