Meksiko Sempurna di Kualifikasi Piala Dunia 2026

bola6 Dilihat

DermayuMagz.com – Meksiko berhasil melanjutkan tren positifnya di Piala Dunia 2026 dengan mengukir empat kemenangan beruntun. Terkini, El Tri menaklukkan Ekuador dengan skor 2-0 pada babak 32 besar, memastikan langkah mereka ke babak 16 besar.

Gol-gol kemenangan Meksiko dicetak pada babak pertama oleh Julian Quinones dan Raul Jimenez. Kemenangan ini tidak hanya mengantar Meksiko melaju, tetapi juga mencatatkan sejarah baru bagi tim nasional negara tersebut.

Di babak 16 besar, Meksiko akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Inggris dan Republik Demokratik Kongo. Sementara itu, Ekuador harus mengakhiri perjalanannya di turnamen ini, ditambah lagi mereka bermain dengan sepuluh orang setelah Piero Hincapie menerima kartu merah pada menit akhir pertandingan.

Empat Laga, Empat Kemenangan Beruntun

Perjalanan Meksiko di Piala Dunia 2026 sejauh ini memang luar biasa. Sejak fase grup, El Tri belum pernah tersandung. Mereka berhasil mengumpulkan empat kemenangan dari empat pertandingan yang telah dilakoni.

Rangkaian kemenangan tersebut diawali dengan skor 2-0 melawan Afrika Selatan, dilanjutkan dengan kemenangan tipis 1-0 atas Korea Selatan. Di pertandingan ketiga, Meksiko menunjukkan ketajamannya dengan membantai Ceko 3-0, sebelum akhirnya menaklukkan Ekuador 2-0 di babak 32 besar.

Catatan empat kemenangan beruntun ini menjadi yang pertama dalam sejarah partisipasi Meksiko di Piala Dunia. Lebih impresif lagi, empat kemenangan tersebut diraih tanpa sekalipun kebobolan alias empat clean sheet berturut-turut.

Rekor Bersejarah El Tri

Kemenangan atas Ekuador bukan hanya sekadar melaju ke babak berikutnya. Pertandingan ini juga mengukir rekor penting bagi sepak bola Meksiko.

Untuk pertama kalinya sejak menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 1986, Meksiko berhasil memenangi pertandingan di fase gugur. Ini menandakan kembalinya El Tri sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan di fase krusial turnamen.

Selain itu, Meksiko kembali menunjukkan dominasinya saat bermain di kandang sendiri, Mexico City. Sejak tahun 2013, mereka belum pernah menelan kekalahan dalam pertandingan kompetitif di stadion tersebut. Keunggulan bermain di hadapan pendukung sendiri tampaknya menjadi faktor penting.

Meksiko juga menyamai rekor Italia pada Piala Dunia 1990 sebagai satu-satunya tim tuan rumah yang mampu memenangi empat pertandingan pembuka turnamen. Dengan empat kemenangan tanpa kebobolan, Meksiko menjadi tim keempat dalam sejarah Piala Dunia yang mencapai prestasi serupa.

DermayuMagz.com – Indonesia kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah internasional melalui cabang olahraga elektronik (esports). Tim eFootball Indonesia, yang diwakili oleh Rizky Faidan (RRQ) dan Denis Bernard (ONIC), berhasil menjuarai eFootball China Invitational 2026.

Kemenangan ini diraih setelah mengalahkan tim kuat Jepang dalam partai grand final yang berlangsung sengit di China pada 27-28 Juni 2026. Kedua atlet berprestasi ini diberangkatkan oleh Indonesia Football e-League (IFeL) untuk mewakili Merah Putih dalam turnamen bergengsi yang hanya mengundang negara-negara dengan performa terbaik di dunia.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas esports Indonesia. eFootball China Invitational 2026 sendiri merupakan ajang yang sangat eksklusif, hanya mengundang negara-negara yang mampu menempatkan atletnya di posisi empat besar dunia pada musim sebelumnya. Selain Indonesia, turnamen ini juga diikuti oleh tuan rumah China, Jepang, Italia, Brasil, Thailand, dan Hong Kong.

Jadi Modal Penting Menuju World Finals

Perjalanan Rizky Faidan dan Denis Bernard menuju podium juara tidaklah mudah. Di fase grup, mereka memulai dengan kemenangan meyakinkan atas tuan rumah China dengan skor 7-4. Semangat juang mereka terus membara saat mengalahkan Italia dengan skor ketat 4-3.

Meskipun sempat mengalami kekalahan 5-7 dari Jepang pada laga terakhir fase grup, Indonesia tetap berhasil melangkah ke babak gugur berkat performa solid mereka di pertandingan sebelumnya. Momentum positif kembali diraih di babak semifinal, di mana Indonesia berhasil menyingkirkan raksasa Amerika Latin, Brasil, dengan skor 3-1.

Kemenangan dramatis di semifinal ini membuka jalan mereka menuju grand final. Di partai puncak, Indonesia kembali berhadapan dengan Jepang, tim yang sempat mengalahkan mereka di fase grup. Kali ini, Rizky dan Denis berhasil membalas kekalahan dengan skor tipis 4-3, mengamankan gelar juara untuk Indonesia.

CEO IFeL, Putra Sutopo, menyatakan kebahagiaannya atas pencapaian ini. Ia menyoroti bahwa kemenangan di China menjadi bekal berharga bagi atletnya, terutama Rizky Faidan, yang akan kembali mewakili Indonesia di ajang World Finals bulan depan. “Prestasi ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu berbicara di kancah internasional,” ujar Putra.

Perkuat Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Gelar juara eFootball China Invitational 2026 ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan dalam kompetisi eFootball global.

Prestasi ini juga menambah daftar panjang kesuksesan atlet-atlet binaan IFeL di berbagai turnamen internasional. Hal ini menjadi bukti komitmen IFeL dalam membangun ekosistem esports yang kompetitif dan berkelanjutan, serta kemampuannya dalam mempersiapkan atlet untuk bersaing di level tertinggi.

Dengan kepercayaan diri yang kian meningkat berkat kemenangan ini, tim nasional eFootball Indonesia kini siap menghadapi tantangan berikutnya, termasuk World Finals yang akan menjadi ajang pembuktian lebih lanjut bagi Rizky Faidan dan para talenta esports Indonesia lainnya.