Saksikan Sinetron Istiqomah Cinta Senin 8 Juni Pukul 18.15 WIB di SCTV

showbiz1 Dilihat

DermayuMagz.com – Sinetron Istiqomah Cinta episode Senin, 8 Juni 2026, akan menyajikan adegan yang penuh emosi dan kejutan. Penayangan sinetron ini dijadwalkan pukul 18.15 WIB di SCTV.

Episode kali ini akan diawali dengan momen haru pasca-pernikahan Khansa dan Fathan. Seketika setelah ijab kabul diucapkan, kondisi Linda yang sebelumnya memprihatinkan berangsur membaik. Monitor jantungnya menunjukkan kestabilan, seolah kabar bahagia tersebut memberikan kekuatan baru baginya.

Di sisi lain ruang ICU, Rani yang menyaksikan pernikahan tersebut dari kejauhan merasa takjub sekaligus terkejut. Ia segera menyampaikan kabar penting ini kepada Emran. Berita pernikahan rahasia Khansa dan Fathan akhirnya sampai ke telinga Emran, yang selama ini memiliki obsesi besar terhadap Khansa.

Emran tidak dapat menerima kenyataan ini. Ia mengalami syok berat hingga pingsan. Setelah sadar, Emran dilanda kesedihan mendalam dan menangis histeris, merasa telah kehilangan sosok yang ia dambakan.

Sementara itu, kebahagiaan justru menyelimuti pasangan pengantin baru, Fathan dan Khansa. Mereka menikmati momen berharga sebagai suami istri setelah melalui berbagai rintangan. Fathan mengajak Khansa ke rooftop rumah sakit untuk menikmati malam pertama mereka dengan latar belakang langit malam yang bertabur bintang.

Namun, kebahagiaan mereka ternyata memicu amarah dari pihak lain. Vionika, yang mengetahui kabar pernikahan tersebut, tidak bisa menahan emosinya. Ia menangis dan merasa harapannya hancur. Di tempat lain, Darto, yang kehabisan cara untuk menggagalkan hubungan mereka, mengusulkan sebuah rencana terakhir.

Di rumah Akhsan, suasana juga berubah. Rara, yang awalnya marah karena pernikahan itu dilakukan secara diam-diam, akhirnya luluh setelah mendengar penjelasan Akhsan. Ia bahkan menangis haru saat mengetahui bahwa Khansa dan Fathan telah menemukan rekaman CCTV yang menjadi bukti penting bahwa Funny tidak sepenuhnya bersalah. Temuan ini membuat Khansa bertekad untuk membantu membebaskan Funny secepatnya.

Tak lama kemudian, atas permintaan Fathan, Khansa mengganti foto profil WhatsApp-nya dengan foto pernikahan mereka bertuliskan “Just Married”. Perubahan sederhana ini menjadi pukulan telak bagi beberapa orang. Oscar terpukul saat melihatnya, sementara Emran kembali diliputi amarah dan frustrasi. Vionika meluapkan emosinya dengan membanting ponselnya hingga hancur. Sejak saat itu, dendam Vionika terhadap Khansa dan Fathan semakin membara, dan ia bertekad melakukan apa pun untuk memisahkan mereka.

DermayuMagz.com – Di balik layar film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, terdapat peran penting dari Irish Bella sebagai produser eksekutif. Film ini diproduksi oleh HAS Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama suaminya, Haldy Sabri.

Sebelum terjun ke dunia produksi, Irish Bella dikenal sebagai aktris sinetron populer. Ia bahkan menolak tawaran untuk menjadi kameo dalam film Dosa: Penebusan atau Pengampunan. Keputusannya ini diambil agar ia bisa fokus mengurus HAS Pictures.

“Enggak sih, kali ini. Sudah pusing mengurus angka. Pas ditawari mau main enggak? (Saya bilang) enggak, mau mengurus ini saja,” ujar Irish Bella kepada Showbiz Liputan6.com pada Senin, 8 Juni 2026.

Bagi Irish Bella, peran sebagai produser eksekutif dan mengelola rumah produksi adalah sebuah takdir. Suaminya, Haldy Sabri, mempercayakan HAS Pictures sepenuhnya kepadanya. Film Dosa: Penebusan atau Pengampunan menjadi debut HAS Pictures di layar lebar.

“Saat bertemu Mas Sondang dan Mas Reza Aditya, akhirnya nyemplung ke film. Saya didukung sama suami, biar saya saja yang maju karena suami lebih ke bisnis. Alhamdulillah, berdiri sendiri satu PH ini, HAS Pictures,” jelas bintang film Tiger Boy ini.

Menjadi produser eksekutif membawa tantangan baru bagi Irish Bella. Ia merasakan banyak pelajaran berharga. Jika dulu sebagai aktris ia hanya perlu mendalami peran, memahami alur cerita, dan mengeksekusinya di depan kamera, kini tanggung jawabnya jauh lebih besar.

Irish Bella mengibaratkan proses produksi film seperti sebuah orkestrasi musik, di mana produser eksekutif berperan sebagai pemimpinnya. Ia harus mengurus berbagai aspek, mulai dari hal-hal besar hingga detail-detail kecil seperti katering.

“Kayak orkestra dan produser eksekutif ini yang memimpin. Begitu banyak yang diurus dari hal-hal besar sampai kecil kayak katering segala macam itu dikupas tuntas. Pastinya, wow ini tanggung jawab besar,” ungkapnya.

Ia pun berharap agar film ini bukan hanya menjadi proyek pertamanya sebagai produser eksekutif, tetapi juga bukan yang terakhir. “Sangat seru, mudah-mudahan ini bukan proyek pertama dan terakhir,” harap Irish Bella.

Film Dosa: Penebusan atau Pengampunan sendiri bercerita tentang pasangan suami istri, Bima (Riza Irsyadilah) dan Ersya (Ratu Sofya), yang mengalami kecelakaan mobil saat melakukan perjalanan. Mereka kemudian mencari bantuan dan menemukan sebuah hotel misterius bernama Hotel Samsara.

Di hotel tersebut, mereka bertemu dengan Dilla (Jennifer Eve), seorang resepsionis, dan Nanang (Revaldo), seorang tamu hotel yang kecanduan alkohol. Sejak menginap di Hotel Samsara, Bima dan Ersya mulai mengalami berbagai peristiwa mengerikan. Mereka berusaha keras untuk melarikan diri, namun pelarian itu tidak semudah yang dibayangkan.

Sutradara film ini, Sondang Pratama, menjelaskan makna di balik judul Dosa: Penebusan atau Pengampunan. Ia ingin merefleksikan bahwa manusia tidak luput dari dosa dan mencoba menerjemahkan fenomena tersebut ke dalam film.

“Karena melihat zaman sekarang kayaknya orang mulai menormalkan segala sesuatu tindak kejahatan. Jadi, kenapa dosa? Selain refleksi diri kita sendiri, manusia enggak luput dari dosa, saya mencoba merefleksikan dan menerjemahkan itu di film ini,” papar Sondang Pratama.