Kylian Mbappe Ungkap Trauma Bikin Enggan Tonton Ulang Final Piala Dunia 2022

bola2 Dilihat

DermayuMagz.com – Bintang Timnas Prancis, Kylian Mbappe, mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan mengenai perasaannya terhadap final Piala Dunia 2022. Ia mengaku belum pernah sekalipun menonton ulang pertandingan krusial tersebut sejak kekalahan dramatis yang dialami Prancis dari Argentina.

Meskipun berhasil mencetak hat-trick dalam laga yang sangat menegangkan tersebut, Mbappe mengakui bahwa kekalahan itu masih menyisakan luka mendalam. Pengalaman pahit tersebut membuatnya enggan untuk kembali menyaksikan momen-momen dalam pertandingan final yang penuh dengan emosi.

Final Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar menyajikan tontonan sepak bola kelas dunia. Prancis dan Argentina saling bertarung sengit hingga skor imbang 3-3 di akhir perpanjangan waktu. Namun, keberuntungan belum berpihak pada Prancis yang akhirnya harus mengakui keunggulan Argentina melalui adu penalti dengan skor 4-2.

Kekalahan ini tampaknya meninggalkan bekas yang kuat di benak Mbappe. Meskipun performanya secara individu sangat gemilang, hasil akhir yang tidak memuaskan timnya tetap menjadi sumber kekecewaan yang sulit untuk dilupakan.

Pada usia 23 tahun, Mbappe telah mencatatkan sejarah sebagai pemain termuda yang bermain di dua final Piala Dunia. Ia juga menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencetak tiga gol dalam satu pertandingan final, sebuah pencapaian luar biasa meskipun harus berakhir dengan kekalahan.

Berkat penampilan heroiknya, Mbappe berhasil menyabet penghargaan Sepatu Emas Piala Dunia 2022 sebagai pencetak gol terbanyak. Namun, penghargaan individu tersebut terasa hampa baginya karena tidak mampu membawa Prancis mempertahankan gelar juara dunia.

Dalam sebuah wawancara, Mbappe secara terbuka menyampaikan alasannya tidak ingin menonton ulang laga final tersebut. Ia merasa bahwa melihat kembali momen kekalahan itu dapat membuka kembali luka lama dan membangkitkan kembali perasaan pahit yang ingin ia lupakan.

“Apakah saya pernah menonton pertandingan itu lagi sejak saat itu? Tidak pernah! Saya pikir jika saya melakukannya, itu mungkin akan membangkitkan beberapa setan lama,” ujar Mbappe dengan tegas.

Meskipun demikian, Mbappe tidak bisa memungkiri bahwa pertandingan final Piala Dunia 2022 tersebut merupakan salah satu laga paling monumental dalam sejarah sepak bola. Pertandingan itu menjadi saksi bisu perjuangan Lionel Messi untuk meraih trofi Piala Dunia pertamanya, sekaligus menjadi upaya terakhir Prancis untuk mempertahankan gelar juara.

Ia mengakui bahwa duel tersebut menyajikan drama, emosi, dan perubahan situasi yang luar biasa, menjadikannya tontonan yang sangat menghibur bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Namun, bagi dirinya pribadi, akhir dari pertandingan tersebut melalui adu penalti adalah cara yang paling kejam untuk menentukan seorang pemenang.

Mbappe juga mengungkapkan bahwa pertandingan final tersebut memiliki makna sejarah yang sangat besar, terlepas dari hasil akhirnya. Laga itu menjadi salah satu panggung terbesar dalam karier banyak pemain, termasuk dirinya dan Lionel Messi.

Ia menambahkan, “Itu adalah Piala Dunia pertama Lionel Messi atau gelar juara beruntun untuk Prancis, sehingga pertandingan itu bersejarah apa pun hasilnya.”

Terlepas dari kekecewaan yang dirasakannya, performa Mbappe di final Piala Dunia 2022 patut diacungi jempol. Ia berhasil menyamakan kedudukan dua kali untuk Prancis dalam waktu singkat, menunjukkan ketangguhan dan determinasi luar biasa.

Gol penyeimbang yang ia cetak pada menit ke-81 bahkan tercatat sebagai sepakan tercepat di sepanjang kompetisi tersebut, dengan kecepatan mencapai 123,34 kilometer per jam. Ia juga kembali mencetak gol melalui tendangan penalti di babak perpanjangan waktu, menyamai rekor legendaris Geoff Hurst.

Dengan total lima gol di pertandingan final Piala Dunia sepanjang kariernya, Mbappe kini memegang status sebagai top skor sepanjang masa untuk laga final turnamen tersebut. Namun, rekor-rekor gemilang ini tampaknya belum cukup untuk menutupi rasa kecewa atas kegagalan Prancis mempertahankan gelar juara dunia.

Menjelang gelaran Piala Dunia 2026, Mbappe terlihat lebih fokus pada masa depan dan tantangan baru yang akan datang. Keputusannya untuk tidak menonton ulang final 2022 menunjukkan bahwa ia telah belajar dari pengalaman pahit tersebut dan siap untuk bangkit kembali dengan kekuatan yang lebih besar.