Sekawan Limo 2: Gunung Klawih Temus 1 Juta Penonton dalam Seminggu

showbiz3 Dilihat

DermayuMagz.com – Film Indonesia terbaru karya Bayu Skak, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, berhasil menembus angka satu juta penonton hanya dalam waktu tujuh hari penayangannya di bioskop.

Pencapaian gemilang ini menjadikan film yang juga dibintangi Nadya Arina dan Benidictus Siregar tersebut sebagai film Indonesia ke-13 yang berhasil meraih sejuta penonton sepanjang tahun 2026.

Informasi mengenai jumlah penonton yang fantastis ini diumumkan secara resmi oleh pihak Starvision Plus melalui akun Instagram mereka pada Rabu, 3 Juni 2026. Pengumuman tersebut disertai dengan unggahan cuplikan video yang menampilkan adegan lucu dari karakter Cak Kartolo dalam film.

“Sampai hari ke-7 tayang, 1.037.805 penonton sudah ngawal @cakkartolochannel nyebut nama Andrew. Yuk kawal terus Dukun Kartolo di Sekawan Limo 2: Gunung Klawih,” tulis Starvision Plus dalam keterangan unggahannya.

Film ini tidak hanya mencapai target satu juta penonton, tetapi juga memimpin perolehan jumlah penonton harian pada Rabu kemarin dengan angka sekitar 70.000 penonton. Posisi kedua ditempati oleh film Badut Gendong dengan perolehan sekitar 40.000 penonton.

Menariknya lagi, enam film teratas dengan jumlah penonton harian terbanyak semuanya merupakan produksi dalam negeri. Film Children of Heaven yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo menempati peringkat ketiga. Disusul kemudian oleh film Tumbal Proyek, Suamiku Lukaku, dan Semua Akan Baik-Baik Saja.

Secara khusus, film Tumbal Proyek yang dibintangi oleh Kiesha Alvaro, Callista Arum, dan Karina Suwandi telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1,5 juta penonton. Film yang digarap oleh Jeropoint ini kini tercatat sebagai film Indonesia terlaris keenam di tahun 2026.

Performa Sekawan Limo 2: Gunung Klawih

Performa Sekawan Limo 2: Gunung Klawih terbilang impresif sejak hari pertama penayangannya pada 27 Mei 2026. Film ini berhasil menarik perhatian 212.000 penonton di hari pertama, menjadikannya film dengan jumlah penonton terbanyak pada hari pembukaan (opening day).

Produser dari Starvision Plus, Chand Parwez Servia, mengungkapkan bahwa jumlah penonton di hari pertama Sekawan Limo 2: Gunung Klawih bahkan dua kali lipat dibandingkan film pertamanya yang dirilis pada tahun 2024, yang kala itu meraih lebih dari 100.000 penonton.

“Ada hal yang sangat penting di film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, bahwa dalam hidup, kita tak boleh mengambil jalan pintas, akan ada konsekuensi dan resikonya. Ini film keluarga yang akan menghibur,” ujar Chand Parwez.

Ia menambahkan, “Terima kasih sudah menyambut karya terbaru (hasil kolaborasi rumah produksi) Starvision, Skak Studios dan Legacy Pictures dengan kegembiraan.”

Keramaian Orang

Bayu Skak sendiri sejak awal optimis bahwa Sekawan Limo 2: Gunung Klawih akan mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Indonesia. Keyakinannya terbukti benar, terbukti dari ramainya bioskop pada hari pertama penayangan.

“Keramaian orang yang nonton di Sekawan Limo pertama, tentu mereka penasaran dengan yang ada di film keduanya, di sini kami juga memberi hiburan dengan konflik cerita yang lebih dewasa,” tutur Bayu Skak.

Film ini melanjutkan kisah petualangan dan komedi yang menghibur, sambil menyampaikan pesan moral tentang konsekuensi dari setiap tindakan.

Film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih merupakan hasil kolaborasi antara Starvision, Skak Studios, dan Legacy Pictures.

Keberhasilan film ini menambah daftar panjang film Indonesia yang mampu menembus angka satu juta penonton, menunjukkan geliat positif industri perfilman Tanah Air.

Dengan performa yang solid di minggu pertama, diperkirakan jumlah penonton film ini akan terus bertambah di pekan-pekan mendatang.

Antusiasme penonton terhadap Sekawan Limo 2: Gunung Klawih menunjukkan bahwa film bergenre komedi keluarga masih memiliki daya tarik kuat di pasar perfilman Indonesia.

Film ini tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan pesan moral yang relevan bagi penonton dari berbagai kalangan usia.

Keterlibatan Bayu Skak sebagai sutradara dan pemain utama kembali terbukti mampu menarik perhatian publik.

Kisah yang disajikan dalam Sekawan Limo 2: Gunung Klawih dinilai mampu menghadirkan tawa sekaligus refleksi.

Antusiasme penonton dapat dilihat dari data perolehan penonton harian yang terus stabil.

Film ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antar rumah produksi dapat menghasilkan karya yang berkualitas dan diterima pasar.

Keberhasilan ini juga diharapkan dapat memotivasi para sineas lain untuk terus berkarya dan menghadirkan film-film berkualitas bagi penikmat sinema Indonesia.

Film Sekawan Limo 2: Gunung Klawih masih tayang di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia.