Prabowo Bicara Pemerataan Ekonomi di Hari Lahir Pancasila

Bisnis6 Dilihat

DermayuMagz.com – Presiden Prabowo Subianto menyoroti pentingnya pemerataan hasil pembangunan ekonomi dalam rangka refleksi peringatan Hari Lahir Pancasila. Ia menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam pembangunan ekonomi nasional.

Prabowo menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar slogan yang diucapkan saat upacara. Pancasila memiliki peran fundamental sebagai panduan dalam menjalankan kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bernegara, termasuk dalam membangun sistem ekonomi nasional.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diselenggarakan di Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026. Ia menekankan pentingnya Pancasila sebagai landasan fundamental.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia adalah memastikan bahwa pembangunan ekonomi yang dilakukan benar-benar selaras dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk melakukan introspeksi diri mengenai kondisi yang ada saat ini dibandingkan dengan cita-cita yang ingin dicapai.

“Marilah kita selalu jujur kepada diri kita sendiri. Kita harus mengakui kelemahan-kelemahan dan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi,” ungkap Prabowo dalam pidatonya.

Baca juga : Konser Langsung Disney The Lion King di Jakarta dengan 75 Musisi Lokal

Presiden Prabowo Subianto mengamati bahwa tren pertumbuhan ekonomi nasional menunjukkan perkembangan yang positif. Namun, ia juga mengajukan pertanyaan krusial mengenai apakah pertumbuhan tersebut telah dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Selama beberapa darsa warsa terakhir, Indonesia ekonominya memang tumbuh. Tapi apakah pertumbuhan itu sudah merata? sudah dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia secara adil? Marilah kita jujur melihat kenyataan yang kita hadapi sekarang,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, pada Senin, 1 Juni 2026. Momen ini merupakan peringatan tahunan yang selalu jatuh pada tanggal 1 Juni.

Berdasarkan pantauan, Presiden Prabowo memasuki area upacara pada pukul 09.56 WIB. Ia didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, saat menuju mimbar upacara.

Megawati, yang mengenakan kebaya berwarna merah, berjalan di belakang Prabowo dan Gibran. Turut hadir pula dalam upacara tersebut adalah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13, Ma’ruf Amin. Selain itu, tampak pula jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan para pimpinan lembaga negara.

Peringatan Hari Lahir Pancasila dimulai dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Upacara diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan momen mengheningkan cipta.

Adapun petugas upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini adalah Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono sebagai Komandan Upacara. Ia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 2001.

Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa, yang merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1999 dan saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Komando Garnisun Tetap 1/Jakarta, juga turut berperan dalam upacara tersebut.

Pembacaan teks Pancasila dilakukan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Ahmad Muzani. Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Sutan Najamuddin, bertugas membacakan naskah Undang-Undang Dasar 1945.

Momen menarik terjadi usai upacara, ketika Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri terlihat menggandeng Presiden Prabowo Subianto. Momen kebersamaan ini tertangkap kamera saat mereka meninggalkan area upacara.

Megawati duduk berdampingan dengan Gibran Rakabuming Raka, serta Jusuf Kalla dan Ma’ruf Amin. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menunjukkan sinergi dan kebersamaan dalam merayakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.