DermayuMagz.com – Veda Ega Pratama mengalami peningkatan posisi yang signifikan dalam klasemen Moto3 2026 berkat kontroversi yang menjerat pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez.
Adrian Fernandez, yang merupakan adik dari pembalap MotoGP Raul Fernandez, dijatuhi hukuman diskualifikasi dari enam seri balapan awal musim 2026. Hukuman ini diberikan sebelum seri Moto3 Hungaria berlangsung.
Enam balapan yang harus dilewati Adrian Fernandez adalah Grand Prix Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalunya. Ia hanya tidak didiskualifikasi pada seri balapan di Italia.
Pembalap dengan nomor start 31 tersebut terbukti melakukan pelanggaran teknis serius terkait penggunaan mesin Moto3 2026. Menurut pengumuman resmi MotoGP, dua mesin yang digunakan Adrian Fernandez telah dibongkar tanpa izin dari pihak berwenang.
Tindakan ini dikategorikan sebagai manipulasi mesin yang tidak sah dan melanggar regulasi teknis Moto3 yang bertujuan menjaga keadilan persaingan antar pembalap.
Adrian Fernandez Kehilangan 77 Poin
Akibatnya, Adrian Fernandez harus kehilangan total 77 poin yang telah dikumpulkannya. Sebelumnya, ia mengoleksi 90 poin, namun kini hanya menyisakan 13 poin.
Angka yang hilang tersebut termasuk 70 poin dari hasil balapan, termasuk saat ia finis di posisi kedua pada Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans pada Minggu, 10 Mei 2026.
Penurunan poin ini membuat posisi Adrian Fernandez dalam klasemen sementara Moto3 2026 anjlok. Dari yang semula berada di peringkat ketiga, ia kini terlempar ke posisi ke-20.
Veda Ega Diuntungkan
Situasi ini secara otomatis menguntungkan banyak pembalap lain, termasuk Veda Ega Pratama. Pembalap kebanggaan Indonesia ini mendapatkan limpahan poin yang berharga.
Perolehan poin Veda Ega Pratama di Moto3 2026 meningkat pesat. Ia bahkan berhasil naik podium di seri Prancis, di mana ia finis di posisi keempat, tepat di belakang Adrian Fernandez.
Dengan adanya diskualifikasi Adrian Fernandez, posisi Veda Ega Pratama dalam klasemen pembalap Moto3 2026 pun terdongkrak naik. Ia kini menempati peringkat ketiga dengan total 71 poin.
Veda Ega Pratama kini hanya tertinggal 74 poin dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles, yang telah mengumpulkan 145 poin.
Banding Leopard Racing Ditolak
Setelah dijatuhkan sanksi, pihak Adrian Fernandez dan tim Leopard Racing segera mengajukan banding. Banding tersebut telah didengar oleh FIM Appeal Steward.
Namun, upaya banding tersebut tidak membuahkan hasil. FIM Appeal Steward menguatkan keputusan awal dari FIM MotoGP Steward dan menolak banding yang diajukan oleh Leopard Racing.
Meskipun demikian, tim Leopard Racing masih memiliki opsi untuk mengajukan banding lebih lanjut ke Mahkamah Banding Internasional (CAI) di hadapan pengadilan yang berwenang di Kanton Vaud, Swiss.






