Film ‘Taruh Lingkaran Penderitaan’ Angkat Isu Judi Online Akan Tayang di Cianjur

Hiburan6 Dilihat

DermayuMagz.com – Sebuah film yang mengangkat isu sosial krusial mengenai jeratan judi online akan segera tayang di Cianjur.

Film berjudul “Taruh Lingkaran Penderitaan” ini merupakan produksi dari Daffa Entertainment dan dijadwalkan tayang perdana pada tanggal 6 Maret 2026.

Pemutaran film akan dilaksanakan di Sams Studio Cianjur, yang berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda, Mekarsari, Cianjur, Jawa Barat.

Pemilihan lokasi ini diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap karya sinema yang diproduksi oleh talenta lokal.

Film ini secara berani mengangkat fenomena judi online yang tengah menjadi perhatian serius di masyarakat.

Informasi dari media sosial resmi pemerintah daerah, akun Instagram @disbudpar.cianjur, menyatakan bahwa film ini adalah bentuk kontribusi pemuda Cianjur dalam menyuarakan keresahan sosial melalui seni.

Masyarakat Cianjur diajak untuk mengapresiasi dan menyukseskan pemutaran film yang sarat akan pesan edukasi ini.

Cerita utama film ini berpusat pada sosok Rivan, yang diperankan oleh aktor muda Rasya Devran.

Rivan digambarkan sebagai seorang pemuda yang berjuang keras memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan sang adik, Alvin.

Namun, dalam kondisi ekonomi yang sulit, Rivan justru terjerumus ke dalam dunia judi online yang diakses melalui ponselnya.

Baca juga di sini: Tom Hardy Kembali Garap Film Venom Selanjutnya

Janji-janji keuntungan instan dari aplikasi judi daring tersebut perlahan mengaburkan pandangannya dan merusak kehidupannya.

Untuk menghidupkan alur cerita yang penuh emosi, film ini didukung oleh jajaran pemain yang berkomitmen memberikan akting terbaik.

Para aktor dan aktris yang terlibat antara lain Rasya Devran sebagai pemeran utama.

Muhammad Arfan akan memerankan tokoh Alvin, adik Rivan.

Dukungan akting juga datang dari Rizky Mahendra, Raka Satria, Tita Rosilawati, dan Zalsa Putri.

Kehadiran talenta-talenta ini diharapkan dapat menyampaikan pesan moral film secara lebih mendalam kepada penonton.

Sutradara sekaligus penulis naskah, Muhammad Raihan, menggambarkan bagaimana kecanduan dapat menghancurkan masa depan seseorang.

Tokoh Rivan menjadi potret bagi banyak individu yang kehilangan segalanya demi mengejar kekayaan semu.

Bagi Raihan, inti cerita ini bukan hanya tentang kehilangan materi, tetapi juga tentang betapa mahalnya harga sebuah keluarga yang hancur akibat keputusan yang keliru.

Dengan supervisi dari Daffa Siva selaku produser eksekutif dan produser, tim produksi berusaha menyajikan kualitas tayangan yang kompetitif.

Tim di balik layar juga diperkuat oleh Haidar Ali sebagai manajer proyek.

Mildayani Sopiah menangani kontinuitas skrip, sementara Mia Agustina bertindak sebagai clapper.

M. Abdal Nurjaman dipercayakan sebagai penata kamera.

Tim teknis lainnya meliputi M. Hafiz A.F. di bagian suara, Ridho Al Fadilah sebagai gaffer, dan M. Azkil I.S. untuk logistik.

Rifki Tesar bertugas sebagai koordinator talenta.

Tim dokumentasi di balik layar (BTS) digawangi oleh Auliya Arya R. dan Siti Rahayu.

Jadwal pemutaran pada 6 Maret 2026 dipilih dengan sengaja untuk bertepatan dengan momen ngabuburit menjelang berbuka puasa.

Kegiatan nonton bareng ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan semata.

Namun juga menjadi wadah refleksi diri bagi generasi muda agar terhindar dari perilaku negatif yang merugikan.

Panitia penyelenggara mengajak masyarakat Cianjur untuk memberikan dukungan penuh dengan hadir menyaksikan karya anak bangsa ini.