Mengenang Peabo Bryson dan 6 Lagu Ikonisnya, Termasuk yang Kerap Dinyanyikan di Pernikahan
Mendiang Peabo Bryson merilis banyak hits sepanjang kariernya. Berikut enam di antaranya.
OlehRatnaning AsihDiterbitkan 03 Juni 2026, 13:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPeabo Bryson pada 2007. (Jeff Gentner / Getty Images North America / Getty Images via AFP)
Liputan6.com, Jakarta – Penyanyi legendaris Amerika Serikat, Robert Peapo Bryson atau yang lebih dikenal sebagai Peabo Bryson, telah berpulang pada usia 75 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 2 Juni 2026, di Marietta, Georgia, Amerika Serikat. Kepergiannya dikonfirmasi oleh pihak keluarga, yang menyatakan bahwa Peabo Bryson meninggal dengan tenang setelah mengalami serangan stroke.
Meski raganya tak lagi di dunia ini, tapi suara manis nan merdu mendiang tetap abadi di hati para penggemarnya. Apalagi jejak kariernya sangat panjang, lintas generasi dan meninggalkan jejak di berbagai belahan dunia.
Tahun 1983, ia merilis album duet dengan Roberta Flack bertajuk Born to Love, yang memuat lagu “Tonight I Celebrate My Love” yang mempopulerkan namanya. Popularitas Peabo Bryson kian meroket setelah membawakan lagu-lagu soundtrack film animasi Disney, yang membuahkan piala Grammy untuknya.
Untuk mengenang mendiang, mari simak kembali enam lagu ikonis yang dirilis oleh Peabo Bryson, dari banyaknya hits yang dirilis sang legenda.
1. Beauty and the Beast (1991)
“Tale as old as time. True as it can be. Barely even friends. Then somebody bends. Unexpectedly.”
Soundtrack dari film ikonis yang tak lekang oleh waktu ini, memberikan piala Grammy pertama untuk Peabo Bryson dan Celine Dion. “Mungkin salah satu duet yang memberi dorongan terbesar pada karierku di masa-masa awal adalah menyanyikan ‘Beauty And The Beast’ bersama Peabo Bryson,” kata Celine Dion, dilansir dari situs Grammy Awards.
2. A Whole New World (1992)Perbesar(Galih W. Satria/Bintang.com)
“A whole new world. A dazzling place I never knew. But when I’m way up here. It’s crystal clear. That now I’m in a whole new world with you.”
Setahun setelah “Beauty and the Beast”, Peabo Bryson kembali meraih Piala Grammy lewat “A Whole New World,”, soundtrack film animasi Disney, Aladdin. Menurut catatan Wikipedia yang melansir Billboard, lagu ini berhasil menggeser posisi lagu legendaris “I Will Always Love You” dari Whitney Houston dari posisi 1 tangga lagu US Billboard Hot 100.
Lanjut Baca:
3. “If Ever You’re in My Arms Again” (1984)
“If ever you’re in my arms again. This time I’ll love you much better.”
Salah satu lagu solo Peabo Bryson yang melejit dan berhasil masuk top 10 di Billboard Hot 100. Liriknya berisi pengakuan dan rasa bersalah sang penyanyi yang menyepelekan perasaan sang kekasih, dan keinginan untuk berlaku lebih baik bila mendapat kesempatan kedua.
Show AllRatnaning Asih, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAgendaGrammy Awards adalah sebuah penghargaan yang diberikan oleh National Academy of Recording Arts and Sciences di Amerika Serikat.Lihat SelengkapnyaGrammy Awards
Mengenang Peabo Bryson dan 6 Lagu Ikonisnya, Termasuk yang Kerap Dinyanyikan di Pernikahan
Mendiang Peabo Bryson merilis banyak hits sepanjang kariernya. Berikut enam di antaranya.
OlehRatnaning AsihDiterbitkan 03 Juni 2026, 13:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPeabo Bryson pada 2007. (Jeff Gentner / Getty Images North America / Getty Images via AFP)
3. “If Ever You’re in My Arms Again” (1984)
“If ever you’re in my arms again. This time I’ll love you much better.”
Salah satu lagu solo Peabo Bryson yang melejit dan berhasil masuk top 10 di Billboard Hot 100. Liriknya berisi pengakuan dan rasa bersalah sang penyanyi yang menyepelekan perasaan sang kekasih, dan keinginan untuk berlaku lebih baik bila mendapat kesempatan kedua.
4. Tonight, I Celebrate My Love (1984)PerbesarPeabo Bryson pada 2016. (Teresa Kroeger / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
“Tonight I celebrate my love for you. It seems the natural thing to do.”
Lagu yang dinyanyikan bersama Roberta Flack ini kerap dinyanyikan di pesta pernikahan karena liriknya. Lagu ini sempat meraih posisi 16 di Billboard Hot 100, dan muncul di opera sabun kondang Amerika Serikat Days of Our Lives.
5. Can You Stop the Rain (1991)
“How can I go on? Baby, I’d be living on memories. Of you and me”
Lagu ballad yang meraih posisi 52 Billboard Hot 100 ini menggambarkan suasana hati sendu seseorang yang kehilangan sosok yang dicintainya. Hujan dan suasana mendung, menjadi metafora perasaan yang porak poranda ini.
6. By the Time This Night Is Over (1994)
“By the time this night is over. The stars are gonna shine on two lovers in love. And when the morning comes, it’s gonna find us together. In a love that’s just begun.”
Lagu yang meraih posisi 25 di US Billboard Hot 100 terbilang begitu istimewa. Pasalnya “By the Time This Night Is Over” mengawinkan vokal kuat Peabo Bryson dan liukan saksofon penuh emosi dari Kenny G. Lagu ini juga merupakan kolaborasi dari sejumlah penulis kondang, yakni Michael Bolton, Diane Warren, dan Andy Goldmark dan diproduseri oleh Walter Afanasieff dan David Foster.
Show AllRatnaning Asih, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAgendaGrammy Awards adalah sebuah penghargaan yang diberikan oleh National Academy of Recording Arts and Sciences di Amerika Serikat.Lihat SelengkapnyaGrammy Awards
Mengenang Peabo Bryson dan 6 Lagu Ikonisnya, Termasuk yang Kerap Dinyanyikan di Pernikahan
Mendiang Peabo Bryson merilis banyak hits sepanjang kariernya. Berikut enam di antaranya.
OlehRatnaning AsihDiterbitkan 03 Juni 2026, 13:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPeabo Bryson pada 2007. (Jeff Gentner / Getty Images North America / Getty Images via AFP)
Liputan6.com, Jakarta – Penyanyi legendaris Amerika Serikat, Robert Peapo Bryson atau yang lebih dikenal sebagai Peabo Bryson, telah berpulang pada usia 75 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa, 2 Juni 2026, di Marietta, Georgia, Amerika Serikat. Kepergiannya dikonfirmasi oleh pihak keluarga, yang menyatakan bahwa Peabo Bryson meninggal dengan tenang setelah mengalami serangan stroke.
Meski raganya tak lagi di dunia ini, tapi suara manis nan merdu mendiang tetap abadi di hati para penggemarnya. Apalagi jejak kariernya sangat panjang, lintas generasi dan meninggalkan jejak di berbagai belahan dunia.
Tahun 1983, ia merilis album duet dengan Roberta Flack bertajuk Born to Love, yang memuat lagu “Tonight I Celebrate My Love” yang mempopulerkan namanya. Popularitas Peabo Bryson kian meroket setelah membawakan lagu-lagu soundtrack film animasi Disney, yang membuahkan piala Grammy untuknya.
Untuk mengenang mendiang, mari simak kembali enam lagu ikonis yang dirilis oleh Peabo Bryson, dari banyaknya hits yang dirilis sang legenda.
1. Beauty and the Beast (1991)
“Tale as old as time. True as it can be. Barely even friends. Then somebody bends. Unexpectedly.”
Soundtrack dari film ikonis yang tak lekang oleh waktu ini, memberikan piala Grammy pertama untuk Peabo Bryson dan Celine Dion. “Mungkin salah satu duet yang memberi dorongan terbesar pada karierku di masa-masa awal adalah menyanyikan ‘Beauty And The Beast’ bersama Peabo Bryson,” kata Celine Dion, dilansir dari situs Grammy Awards.
2. A Whole New World (1992)Perbesar(Galih W. Satria/Bintang.com)
“A whole new world. A dazzling place I never knew. But when I’m way up here. It’s crystal clear. That now I’m in a whole new world with you.”
Setahun setelah “Beauty and the Beast”, Peabo Bryson kembali meraih Piala Grammy lewat “A Whole New World,”, soundtrack film animasi Disney, Aladdin. Menurut catatan Wikipedia yang melansir Billboard, lagu ini berhasil menggeser posisi lagu legendaris “I Will Always Love You” dari Whitney Houston dari posisi 1 tangga lagu US Billboard Hot 100.
3. “If Ever You’re in My Arms Again” (1984)
“If ever you’re in my arms again. This time I’ll love you much better.”
Salah satu lagu solo Peabo Bryson yang melejit dan berhasil masuk top 10 di Billboard Hot 100. Liriknya berisi pengakuan dan rasa bersalah sang penyanyi yang menyepelekan perasaan sang kekasih, dan keinginan untuk berlaku lebih baik bila mendapat kesempatan kedua.
4. Tonight, I Celebrate My Love (1984)PerbesarPeabo Bryson pada 2016. (Teresa Kroeger / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
“Tonight I celebrate my love for you. It seems the natural thing to do.”
Lagu yang dinyanyikan bersama Roberta Flack ini kerap dinyanyikan di pesta pernikahan karena liriknya. Lagu ini sempat meraih posisi 16 di Billboard Hot 100, dan muncul di opera sabun kondang Amerika Serikat Days of Our Lives.
5. Can You Stop the Rain (1991)
“How can I go on? Baby, I’d be living on memories. Of you and me”
Lagu ballad yang meraih posisi 52 Billboard Hot 100 ini menggambarkan suasana hati sendu seseorang yang kehilangan sosok yang dicintainya. Hujan dan suasana mendung, menjadi metafora perasaan yang porak poranda ini.
6. By the Time This Night Is Over (1994)
“By the time this night is over. The stars are gonna shine on two lovers in love. And when the morning comes, it’s gonna find us together. In a love that’s just begun.”
Lagu yang meraih posisi 25 di US Billboard Hot 100 terbilang begitu istimewa. Pasalnya “By the Time This Night Is Over” mengawinkan vokal kuat Peabo Bryson dan liukan saksofon penuh emosi dari Kenny G. Lagu ini juga merupakan kolaborasi dari sejumlah penulis kondang, yakni Michael Bolton, Diane Warren, dan Andy Goldmark dan diproduseri oleh Walter Afanasieff dan David Foster.
Show AllRatnaning Asih, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAgendaGrammy Awards adalah sebuah penghargaan yang diberikan oleh National Academy of Recording Arts and Sciences di Amerika Serikat.Lihat SelengkapnyaGrammy Awards






