Nayla Purnama Total Berperan di Serial Di Luar Nurul, dari Bonceng Tiga hingga Riset Karakter Uni

showbiz5 Dilihat

DermayuMagz.com – Aktris muda Nayla Purnama menunjukkan dedikasi tinggi dalam memerankan karakternya, Kania, di serial terbaru berjudul Di Luar Nurul yang tayang di platform Vidio. Totalitasnya tidak hanya terlihat dalam pendalaman karakter, tetapi juga dalam berbagai persiapan unik yang dilakukan bersama tim produksi.

Nayla mengungkapkan bahwa memerankan Kania menjadi tantangan tersendiri baginya. Karakter ini memiliki nuansa yang berbeda dari peran remaja pada umumnya, meskipun sekilas terlihat dekat. Ada detail-detail halus yang membedakan Kania dan membuatnya diasosiasikan sebagai sosok “Nurul” dalam konteks serial tersebut.

Menurut Nayla, definisi “Nurul” sendiri masih cukup abu-abu. Hal ini yang membuat proses riset karakternya menjadi sangat menarik. Ia menikmati setiap diskusi yang dilakukan bersama tim untuk menghidupkan karakter Kania dengan segala keunikannya. Proses ini bahkan berlanjut hingga tahap syuting, di mana diskusi-diskusi kreatif terus mengalir.

Proses pendalaman karakter Kania tidak hanya sebatas diskusi. Nayla dan para pemain lain juga menjalani berbagai workshop untuk memastikan penampilan mereka terlihat natural dan sesuai dengan karakter yang dibangun. Salah satu momen yang paling berkesan baginya adalah saat workshop boncengan bertiga.

Meskipun sebagian besar pemain sudah terbiasa naik motor bertiga, menciptakan kesatuan yang terlihat nyata dan natural membutuhkan latihan. Momen ini menjadi pengalaman yang seru dan tak terlupakan bagi Nayla dan rekan-rekannya dalam membangun chemistry sebagai sebuah kelompok.

Selain itu, Nayla juga menceritakan kebiasaan unik yang dilakukan selama sesi reading skenario. Untuk semakin mendalami nuansa peran dan suasana serial, tim produksi menyediakan cemilan khas yang sering diasosiasikan dengan karakter “Nurul”.

Cemilan yang dimaksud adalah cimol dan makaroni pedas. Nayla mengaku bahwa cemilan ini selalu disajikan setiap kali mereka melakukan reading. Tujuannya adalah agar para pemain semakin merasakan dan menghayati karakter mereka, yang pada akhirnya akan tercermin dalam akting yang lebih otentik.

Kebiasaan ini menambah keseruan dan kedekatan di antara para pemain. Di balik tantangan memerankan karakter yang unik, suasana kerja yang menyenangkan dan penuh kreativitas membuat proses produksi serial Di Luar Nurul terasa begitu berharga bagi Nayla.

Serial Di Luar Nurul sendiri mengangkat tema yang sangat relevan dengan kehidupan remaja masa kini. Selain menyajikan dinamika persahabatan dan perjuangan meraih mimpi, serial ini juga mengeksplorasi hubungan romantis yang berkembang dari rasa benci menjadi cinta atau yang dikenal dengan istilah enemies to lovers.

Nayla optimis bahwa alur cerita ini akan sangat disukai oleh penonton. Ia berpendapat bahwa dinamika hubungan enemies to lovers selalu berhasil memikat hati penonton karena mampu menciptakan rasa gemas dan penasaran di setiap episodenya. Ia berharap serial ini dapat memberikan tontonan yang menghibur dan meninggalkan kesan positif bagi para pemirsanya.

Sementara itu, di berita lain, aktris Erin Wartia memberikan klarifikasi terkait kabar mengenai asisten rumah tangganya (ART) yang dikabarkan kabur. Erin menjelaskan bahwa situasi tersebut terjadi bukan karena masalah pekerjaan, melainkan karena tekanan dari keluarga ART itu sendiri agar segera pulang.

Erin Wartia menyatakan bahwa hubungan kerjanya dengan sang ART, yang bernama Nurul, berjalan baik-baik saja. Tidak ada permasalahan yang berarti di antara mereka. Namun, situasi mulai berubah ketika Nurul terus-menerus didesak oleh suaminya untuk segera kembali ke rumah.

Menurut Erin, desakan tersebut membuat Nurul tidak bisa fokus dalam bekerja. Keputusan untuk berhenti bekerja, kata Erin, bukanlah karena adanya paksaan dari dirinya untuk tidak mengizinkan ART pulang. Ia justru menghormati keputusan Nurul yang didasari oleh kondisi keluarganya.

Erin Wartia membantah keras tudingan bahwa ia tidak mengizinkan ART-nya pulang. Ia menjelaskan bahwa saat itu Nurul menyampaikan alasan orang tuanya sakit dan mendesak untuk segera pulang. Erin pun tidak bisa memaksakan kehendaknya untuk tetap membuat Nurul bekerja.

Lebih lanjut, Erin Wartia menegaskan bahwa ia memiliki bukti komunikasi yang menunjukkan bahwa hubungan kerja dengan pihak penyalur ART berjalan lancar. Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada ART lain yang bekerja di rumahnya, dan mereka berasal dari penyalur yang sama.

Klarifikasi ini disampaikan Erin Wartia tak lama setelah ia mengganti pengacaranya dari Sunan Kalijaga ke Misyal B. Achmad. Erin mengungkapkan alasan pergantian tersebut dikarenakan adanya sikap yang dianggap tidak profesional dari pihak Sunan Kalijaga.

Erin Wartia menjelaskan bahwa ia awalnya mempercayakan penanganan kasusnya kepada Sunan Kalijaga. Namun, di tengah proses, Sunan Kalijaga mendelegasikan kasus tersebut kepada pengacara lain yang belum disepakati oleh Erin. Hal ini yang membuatnya merasa proses tersebut tidak profesional.

Meskipun demikian, Erin Wartia menegaskan bahwa ia telah memenuhi seluruh kewajiban finansialnya kepada pengacara sebelumnya. Ia telah merekap dan melunasi semua biaya sesuai dengan kesepakatan. Erin hanya merasa kurang nyaman dengan adanya pendelegasian tugas secara tiba-tiba tanpa adanya komunikasi yang baik sebelumnya.

Erin Wartia berharap agar kedua belah pihak dapat menyelesaikan permasalahan ini secara baik-baik dan kondusif, tanpa perlu memperpanjang polemik yang dapat menimbulkan kesalahpahaman lebih lanjut. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang jelas dan profesional dalam setiap penanganan kasus.