Duo Anggrek Luncurkan Lagu Baru, “Aman Aja (Sah!)” sebagai Kode Ajak Pasangan ke KUA

showbiz7 Dilihat

DermayuMagz.com – Duo Anggrek, grup vokal yang terdiri dari Devay dan Putri, kembali meramaikan belantika musik Indonesia dengan merilis single terbaru mereka yang bertajuk “Aman Aja (Sah!).” Karya ini menandai langkah Duo Anggrek dalam mengeksplorasi genre Hipdut atau Hip-hop Dangdut, sebuah aliran musik yang kini tengah digemari dan mendominasi tangga lagu Tanah Air.

Transformasi ini dilakukan Duo Anggrek sebagai upaya untuk tetap relevan dan mendekati selera musik generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial. Melalui single ini, mereka ingin menunjukkan kesiapan untuk beradaptasi dengan tren musik yang terus berkembang.

“Kita siap comeback dengan single terbaru berjudul ‘Aman Aja (Sah!)’. Di bawah naungan Nagaswara, single ini jadi ajang pembuktian transformasi Duo Anggrek yang tampil jauh lebih modern dan fresh,” ujar Devay dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta pada tanggal 9 Juni 2026.

Devay menambahkan bahwa eksplorasi genre Hipdut merupakan strategi mereka untuk menyajikan musik yang lebih segar dan sesuai dengan kegemaran anak muda zaman sekarang. Perpaduan antara ketukan musik modern dengan sentuhan dangdut diharapkan mampu menarik perhatian pendengar.

“Hasilnya single yang lebih modern sesuai kesukaan Gen Z masa kini yang super catchy, energetik, dan dijamin bikin siapa saja yang mendengar pengin langsung joget,” timpal Putri.

Secara lirik, “Aman Aja (Sah!)” membawa pesan yang cukup berani dan relevan bagi pasangan kekasih yang berada dalam tahap serius hubungan. Lagu ini secara tersirat mengajak pasangan untuk segera meresmikan ikatan mereka ke jenjang yang lebih sakral, yakni pernikahan.

Duo Anggrek menyadari bahwa banyak anak muda yang mungkin merasa sungkan atau ragu untuk membicarakan pernikahan secara terbuka. Oleh karena itu, mereka menciptakan lagu ini sebagai jembatan untuk memecah kebuntuan tersebut.

“Cocok banget buat Gen Z dan milenial yang lagi di fase bucin tapi gengsi mau bilang langsung,” imbuh Devay, menjelaskan target pendengar utama lagu ini.

Unsur komedi dan gaya interaksi yang kerap terlihat di media sosial turut menjadi inspirasi dalam penulisan lirik lagu ini. Duo Anggrek berusaha menciptakan lirik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga terasa dekat dan membumi bagi pendengarnya.

Penggunaan rima yang cerdas dan pemilihan kata yang tepat membuat lagu “Aman Aja (Sah!)” mudah dicerna dan diingat. Hal ini diharapkan dapat mendorong lagu ini menjadi tren baru di kalangan anak muda, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam konten-konten kreatif di media sosial.

Duo Anggrek membayangkan para penggemar akan membuat berbagai macam konten menarik dengan lagu ini sebagai latar. Mereka optimis bahwa “Aman Aja (Sah!)” memiliki potensi besar untuk menjadi viral dan menduduki puncak tangga lagu.

Melalui rilisan terbarunya ini, Duo Anggrek sekali lagi menegaskan komitmen mereka untuk terus berinovasi dalam dunia musik. Mereka ingin membuktikan bahwa mereka mampu mengikuti perkembangan zaman dan tetap relevan di hati para pendengar, terutama generasi muda yang dinamis.

Lagu “Aman Aja (Sah!)” sudah dapat dinikmati di seluruh platform digital streaming sejak tanggal 5 Juni 2026. Para pendengar dapat mendengarkan dan merasakan nuansa baru dari Duo Anggrek yang lebih modern dan penuh semangat.

DermayuMagz.com – Presenter kenamaan Anwar Sanjaya, yang akrab disapa Anwar BAB, telah memenuhi panggilan dari pihak kepolisian terkait kasus dugaan penipuan yang melibatkan Hanania Group. Ia mendatangi Markas Polda Metro Jaya pada hari Rabu, 10 Juni 2026, untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

Anwar BAB menyatakan bahwa kehadirannya adalah bentuk penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Ia ingin menunjukkan sikap kooperatifnya dalam membantu pihak kepolisian untuk mengungkap kebenaran terkait kasus biro perjalanan tersebut.

“Kemarin maaf aku belum bisa kasih keterangan karena aku juga tidak mau melangkahi dari kepolisian. Dan alhamdulillah aku beserta tim dari manajemen hari ini datang untuk memenuhi panggilan dari Kepolisian Indonesia,” ujar Anwar BAB kepada awak media di Polda Metro Jaya.

Selama menjalani pemeriksaan, Anwar BAB mengaku dicecar berbagai pertanyaan oleh penyidik mengenai hubungannya dengan Hanania Group. Ia dengan jujur dan sadar memberikan semua informasi yang diminta.

“Alhamdulillah aku secara sadar, kooperatif untuk menerima panggilan kepolisian dan juga aku turut serta membantu kepolisian memulihkan keadilan untuk para jemaah, ya, jemaah yang gagal berangkat,” jelasnya.

Salah satu poin penting yang ingin diklarifikasi oleh Anwar BAB adalah kesalahpahaman publik mengenai statusnya dengan Hanania Group. Ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah brand ambassador atau duta resmi dari travel tersebut.

“Dan saya ingin menekankan Anwar BAB, Anwar Sanjaya, bukan brand ambassador. Saya seperti teman-teman lainnya yang memang kita hanya barter konten, kita tidak mendapatkan apa-apa, tidak ada kucuran aliran dana apa pun dari Hanania. Mudah-mudahan dengan bicaranya Anwar ini bisa mewakili pertanyaan masyarakat,” tegas Anwar BAB.

Anwar BAB menjelaskan lebih lanjut mengenai mekanisme kerja sama yang ia jalani dengan Hanania Group. Ia memaparkan bahwa kerja sama tersebut bersifat barter, di mana ia tidak menerima bayaran dalam bentuk uang tunai.

“Dan mungkin yang bertanya-tanya bentuk kerja samanya seperti apa, saya ditawarkan bentuk kerja sama dengan Hanania adalah barter. Jadi saya berangkat tidak mendapatkan uang, hanya mendapat uang saku selama perjalanan di sana,” terang Anwar BAB.

Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap nasib para jemaah yang menjadi korban penipuan Hanania Group, Anwar BAB mengambil keputusan besar. Ia dengan sadar menyerahkan seluruh uang saku yang telah diterimanya kepada pihak kepolisian.

“Hari ini dengan sadar, dengan prihatin terhadap situasi yang terjadi, uang saku yang sudah saya terima sudah saya serahkan kepada pihak kepolisian guna memulihkan, insyaallah, memulihkan jemaah-jemaah yang terdampak yang tidak bisa berangkat umrah,” tuturnya dengan nada prihatin.

Ketika ditanya mengenai jumlah pasti uang saku yang dikembalikan, Anwar BAB memilih untuk tidak merinci nominalnya. Ia menyerahkan sepenuhnya detail tersebut kepada pihak kepolisian yang sedang menangani kasus ini.

“Kalau uang sakunya, itu bukan kapasitas aku untuk menyebutkan nominal, tapi aku sudah menyerahkan seluruhnya kepada pihak polisi. Jadi nanti teman-teman media ya bisa langsung tanya ke penyidik yang ada di dalam, karena bukan hak aku juga ya seperti itu,” tutup Anwar BAB.