DermayuMagz.com – Sinetron “Asmara Gen Z” kembali menghadirkan episode terbaru yang penuh intrik dan ketegangan. Pada Rabu, 20 Mei 2026, pukul 17.00 WIB, pemirsa setia SCTV akan disuguhkan kelanjutan kisah para karakternya.
Dalam episode kali ini, suasana di kediaman keluarga Alveric terasa mencekam. Ares, yang dikenal sebagai pribadi yang penuh perhitungan, mulai mengungkapkan kecurigaannya terkait serangkaian peristiwa buruk yang menimpa keluarganya. Ia secara spesifik menyoroti peran Dominique dalam setiap tragedi yang terjadi.
Menurut Ares, semua kejanggalan ini berawal sejak Dominique hadir di tengah-tengah keluarga Alveric. Ia merinci beberapa kejadian pahit, termasuk kecelakaan yang merenggut nyawa peretas andalan mereka. Lebih lanjut, Ares juga menyinggung jatuhnya jet pribadi milik sang Ayah sebagai bagian dari rangkaian kejadian yang mencurigakan.
Axel, yang mendengarkan pemaparan Ares, tampak terkejut dan tidak percaya. Ia memprotes bahwa informasi tersebut belum pernah disampaikan kepadanya sebelumnya. Namun, Ares tidak goyah dan terus membangun argumennya, bahkan menyinggung soal pengkhianatan Maximian yang beralih pihak.
Sementara itu, di lokasi lain, suasana yang lebih santai namun tetap diliputi kekhawatiran terlihat di meja makan. Zara, Mohan, Raisa, dan Diah sedang berkumpul. Zara mengingatkan tentang jadwal penting yang dimiliki Mohan dan Raisa, yaitu sesi foto untuk sebuah kampanye yang tidak bisa ditunda.
Melihat kondisi Mohan yang tampak tidak fit, Zara mengungkapkan keraguannya. Namun, Mohan berusaha meyakinkan semua orang bahwa kondisinya baik-baik saja dan tidak akan menghambat jalannya pekerjaan. Ia menegaskan bahwa dirinya mampu menyelesaikan tugas tersebut.
Kembali ke inti permasalahan, Ares menekankan bahwa semua kecurigaan dan asumsi yang ia miliki memerlukan bukti konkret. Ia mengungkapkan adanya dokumen rahasia yang sangat penting, yang diyakini bisa mengungkap seluruh konspirasi yang terjadi. Sayangnya, dokumen tersebut masih terkunci rapat dan belum ada yang berhasil membukanya.
Menanggapi hal tersebut, Cassandra menyuarakan keyakinannya. Ia berargumen bahwa setiap sistem yang dibuat oleh manusia pasti memiliki celah yang bisa ditembus. Pernyataan ini disambut baik oleh Ares.
Ares menunjukkan ambisinya dengan menyetujui perkataan Cassandra. Ia sangat yakin bahwa di luar sana ada seseorang yang memiliki kemampuan untuk meretas sistem yang selama ini tidak bisa mereka tembus. Ares pun menegaskan bahwa ia sedang berusaha keras untuk menemukan sosok peretas tersebut.
Di sisi lain, berita duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Aktor Fedi Nuril tengah berduka atas meninggalnya sang ibunda tercinta, Gusmawati Nuril. Ibunda Fedi Nuril menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 19 Mei 2026, sekitar pukul 15.53 WIB.
Jenazah Gusmawati Nuril kemudian dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Fedi Nuril sendiri telah menyampaikan pernyataan sikapnya setelah prosesi pemakaman usai.
Dalam unggahan di akun Instagramnya, Fedi Nuril membagikan potret kenangan saat ia sungkem kepada ibundanya di hari pernikahannya. Ia juga mengunggah foto mendiang ayah dan ibunya. Fedi mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran sosok ibu yang hebat dan kuat dalam hidupnya.
Gusmawati Nuril dikaruniai tiga orang putra. Sang suami telah berpulang 33 tahun lalu, namun beliau tak pernah lelah berjuang membesarkan anak-anaknya dalam kasih sayang. Bagi Fedi Nuril, kasih ibunya adalah sumber kekuatan dan segalanya.
“Ya Allah, terima kasih sudah menitipkan kami kepada seorang Mama yang hebat dan kuat. Mama yang tetap tersenyum di tengah lelah membesarkan tiga anak laki-laki yang kelakuannya suka gak jelas, yang diam-diam tetap menyimpan banyak doa untuk kami,” tulis Fedi Nuril dalam unggahannya.
Fedi melanjutkan, setelah kepergian sang ayah 33 tahun lalu, ia merasa ibunya akan selalu ada. Namun, waktu terus berjalan tanpa terasa. Kini, dengan kepergian ibunya, Fedi merasakan kerinduan yang mendalam dan berharap bisa memeluknya lebih lama. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kekuatan yang telah diberikan ibundanya untuk mereka.
“Setelah Papa meninggal 33 tahun yang lalu, kami merasa Mama akan selalu ada, padahal waktu terus berjalan diam-diam. Ketika raganya sudah tidak bersama kami, rasanya ingin memeluknya lebih lama dan berkata: terima kasih sudah sekuat itu untuk kami,” tambahnya.
Sebagai seorang anak, Fedi Nuril menyadari bahwa ia masih memiliki banyak kekurangan. Ia tak memungkiri kemungkinan adanya perkataan atau perbuatan yang secara tidak sengaja telah melukai hati ibunya. Ia juga mengungkapkan kerinduannya kepada sang ayah yang telah lebih dulu berpulang.
“Ya Allah, ampuni kami jika selama ini masih kurang lembut kepada Mama. Masih sering membantah, melukai hatinya atau belum mampu membalas semua kasih sayangnya. Mohon sampaikan rindu kami untuk Papa dan Mama yang sudah bersatu kembali,” doa Fedi Nuril.
Sebelumnya, Fedi Nuril sempat mengungkapkan rasa syok dan dukanya kepada awak media setelah mengantar jenazah ibundanya ke tempat peristirahatan terakhir. Ia menyatakan belum kuat untuk memberikan pernyataan lebih lanjut dan hanya ingin segera pulang untuk menenangkan diri.
Kabar duka ini turut dirasakan oleh banyak kalangan di dunia hiburan. Sejumlah selebritas seperti Titi Kamal dan Raline Shah turut menyampaikan ucapan belasungkawa dan mendoakan almarhumah serta keluarga yang ditinggalkan.
Baca juga : Pekan Akhir BRI Liga 1: Duel Jatim, Laga Puncak Penentu Juara
“Innalilahi wa innailaihi rojiuun, semoga almarhumah husnul khotimah. Turut berdukacita Fedi dan keluarga,” tulis Titi Kamal di kolom komentar. Sementara itu, Raline Shah menambahkan, “Innalilahi wa’innailahi rojiuun. Turut berduka cita sedalam dalamnya. Al Fatihah.”






