DermayuMagz.com – Langkah Jepang di Piala Dunia 2026 harus terhenti di babak 32 besar setelah takluk dari Brasil. Kekalahan Samurai Biru ini semakin memperburuk rapor wakil Asia di turnamen akbar tersebut, menyisakan hanya satu wakil di babak gugur.
Pertandingan yang digelar di Houston Stadium pada Selasa (30/6/2026) dini hari WIB tersebut menampilkan duel sengit antara Jepang dan Brasil. Meski sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Kaishu Sano pada menit ke-29, Jepang akhirnya harus mengakui keunggulan Brasil berkat gol Casemiro (’56) dan Gabriel Martinelli (’90+6).
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi sepak bola Asia. Dari total enam wakil yang berlaga di Piala Dunia 2026, hanya Australia yang berhasil melangkah ke babak gugur. Socceroos dijadwalkan akan menghadapi Mesir pada Sabtu (4/6/2026) mendatang.
Nasib wakil Asia lainnya tidak semulus Australia. Iran dan Korea Selatan tersingkir di fase grup. Sementara itu, Irak, Yordania, Qatar, Arab Saudi, dan Uzbekistan bahkan tidak mampu beranjak dari dasar klasemen grup masing-masing.
Kontras dengan wakil Asia, negara-negara dari benua Afrika justru menunjukkan performa yang impresif. Aljazair, Tanjung Verde, Republik Demokratik Kongo, Mesir, Ghana, Pantai Gading, Maroko, Senegal, dan Afrika Selatan berhasil menembus fase gugur. Hanya Tunisia yang gagal mencapai babak ini.
Jalannya Pertandingan Brasil vs Jepang
Pertandingan antara Brasil dan Jepang sejak awal didominasi oleh tim Samba. Brasil tampil agresif dan terus menekan pertahanan Jepang, menciptakan sejumlah peluang melalui pemain seperti Matheus Cunha dan Lucas Paqueta. Namun, solidnya lini pertahanan Jepang dan ketangguhan kiper Zion Suzuki membuat skor tetap imbang.
Di tengah dominasi Brasil, Jepang berhasil mencuri momentum di menit ke-29. Kaishu Sano sukses merebut bola di lini tengah dan melakukan penetrasi solo run. Dengan tendangan keras dari luar kotak penalti, Sano berhasil merobek jala gawang Alisson Becker, membawa Jepang unggul 1-0.
Gol tersebut memberikan suntikan semangat bagi Jepang untuk memperkuat pertahanannya. Brasil yang tertinggal terus berupaya menyamakan kedudukan, namun hingga babak pertama usai, skor 1-0 untuk keunggulan Jepang tetap bertahan.
Babak Kedua: Comeback Brasil
Memasuki babak kedua, Brasil melakukan perubahan taktik dengan memasukkan striker muda Endrick menggantikan Lucas Paqueta yang mengalami cedera. Kehadiran Endrick memberikan dimensi baru dalam serangan Brasil, yang semakin gencar menekan pertahanan Jepang.
Brasil nyaris menyamakan kedudukan melalui tandukan Casemiro yang berhasil diblok oleh Takehiro Tomiyasu di garis gawang. Namun, tekanan Brasil akhirnya berbuah manis di menit ke-56. Casemiro berhasil mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Jepang.
Brasil hampir berbalik unggul ketika Vinicius Jr melakukan aksi individu brilian yang sayangnya hanya membentur tiang gawang. Meski terus mendominasi penguasaan bola dan menyerang, Brasil kesulitan untuk mencetak gol kedua.
Laga tampaknya akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Namun, di menit-menit akhir injury time, Gabriel Martinelli berhasil mencetak gol kemenangan untuk Brasil, memastikan Selecao melaju ke babak selanjutnya dan mengubur mimpi Jepang di Piala Dunia 2026.
“Kekalahan ini memang mengecewakan. Kami sudah berjuang keras, namun Brasil adalah tim yang sangat kuat. Kami harus belajar dari pengalaman ini dan kembali lebih kuat di masa depan,” ujar salah satu pemain Jepang setelah pertandingan.
Perjalanan Jepang di Piala Dunia 2026 berakhir tragis, sementara Brasil terus melaju dengan ambisi meraih gelar juara dunia keenam mereka.






