Grab Menampik Kabar Akan Keluar dari Indonesia

Bisnis3 Dilihat

DermayuMagz.com – Grab Indonesia secara tegas membantah rumor yang beredar mengenai rencana perusahaan untuk meninggalkan pasar Indonesia. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, yang menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berinvestasi dan berkembang di Tanah Air.

Neneng Goenadi menyatakan bahwa informasi terkait rencana keluar Grab dari Indonesia adalah tidak benar. Menurutnya, Indonesia merupakan salah satu pasar terpenting bagi Grab dan telah menjadi bagian integral dari perjalanan perusahaan selama lebih dari satu dekade.

Grab Indonesia berkomitmen untuk senantiasa menghormati setiap arahan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia. Perusahaan juga menegaskan kesiapannya untuk terus berjalan selaras dengan agenda nasional dalam upaya memperkuat ekonomi digital kerakyatan yang bersifat inklusif dan berkelanjutan.

“Indonesia merupakan ekosistem yang sangat penting bagi Grab. Kami telah hadir di Indonesia selama lebih dari 10 tahun dan kami berkomitmen untuk terus tumbuh serta mengambil peran aktif dalam mendukung kehidupan masyarakat Indonesia,” ujar Neneng dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/6/2026).

Lebih lanjut, Neneng menambahkan bahwa Indonesia memegang peranan strategis dalam pertumbuhan Grab secara keseluruhan. Oleh karena itu, perusahaan akan terus berpartisipasi aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta perkembangan ekonomi digital di Indonesia.

Komitmen Grab terhadap Indonesia ini juga tercermin dari kontribusinya yang signifikan terhadap industri ride-hailing dan layanan pengantaran daring di Indonesia, yang diperkirakan mencapai sekitar 50 persen dari total industri tersebut.

Selain itu, Grab mengklaim telah berhasil menciptakan sekitar 4,6 juta peluang kerja. Angka ini dicapai melalui upaya digitalisasi berbagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Perusahaan juga memiliki program Grab untuk Indonesia dengan nilai investasi lebih dari Rp100 miliar, yang secara khusus ditujukan untuk para mitra pengemudi.

Ke depannya, Grab menyatakan akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kolaborasi ini mencakup pemerintah, para mitra, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya adalah untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

“Bagi Grab, Indonesia bukan sekadar sebuah ekosistem bisnis, melainkan adalah rumah tempat kami tumbuh bersama seluruh masyarakat,” tutup Neneng Goenadi.