Aktor James Handy dari Film Top Gun: Maverick Meninggal Akibat Luka Tusuk, Anak Kekasihnya Diduga Terlibat

showbiz2 Dilihat

DermayuMagz.com – Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air, di mana aktor senior James Handy ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan akibat penusukan. Insiden tragis ini terjadi di kediamannya di Los Angeles.

James Handy, yang dikenal lewat perannya dalam film-film besar seperti Logan dan Top Gun: Maverick, menjadi korban kekerasan pada Rabu pagi waktu setempat. Usianya saat itu menginjak 81 tahun.

Departemen Kepolisian Los Angeles menerima panggilan darurat 911 sekitar pukul 09.30. Yang mengejutkan, penelepon tersebut justru adalah pelaku penusukan, Michael Gledhill.

Gledhill diketahui adalah anak dari kekasih James Handy. Dalam laporannya ke polisi, ia mengaku telah membunuh seorang pria.

Petugas segera merespons laporan tersebut dan menuju lokasi kejadian. Di halaman depan rumah, James Handy ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri dan mengalami luka tusuk di bagian dada.

Tim medis segera memberikan pertolongan dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Sayangnya, nyawa sang aktor tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Situasi di sekitar kediaman James Handy langsung dipadati oleh aparat penegak hukum. Jalan-jalan di dekat lokasi kejadian sempat ditutup untuk memudahkan investigasi.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa Michael Gledhill, tersangka pelaku, juga sempat mendekati petugas dan mengakui perbuatannya.

Pria berusia 44 tahun tersebut kemudian ditangkap dan dibawa ke Penjara Van Nuys. Ia didakwa dengan satu tuduhan pembunuhan.

Pengadilan menetapkan uang jaminan bagi Michael Gledhill sebesar US$ 2 juta, yang setara dengan sekitar Rp 36 miliar.

Perwakilan James Handy, Pam Ellis-Evenas, membenarkan kabar duka ini. Ia menyampaikan pernyataan resmi yang mengkonfirmasi kematian sang aktor.

Pernyataan tersebut berbunyi, “Dengan penuh dukacita, saya memastikan bahwa pria yang diserang dan dibunuh pada hari Rabu di Tarzana adalah aktor James Handy.”

James Handy memiliki karir yang panjang di dunia akting, dimulai sejak era 1970-an. Ia telah membintangi berbagai judul televisi populer.

Beberapa di antaranya adalah Quantum Leap, Alias, Melrose Place, Beverly Hills 90210, NYPD Blue, The West Wing, dan The X-Files.

Tak hanya di layar kaca, Handy juga kerap tampil di layar lebar. Film-film yang pernah dibintanginya antara lain Jumanji, Unbreakable, dan Logan.

Penampilan terakhirnya di film adalah dalam Top Gun: Maverick yang dirilis pada tahun 2022.

Sementara itu, di sisi lain dunia hiburan Indonesia, aktris Ratu Sofya mengambil langkah hukum terkait dugaan pencemaran nama baik.

Ia mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk melaporkan dua orang yang diduga telah merusak reputasinya melalui sebuah konferensi pers.

Ratu Sofya merasa nama baiknya telah difitnah dan upaya mediasi yang telah dilakukan sebelumnya tidak mendapatkan respons positif.

“Maksud kedatangan saya hari ini mengenai video presscon kemarin yang isinya memfitnah saya, dan saya sudah berusaha untuk bermediasi tetapi tidak ada itikad baik dari mereka. Itulah mengapa saya hari ini membuat laporan,” ungkap Ratu Sofya di Polda Metro Jaya.

Tim kuasa hukum Ratu Sofya, Zion Natongam Tambunan, menyatakan bahwa laporan tersebut telah diterima dengan bukti permulaan yang cukup.

Laporan ini ditujukan kepada dua orang berinisial RA dan HA, dengan pasal yang dikenakan adalah pencemaran nama baik.

Zion secara tegas membantah tuduhan bahwa kliennya melakukan somasi kepada orang tuanya. Ia menekankan bahwa hal tersebut merupakan kebohongan besar.

“Di mana terlapor ini melakukan presscon itu tidak memiliki dasar dan legal standing yang menuduh klien kami ini melakukan perbuatan melawan hukum kepada orang tuanya, yang di mana dituduh ataupun disampaikan secara di muka umum melakukan somasi kepada orang tuanya. Sedangkan pelapor ini, klien kami ini, tidak pernah melakukan perbuatan itu dan tidak pernah juga memberikan somasi kepada orang tuanya terkait permasalahan itu,” jelas Zion.

Ratu Sofya sendiri menegaskan bahwa konflik yang terjadi murni berkaitan dengan urusan profesionalnya dengan pihak rumah produksi.

Ia tidak ingin masalah ini dikaitkan dengan urusan internal keluarganya yang dianggap tidak relevan dengan kasus yang sedang berjalan.

“Di sini tidak ada bersangkut-pautnya sama keluarga saya. Di sini murni saya berurusan dengan pihak PH,” tegas Ratu.

Kuasa hukum lainnya, Toguh Hutapea, menambahkan bahwa laporan ini bertujuan untuk melindungi martabat Ratu Sofya.

Ia juga mengimbau agar pihak-pihak terkait berhenti menyebarkan informasi bohong yang dapat merugikan kliennya.

“Kita sedang berproses hukum, hentikan segala apa fitnah ya segala berita-berita yang tidak benar itu ya. Kalau enggak kita mungkin akan proses ke depannya, kira-kira begitu ya,” ujar Toguh.