Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Pastikan Operasional SPBU di Palembang Berjalan Optimal

Bisnis5 Dilihat

DermayuMagz.com – Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, melakukan kunjungan kerja langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Palembang pada Kamis, 23 Juli 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa operasional penyaluran bahan bakar, khususnya Biosolar bersubsidi, tetap berjalan optimal dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Dalam agenda inspeksi tersebut, Mars Ega meninjau langsung SPBU 23.301.34 di kawasan Noerdin Pandji serta SPBU 23.301.29 di area Kebun Bunga, Simpang Bandara. Fokus utama peninjauan adalah memastikan implementasi program Subsidi Tepat berbasis QR Code berjalan sesuai prosedur di lapangan.

Tidak sekadar meninjau sistem, Mars Ega juga meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan para pengemudi truk yang sedang mengantre pengisian BBM. Interaksi ini bertujuan untuk menyerap aspirasi sekaligus mendengar pengalaman langsung konsumen terkait kualitas layanan di SPBU.

“Kami hadir langsung di lapangan untuk memantau pelayanan, mendengarkan masukan dari konsumen, dan memastikan bahwa program Subsidi Tepat dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti,” ujar Mars Ega dalam keterangan resminya.

Program Subsidi Tepat sendiri merupakan inisiatif strategis Pertamina untuk memastikan penyaluran energi bersubsidi, seperti Biosolar dan Pertalite, tepat sasaran kepada pihak yang benar-benar berhak. Data per 22 Juli 2026 menunjukkan capaian positif, dengan lebih dari 3,9 juta kendaraan Biosolar dan 12 juta kendaraan Pertalite telah terdaftar dalam sistem tersebut.

Guna mendukung kelancaran distribusi energi di wilayah Sumatera Selatan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melakukan sinergi erat dengan Pemerintah Provinsi setempat. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Alexander Susilo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memperkuat infrastruktur layanan di Palembang.

Saat ini, terdapat 13 SPBU di Kota Palembang yang beroperasi penuh selama 24 jam untuk melayani kebutuhan Biosolar masyarakat. Selain itu, terdapat kebijakan khusus untuk mengurai kepadatan kendaraan, yakni:

  • Pemberlakuan layanan Biosolar malam hari di 8 SPBU tertentu.
  • Jam operasional tambahan dimulai pukul 21.00 hingga 05.00 WIB.
  • Fokus utama layanan malam hari ditujukan untuk mempermudah akses bagi angkutan logistik dan barang yang beroperasi di jam-jam tersebut.

Alexander menegaskan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah merupakan kunci dalam menjaga stabilitas pasokan BBM. Dengan koordinasi yang intensif, Pertamina menjamin bahwa ketersediaan stok BBM senantiasa terjaga dalam kondisi aman, sehingga seluruh SPBU mampu melayani konsumen dengan optimal.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan, produk, atau kendala terkait penyaluran BBM, Pertamina menyediakan kanal komunikasi melalui Pertamina Customer Solution di nomor 135. Langkah-langkah penguatan ini diharapkan mampu menjaga keandalan distribusi energi nasional sekaligus meningkatkan pelayanan publik di sektor hilir migas.