PLN Indonesia Power Incar Pasar Amerika Latin dan Karibia untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis8 Dilihat

DermayuMagz.com – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) tengah menjajaki peluang bisnis baru di kawasan Amerika Latin dan Karibia. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar bisnisnya secara global.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menyatakan bahwa kawasan Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi besar yang sejalan dengan agenda ekspansi dan pengembangan bisnis berkelanjutan perusahaan di kancah internasional.

Ia menambahkan bahwa PLN Indonesia Power tidak hanya ingin menjadi tulang punggung kelistrikan nasional, tetapi juga bertransformasi menjadi perusahaan energi yang memiliki daya saing global.

“PLN Indonesia Power terus memperluas peran dan kontribusinya tidak hanya sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, tetapi juga sebagai perusahaan energi yang memiliki daya saing global,” ujarnya, dikutip dari Antara, Minggu (7/6/2026).

Menurut Bernadus, kawasan Amerika Latin dan Karibia kaya akan potensi pengembangan energi bersih. Perusahaan siap menyumbangkan pengalaman, teknologi, dan kapabilitasnya untuk menciptakan nilai tambah bersama mitra internasional di wilayah tersebut.

Langkah ekspansi ini juga diharapkan dapat mendukung agenda diplomasi ekonomi Indonesia serta mempercepat transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Wakil Menteri Luar Negeri, Arief Havas Oegroseno, menekankan pentingnya penguatan kerja sama investasi di sektor energi antara Indonesia dan negara-negara di Amerika Latin serta Karibia. Ia melihat adanya situasi yang saling menguntungkan dari kolaborasi ini.

“Indonesia berkomitmen memperluas jejak investasi di sektor energi ke kawasan Amerika Latin, menyusul keberhasilan kerja sama yang telah berjalan di Timur Tengah dan Afrika. Ini adalah situasi yang saling menguntungkan, di mana Indonesia siap menjadi pintu masuk strategis (staging ground) bagi bisnis Anda untuk menembus pasar Asia, begitu pula sebaliknya,” ujar Arief.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power, Julita Indah, mengungkapkan kesiapan perusahaan untuk menangkap peluang investasi dan kerja sama konkret di kawasan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa PLN Indonesia Power memiliki kapabilitas manajemen pembangkit listrik yang komprehensif, dengan total kapasitas mencapai 22,1 GW. Pengalaman ini mencakup pengembangan berbagai proyek energi baru terbarukan dan solusi energi berkelanjutan.

Julita menambahkan bahwa pengalaman dan kapabilitas perusahaan dalam pengembangan energi bersih menjadi modal penting untuk memperluas penetrasi di pasar energi hijau global.

“PLN Indonesia Power, melalui anak usaha kami PLN IP Renewables, berkomitmen untuk memperluas jejak energi bersih kami ke kawasan Amerika Latin dan Karibia. Dengan dukungan radiasi matahari yang tinggi di kawasan tersebut, kami sangat tertarik untuk mengeksplorasi proyek solar PV berskala besar,” ujarnya.

Selain potensi energi surya, PLN IP juga melihat peluang signifikan dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga minihidro. Perusahaan siap memanfaatkan keunggulan teknologi turbin yang andal yang dimiliki.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk studi kelayakan bersama, kemitraan operasional, hingga skema pendanaan strategis,” terangnya.

Dengan rekam jejak, kapabilitas, dan pengalaman yang dimiliki, Julita menegaskan bahwa PLN Indonesia Power siap membangun kemitraan strategis yang dapat memberikan nilai tambah bagi semua pihak. Kemitraan ini juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri energi global menjadi lebih hijau, andal, dan berkelanjutan.