Duel Ulang Pacquiao vs Mayweather Ditangguhkan Tanpa Batas Waktu

bola8 Dilihat

DermayuMagz.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia tinju kelas dunia. Pertandingan ulang yang sangat dinanti antara dua ikon olahraga, Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather Jr., dipastikan ditunda tanpa batas waktu. Keputusan ini, yang diumumkan oleh pihak Pacquiao pada Jumat, 26 Juni 2026, menandai jeda dramatis dalam potensi duel yang telah lama dibicarakan oleh para penggemar tinju di seluruh dunia.

Penundaan ini bukan tanpa alasan kuat. Terdapat serangkaian persoalan pelik yang membayangi rencana duel kedua ini, mulai dari masalah hukum yang kompleks, bentrokan jadwal yang tidak dapat dihindari, hingga isu finansial yang cukup serius. Semua faktor ini bersatu padu menciptakan ketidakpastian yang akhirnya berujung pada penundaan tanpa kepastian kapan akan dilaksanakan kembali.

Awalnya, pertarungan ulangan ini dijadwalkan untuk disiarkan secara eksklusif oleh Netflix pada bulan September 2026. Lokasi yang dipilih pun tak kalah prestisius, yaitu The Sphere di Las Vegas, sebuah arena yang dikenal dengan teknologi visualnya yang canggih. Pihak Pacquiao sendiri sebelumnya telah menegaskan bahwa duel ini akan menjadi pertandingan profesional yang sesungguhnya, bahkan berpotensi untuk menantang rekor tak terkalahkan milik Floyd Mayweather Jr. yang mencatatkan 50 kemenangan tanpa kekalahan (50-0).

Namun, narasi ini sempat sedikit bergeser ketika Mayweather Jr. sempat mengisyaratkan bahwa pertarungan tersebut akan bersifat ekshibisi. Perbedaan pandangan ini menjadi salah satu awal dari kerumitan yang kemudian muncul.

Sebagai pengingat, pertemuan pertama kedua petinju legendaris ini pada tanggal 2 Mei 2015, yang kala itu dijuluki sebagai “Fight of the Century” atau “Battle for Greatness”, berakhir dengan kemenangan angka mutlak untuk Floyd Mayweather Jr. di MGM Grand Garden Arena. Pertarungan tersebut tidak hanya mencetak sejarah dalam dunia tinju, tetapi juga memecahkan rekor pendapatan dari sistem bayar-per-tayang (pay-per-view) dengan total 4,6 juta pembelian. Acara ini berhasil meraup pendapatan lebih dari $600 juta, menjadikannya salah satu acara tinju paling menguntungkan sepanjang masa. Meskipun demikian, banyak pengamat dan penonton yang merasa pertarungan tersebut kurang memuaskan secara kualitas, tidak sesuai dengan ekspektasi besar yang telah dibangun.

Penundaan Tanpa Batas Waktu Diumumkan

Secara resmi, tim Manny Pacquiao mengumumkan penundaan duel ulang melawan Floyd Mayweather Jr. pada Jumat, 26 Juni 2026. Pengumuman ini tidak disertai dengan jadwal pengganti, menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi cukup serius dan membutuhkan waktu untuk diselesaikan.

Salah satu pemicu utama penundaan ini adalah adanya gugatan hukum yang diajukan oleh CSI Sports Events terhadap Mayweather Jr. Perusahaan promosi tersebut menuding Mayweather melanggar perjanjian eksklusif yang telah disepakati. Perjanjian tersebut mencakup hak promosi untuk pertandingan ulang antara Pacquiao dan juga untuk laga ekshibisi yang direncanakan melawan Mike Tyson.

Dalam gugatannya, CSI Sports Events mengklaim bahwa mereka telah melakukan pembayaran kepada Mayweather Jr. senilai setidaknya $4,65 juta untuk mendapatkan hak eksklusif tersebut. Lebih lanjut, gugatan tersebut juga menyebutkan bahwa Mayweather Jr. telah mengingkari kesepakatan dengan mencoba menggelar pertarungan ekshibisi terpisah melawan Mike Zambidis di Yunani.

Akibat gugatan ini, sebuah perintah darurat telah dikeluarkan oleh pengadilan yang melarang dilaksanakannya pertarungan antara Mayweather Jr. dan Zambidis. Pertarungan tersebut seharusnya dijadwalkan berlangsung di Athena, Yunani, pada 27 Juni 2026. Situasi hukum yang rumit ini secara langsung berdampak pada kemampuan Mayweather Jr. untuk bertanding, termasuk kemungkinan untuk menghadapi Pacquiao dalam duel ulang.

Masalah Hukum dan Finansial Melilit Kubu Mayweather

Selain masalah hukum yang melibatkan CSI Sports Events, kubu Mayweather Jr. juga dilaporkan menghadapi “kemacetan finansial” serta adanya perselisihan terkait pembayaran di muka yang seharusnya diterima. Hal ini menambah kompleksitas situasi yang tengah dihadapi oleh petinju yang dijuluki “Money” tersebut.

Lebih lanjut, Floyd Mayweather Jr. sendiri tengah menghadapi dua tuduhan pidana di Nevada. Tuduhan tersebut berkaitan dengan dugaan penggunaan cek kosong untuk melakukan pembelian jam tangan mewah dengan nilai lebih dari $200.000. Kasus hukum pribadi ini tentu saja tidak membantu memulihkan citra dan kredibilitasnya di mata publik dan mitra bisnis.

Konflik penjadwalan juga menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan. Floyd Mayweather Jr. memiliki jadwal yang cukup padat pada tahun 2026. Selain rencana pertarungan ulang melawan Pacquiao, ia juga dijadwalkan untuk melakukan laga ekshibisi melawan Mike Tyson dan juga Mike Zambidis. Adanya tumpang tindih dalam jadwal ini menjadi masalah besar.

Prioritas untuk menjadwalkan ulang pertarungan ekshibisi melawan Mike Tyson, yang rencananya akan digelar pada 12 September 2026, secara efektif telah menyingkirkan kemungkinan duel ulang melawan Pacquiao dari kalender terdekat. Ini menunjukkan betapa rumitnya pengaturan jadwal ketika melibatkan beberapa pihak dengan kepentingan yang berbeda.

Dengan penundaan tanpa batas waktu ini, para penggemar tinju harus menahan diri untuk menyaksikan kembali pertarungan epik antara Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather Jr. Masa depan duel ini kini sepenuhnya bergantung pada bagaimana pihak-pihak yang terlibat dapat menyelesaikan berbagai masalah hukum, finansial, dan penjadwalan yang menghadang.