DermayuMagz.com – Unit pop alternatif asal Palembang, VVONDERLAND, kembali hadir di industri musik Indonesia dengan merilis single terbarunya berjudul “Blanket & Moon”.
Single ini menandai kembalinya VVONDERLAND setelah beberapa waktu absen. Kolaborasi mereka kali ini menggandeng penyanyi Alyssa Ananta, yang menambah warna baru dalam karya mereka.
Proses kreatif di balik lagu “Blanket & Moon” ini sangat unik dan menarik. Para personel VVONDERLAND berhasil menjaga kekompakan dan menghasilkan karya berkualitas meskipun mereka tersebar di tiga titik geografis yang berbeda, yakni Swiss, Jakarta, dan Palembang.
“Kami membuktikan jarak geografis justru menjadi bumbu utama yang memberi keunikan tersendiri dalam karya VVONDERLAND saat ini,” ujar Bayu, sang komposer, saat ditemui wartawan di Jakarta pada Minggu, 17 Mei 2026.
Dalam pembagian tugas, Bayu yang berdomisili di Swiss bertugas meramu ide-ide besar untuk lagu tersebut. Ide-ide tersebut kemudian diolah lebih lanjut oleh personel yang berada di Palembang.
Sementara itu, Evan, yang merupakan eks-personel band Derai, memiliki peran penting dalam menjaga agar akar sonik VVONDERLAND tetap relevan dan modern. Ia bertindak sebagai produser dalam proyek ini.
“Saya fokus menjaga identitas musik VVONDERLAND agar tetap segar namun tidak meninggalkan karakter asli yang sudah terbangun,” jelas Evan mengenai perannya.
Kehadiran Dedek Kamajaya sebagai gitaris virtuoso juga memberikan dimensi instrumen yang kuat dan berkarakter pada lagu “Blanket & Moon”. Ia menceritakan perannya dalam menjembatani kebutuhan produksi antara daerah dan ibu kota.
“Keberadaan saya di Jakarta memudahkan koordinasi dan memperkuat jembatan komunikasi antara band dengan ekosistem musik nasional,” ucap Dedek Kamajaya.
Pencarian sosok vokalis yang tepat untuk mengisi “nyawa” dalam lagu ini akhirnya mengerucut pada Alyssa Ananta. Kolaborasi ini bermula dari telinga tajam gitaris Mai “Armada”, yang saat ini juga memproduseri proyek solo dari Alyssa Ananta.
“Gue melihat ada frekuensi yang sama antara project yang sedang gue kerjakan bareng Alyssa dengan vibe musik yang dibangun Bayu dan Evan. Begitu mereka kirim demo ‘Blanket & Moon,’ gue langsung tahu kalau suara Alyssa adalah potongan puzzle yang hilang di lagu ini,” ungkap Mai Armada.
Secara musikal, lagu “Blanket & Moon” menyajikan sebuah kontradiksi yang menarik. Lagu ini memadukan kemegahan produksi dengan lirik yang sangat membumi dan jujur.
Liriknya menangkap potret kejujuran cinta melalui diksi yang sederhana. Contohnya adalah penggunaan selimut bekas hingga gelas plastik yang berantakan di dalam mobil, yang memberikan sentuhan personal dan relatable.
Dari sisi teknis produksi, proses mixing dan mastering lagu ini dirancang secara khusus. Tujuannya adalah untuk menciptakan ruang ambience yang luas bagi para pendengar, sehingga mereka dapat merasakan kedalaman emosi lagu tersebut.
Evan memastikan bahwa kualitas audio dari lagu ini tetap memenuhi standar industri musik modern. Hal ini dilakukan tanpa mengorbankan sisi personal dan keunikan yang ingin disampaikan oleh VVONDERLAND.
Untuk memperluas jangkauan pendengar dan memastikan karya mereka dapat dinikmati oleh lebih banyak orang, VVONDERLAND bekerja sama dengan manajemen P4 Entertainment. Mereka juga bergabung di bawah naungan label besar VMC Music.
Baca juga : Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney dan Marvel di Kelapa Gading
Bergabungnya VVONDERLAND ke dalam naungan label besar ini menjadi bukti keseriusan mereka dalam menapaki tangga persaingan industri musik nasional yang kompetitif.
VVONDERLAND berharap single terbaru mereka ini dapat memberikan warna baru bagi playlist harian para pendengar musik di Indonesia.
Single “Blanket & Moon” yang dibawakan oleh VVONDERLAND feat. Alyssa Ananta kini sudah tersedia dan dapat didengarkan di seluruh platform musik digital.
Sementara itu, dalam berita lain, aktor Fedi Nuril baru-baru ini menyampaikan pernyataan duka cita setelah ibundanya, Gusmawati Nuril, meninggal dunia. Sang ibunda wafat pada Selasa, 19 Mei 2026, sekitar pukul 15.53 WIB.
Jenazah ibunda Fedi Nuril kemudian dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Fedi Nuril mengunggah potret kenangannya bersama sang ibunda di media sosial.
Dalam unggahannya, Fedi Nuril mengungkapkan rasa syukurnya atas sosok ibunya yang hebat dan kuat. Ia mengenang bagaimana sang ibunda membesarkan tiga anak laki-laki sendirian setelah kepergian ayahnya 33 tahun yang lalu.
“Ya Allah, terima kasih sudah menitipkan kami kepada seorang Mama yang hebat dan kuat. Mama yang tetap tersenyum di tengah lelah membesarkan tiga anak laki-laki yang kelakuannya suka gak jelas, yang diam-diam tetap menyimpan banyak doa untuk kami,” tulis Fedi Nuril dalam unggahan Instagramnya.
Ia menambahkan bahwa ibunya selalu ada dan menjadi sumber kekuatan. Fedi Nuril juga mengungkapkan rasa penyesalannya jika selama ini ia kurang lembut atau pernah melukai hati ibundanya.
“Ya Allah, ampuni kami jika selama ini masih kurang lembut kepada Mama. Masih sering membantah, melukai hatinya atau belum mampu membalas semua kasih sayangnya.”
Fedi Nuril juga menyampaikan kerinduannya pada sang ayah yang telah lama berpulang. Ia memohon agar Tuhan dapat menyatukan kedua orang tuanya di sisi-Nya.
“Mohon sampaikan rindu kami untuk Papa dan Mama yang sudah bersatu kembali. Mohon peluk Papa dan Mama dengan kasih sayang-Mu yang paling hangat.”
Sejumlah rekan selebritas seperti Titi Kamal dan Raline Shah turut menyampaikan belasungkawa dan mendoakan agar almarhumah husnul khotimah.
“Innalilahi wa innailaihi rojiuun, semoga almarhumah husnul khotimah. Turut berdukacita Fedi dan keluarga,” tulis Titi Kamal.
“Innalilahi wa’innailahi rojiuun. Turut berduka cita sedalam dalamnya. Al Fatihah,” tambah Raline Shah.






