Daftar Apoteker Unggul Ma Chung Malang Angkatan II

Berita7 Dilihat

DermayuMagz.com – Universitas Ma Chung Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan tenaga profesional di bidang farmasi dengan sukses menyelenggarakan Sumpah Profesi Apoteker angkatan kedua.

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Universitas Ma Chung Malang baru saja mengukuhkan pencapaiannya melalui acara Sumpah Profesi Apoteker angkatan kedua yang diselenggarakan pada Rabu (29/4/2026) di Ijen Suites Resort & Convention Malang.

Acara ini menandai resmi dilantiknya 40 apoteker baru yang siap untuk mengabdikan diri dan berkontribusi dalam sektor kesehatan di Indonesia. Angkatan kedua ini mencatat prestasi gemilang dengan kelulusan 100 persen dalam ujian akhir profesi.

Keberhasilan ini semakin diperkuat dengan hasil Ujian Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Apoteker yang dilaksanakan pada 1 Maret 2026. Seluruh peserta didik dinyatakan lulus, menunjukkan kualitas pendidikan yang tinggi.

Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) para lulusan angkatan kedua ini mencapai 3,68, dengan nilai tertinggi yang sangat memuaskan yaitu 3,84. Angka ini mencerminkan dedikasi dan kerja keras para mahasiswa serta kualitas pengajaran yang diberikan.

Ketua Program Studi PSPPA, apt. Eva Monica, S.Farm., M.Sc., menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada pimpinan Universitas Ma Chung dan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan. Dukungan yang berkelanjutan dari pihak universitas menjadi salah satu faktor krusial di balik kesuksesan ini.

Beliau juga menyoroti pencapaian akreditasi Unggul untuk Prodi Profesi Apoteker yang diraih pada akhir tahun 2025. Akreditasi ini menjadi bukti nyata kualitas program studi yang terus berkembang.

Namun, apt. Eva Monica menekankan bahwa prestasi akademik saja tidak cukup. Ia berpesan kepada para apoteker baru untuk selalu mengedepankan kompetensi dan kualitas diri yang kuat dalam menjalankan profesinya.

“Jadilah apoteker yang tidak hanya unggul dalam ilmu dan keterampilan, tetapi juga memiliki kepekaan hati dan integritas,” ujar apt. Eva Monica, M.Sc. Ia menambahkan bahwa melalui dedikasi dan ketulusan, para apoteker baru dapat berkontribusi signifikan dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Ma Chung, Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, MS., M.Sc., turut memberikan pandangannya. Beliau menyatakan bahwa kelulusan 100 persen dan akreditasi unggul merupakan tantangan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas di masa mendatang.

Prof. Yufra mengingatkan bahwa sumpah profesi yang baru saja diucapkan memiliki makna yang sangat mendalam dan tidak boleh dianggap hanya sebagai formalitas belaka.

Ia menekankan tiga kriteria utama yang harus dipenuhi oleh setiap apoteker dalam praktik mereka: keilmuan, hukum, dan kemanusiaan. Ketiga aspek ini harus menjadi standar utama dalam menjalankan tugas profesi.

“Tolong jadikan tiga hal ini sebagai standar dalam praktik Anda,” tegas Prof. Yufra. Beliau berharap para lulusan dapat senantiasa memegang teguh prinsip-prinsip tersebut dalam setiap tindakan.

Rektor juga mengingatkan para lulusan untuk terus beradaptasi dengan pesatnya perkembangan dunia farmasi. Munculnya obat-obatan baru setiap tahun menuntut para apoteker untuk terus belajar dan memperbaharui pengetahuan mereka.

Selain itu, menjaga sikap profesional dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat juga menjadi poin penting yang disoroti oleh Prof. Yufra.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Jawa Timur, apt. Adi Wibisono, M.Kes. Beliau menyampaikan ucapan selamat atas kelulusan dan pencapaian akreditasi unggul yang diraih oleh Universitas Ma Chung.

apt. Adi Wibisono juga memberikan arahan dan nasihat berharga kepada para apoteker baru, membekali mereka dengan pandangan dan ekspektasi profesi di tingkat daerah.

Prosesi sumpah profesi ini menjadi bukti nyata dari komitmen Universitas Ma Chung Malang dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki bekal ilmu yang kuat, tetapi juga berintegritas dan siap menghadapi tantangan di dunia profesional.

Baca juga di sini: Pawai Seni Lintas Agama Pemuda Malang 2026: Paroki HKY Kayutangan Dorong Moderasi Beragama

Dengan dilantiknya 40 apoteker baru ini, diharapkan mereka dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi kemajuan sektor kesehatan di Indonesia, sesuai dengan sumpah dan janji profesi yang telah diucapkan.