DermayuMagz.com – Dunia hiburan Korea Selatan kembali diramaikan dengan kabar terbaru dari industri drama. Hyunsuk, anggota grup idola CIX, dipastikan akan tampil dalam musim kedua drama populer ‘STUDY GROUP’. Kabar ini disambut antusias oleh para penggemar yang menantikan aksi panggung idolanya di layar kaca.
Kehadiran Hyunsuk dalam ‘STUDY GROUP 2’ bukan sekadar sebagai cameo, melainkan akan memerankan karakter sentral. Ia didapuk untuk menghidupkan sosok Ji Young Hyun, karakter yang digambarkan sebagai antagonis utama dalam adaptasi webtoon populer ini.
Peran ini menjadi sebuah tantangan menarik bagi Hyunsuk, mengingat Ji Young Hyun dikenal sebagai salah satu karakter paling berbahaya dan kompleks dalam cerita. Penggemar menantikan bagaimana Hyunsuk akan bertransformasi menjadi sosok penjahat yang memikat.
Proses syuting drama ini sendiri dilaporkan sedang berjalan. Kemunculan Hyunsuk diharapkan dapat menambah keseruan dan daya tarik bagi penonton setia ‘STUDY GROUP’ yang telah menanti kelanjutan kisah yang penuh aksi dan drama ini.
TVING Konfirmasi Hyunsuk Bergabung di STUDY GROUP 2
Kabar mengenai keterlibatan Hyunsuk dalam ‘STUDY GROUP 2’ pertama kali mencuat melalui laporan media MyDaily pada tanggal 13 Juli. Keesokan harinya, pihak TVING, platform yang menayangkan drama ini, segera memberikan konfirmasi resmi terkait berita tersebut.
“Benar bahwa Hyunsuk akan tampil di Study Group 2. Saat ini ia sedang menjalani proses syuting,” ujar perwakilan TVING, menegaskan kebenaran rumor yang beredar.
Dalam materi webtoon aslinya, Ji Young Hyun digambarkan sebagai sosok antagonis utama yang akan menjadi batu sandungan terbesar bagi karakter Youn Ga Min. Kehadirannya diprediksi akan menghadirkan konflik yang semakin memanas di musim kedua serial ini.
Jadi Antagonis Utama Bernama Ji Young Hyun
Peran Ji Young Hyun dalam ‘STUDY GROUP 2’ menjanjikan sebuah perubahan signifikan dalam portofolio akting Hyunsuk. Karakter ini bukan sembarang penjahat; ia adalah inti dari kekuatan antagonis yang akan menguji batas kemampuan Youn Ga Min, tokoh utama yang diperankan oleh Hwang Minhyun.
Sebagai antagonis utama, Ji Young Hyun diharapkan mampu menghadirkan berbagai intrik dan pertarungan yang intens. Ini akan menjadi kesempatan bagi Hyunsuk untuk menunjukkan sisi aktingnya yang berbeda dari persona idolanya yang biasanya.
Para penggemar sangat menantikan bagaimana Hyunsuk akan membawakan karakter yang penuh tantangan ini, terutama bagaimana ia akan beradu akting dengan Hwang Minhyun.
Lanjutan Drama Adaptasi Webtoon Populer
‘STUDY GROUP’ sendiri merupakan adaptasi dari sebuah webtoon yang telah meraih popularitas luar biasa. Ceritanya berpusat pada Youn Ga Min, seorang siswa yang memiliki ambisi besar untuk meraih kesuksesan akademis. Namun, bakat sejatinya justru terletak pada dunia pertarungan.
Di tengah lingkungan sekolah yang keras dan penuh kekerasan, Youn Ga Min membentuk sebuah kelompok belajar. Melalui kelompok ini, ia berupaya menghadapi berbagai konflik dan tantangan demi mewujudkan impiannya untuk bisa masuk ke perguruan tinggi ternama.
Keberhasilan musim pertama ‘STUDY GROUP’ tidak hanya terbatas di Korea Selatan. Serial ini berhasil menarik perhatian penonton global, bahkan masuk ke dalam lima besar tontonan terpopuler di lebih dari 140 negara melalui platform Viki.
Karier Akting Hyunsuk Terus Berkembang
Hyunsuk pertama kali dikenal publik sebagai anggota grup CIX sejak debut mereka pada tahun 2019. Seiring berjalannya waktu, ia mulai merambah dunia akting pada tahun 2021.
Setelah bergabung dengan agensi Management Run, Hyunsuk menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan karier di bidang akting. Ia aktif terlibat dalam berbagai proyek drama, memperluas jangkauan dan bakatnya di luar panggung musik.
Siap Tampil di Drama Baru tvN
Selain ‘STUDY GROUP 2’, Hyunsuk juga dijadwalkan untuk membintangi drama baru dari tvN yang berjudul ‘MY BIAS, MY BOSS’. Proyek ini akan semakin memperkaya pengalaman aktingnya.
Menariknya, dalam drama ‘MY BIAS, MY BOSS’, Hyunsuk akan kembali beradu akting dengan Cha Woo Min. Cha Woo Min sendiri juga merupakan salah satu aktor yang terlibat dalam ‘STUDY GROUP 2’. Kolaborasi kedua aktor ini dalam dua proyek berbeda menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh para penggemar.
DermayuMagz.com – Di tengah maraknya influencer yang membangun karier di dunia digital, muncul sosok Fajar Ryan Akbar AM yang membawa pendekatan berbeda. Ia tidak hanya sekadar membagikan rekomendasi produk, tetapi juga mengintegrasikan latar belakang pendidikannya sebagai sarjana hukum untuk mengedukasi audiensnya. Pendekatan ini menjadikannya figur yang unik dan dipercaya di kalangan pengikutnya.
Fajar Ryan Akbar AM, yang lahir di Bandar Lampung pada 6 April 1997, telah menyelesaikan pendidikan formalnya hingga tahap profesi advokat. Ini menunjukkan bahwa ia memiliki pemahaman mendalam mengenai hukum, sebuah keahlian yang jarang terlihat di kalangan influencer pada umumnya.
Ia membuktikan bahwa latar belakang akademis yang kaku tidak harus membatasi ruang kreativitas. Sebaliknya, disiplin ilmu hukum justru menjadi fondasi kuat baginya untuk membangun karier di industri kreatif digital. Melalui akun TikToknya, @rekomendasijarrr, ia sukses menyajikan konten yang informatif sekaligus estetik.
Fokusnya adalah pada kurasi produk belanja dan gaya hidup pria. Konten-kontennya dirancang dengan cermat, menggabungkan rekomendasi produk yang menarik dengan penyampaian informasi yang mudah dicerna, serta sentuhan visual yang memanjakan mata.
Konsistensi Fajar dalam menjaga orisinalitas dan kualitas kontennya telah membuahkan hasil. Ia berhasil meraih predikat sebagai Star Creator di platform TikTok, sebuah pencapaian yang membuktikan popularitas dan pengaruhnya di dunia maya.
“Banyak yang mengira lulusan hukum harus selalu berakhir di pengadilan atau kantor pengacara,” ungkap Fajar Ryan Akbar AM dalam sebuah wawancara online yang digelar pada 13 Juli 2026. Ia menambahkan, “Bagi saya, ilmu hukum adalah fondasi berpikir fleksibel. Struktur berpikir yang disiplin membantu saya memetakan strategi konten lebih matang dan terarah di dunia digital.”
Pentingnya Etika Promosi
Kariernya di dunia digital terus menanjak. Dengan pengikut yang terus bertambah, Fajar Ryan Akbar AM kini memiliki platform yang lebih luas untuk menyuarakan pandangannya. Ia menggunakan pengaruhnya untuk menjadi edukator, menekankan pentingnya etika dalam promosi di kalangan kreator konten dan pemilik merek.
Dalam era digital yang serba cepat, isu perlindungan konsumen menjadi semakin krusial. Fajar secara konsisten mengingatkan komunitas digital mengenai bahaya praktik overclaim (klaim berlebihan) pada fungsi produk dan maraknya ulasan palsu yang dapat menyesatkan masyarakat.
“Menjadi influencer di era sekarang bukan lagi tentang jumlah views atau komisi penjualan yang bisa dikumpulkan dalam waktu singkat. Ini tentang merawat kepercayaan publik lewat informasi yang dapat dipertanggungjawabkan di mata hukum,” tegas Fajar Ryan Akbar AM.
Ia melanjutkan, “Landasan ilmu hukum yang saya pelajari mengajarkan kreativitas komunikasi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab moral terhadap perlindungan konsumen. Ruang digital yang sehat hanya bisa terwujud jika ada transparansi penuh dari para pelaku.”
Keahlian Akademis jadi Kompas Moral
Fajar Ryan Akbar AM juga sedang merintis lini busana batik, sebuah langkah yang menunjukkan ambisinya untuk merambah berbagai sektor industri kreatif. Ia meyakini bahwa keahlian akademis yang ia peroleh di bangku kuliah dapat berfungsi sebagai kompas moral dalam menavigasi dunia digital yang dinamis.
Kombinasi antara pola pikir hukum yang terstruktur dan kemampuan komunikasi yang luwes menjadi kunci kesuksesannya. Hal ini memungkinkannya menciptakan konten gaya hidup yang tidak hanya menghibur, tetapi juga kaya akan informasi, sehat, dan memiliki nilai edukasi yang tinggi bagi masyarakat luas.






