UNIPMA Gelar Workshop dengan Pakar Unair untuk Tingkatkan Riset

Berita6 Dilihat

DermayuMagz.com – Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) telah menyelenggarakan sebuah workshop yang bertujuan untuk memperkuat strategi riset unggulan di institusi tersebut.

Acara yang dilaksanakan pada Sabtu, 2 Mei 2026, di Ruang Pertemuan Laboratorium Terpadu ini berfokus pada pengembangan riset grup penelitian. Tujuannya adalah untuk membangun Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUI-PT) yang kuat di UNIPMA.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten dari Universitas Airlangga (UNAIR). Kehadiran pakar dari UNAIR ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan panduan berharga bagi sivitas akademika UNIPMA.

Pembicara utama dalam workshop tersebut adalah Rico Ramadhan, S.Si., M.P., Ph.D., yang menjabat sebagai Ketua PUI-PT BIOME UNAIR. Beliau membagikan pengetahuannya mengenai berbagai aspek penting dalam pengembangan riset.

Dalam paparannya, Rico Ramadhan membahas secara mendalam mengenai pembentukan dan pengembangan riset grup. Ia juga menjelaskan tata kelola PUI-PT serta berbagai tantangan yang kerap dihadapi dalam pengelolaan pusat unggulan riset di lingkungan perguruan tinggi.

Menurutnya, pembentukan riset grup yang solid merupakan fondasi utama. Hal ini krusial untuk membangun PUI-PT yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.

Wakil Rektor 1 UNIPMA Madiun, Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd., turut memberikan sambutan dalam acara tersebut. Beliau menekankan betapa pentingnya kolaborasi antar dosen dan mahasiswa.

Prof. Marheny Lukitasari juga menyoroti perlunya penguatan budaya riset di seluruh lingkungan kampus. Ia berharap workshop ini dapat menjadi momentum yang signifikan.

Harapannya, kegiatan ini dapat mendorong terciptanya riset grup yang tidak hanya produktif, tetapi juga mampu menghasilkan dampak nyata. Hal ini penting untuk mendukung pencapaian status PUI-PT di UNIPMA.

Sementara itu, Kepala LPPM UNIPMA Madiun, Dr. Pujiati, M.Si., menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari upaya institusi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan tata kelola penelitian agar lebih terarah dan efektif.

Dr. Pujiati menambahkan bahwa penguatan riset grup adalah langkah yang sangat penting. Hal ini akan memastikan bahwa penelitian yang dilakukan memiliki fokus yang jelas.

Baca juga di sini: Melliza Xaviera, Pesona Dokter Cantik Indonesia di Miss International 2025

Selain itu, penguatan riset grup juga memastikan adanya kesinambungan dalam penelitian. Yang terpenting, riset tersebut diharapkan memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat luas.

Workshop ini tidak hanya diisi dengan pemaparan materi dari narasumber. Terdapat pula sesi diskusi interaktif yang menjadi bagian penting dari kegiatan ini.

Sesi diskusi tersebut dipandu oleh moderator Nurul Kusuma Dewi, S.Si., M.Sc. Peserta diberikan ruang yang luas untuk bertanya dan menggali informasi lebih dalam.

Peserta dapat mendiskusikan strategi pengembangan riset yang efektif. Mereka juga berdiskusi mengenai peluang kolaborasi yang bisa dijalin.

Selain itu, tantangan-tantangan dalam implementasi PUI-PT di perguruan tinggi juga menjadi topik diskusi yang hangat.

Kegiatan workshop ini mendapatkan respons yang sangat positif. Antusiasme peserta terlihat jelas dari keaktifan mereka dalam sesi tanya jawab.

Untuk menjaga efektivitas pelaksanaan workshop, penyelenggara juga menerapkan sistem konfirmasi keikutsertaan dengan kuota yang terbatas. Hal ini memastikan interaksi yang lebih mendalam dan fokus.

Melalui penyelenggaraan workshop ini, UNIPMA Madiun memiliki harapan besar. Mereka ingin memperkuat ekosistem riset yang terstruktur dengan baik.

Tujuannya adalah menciptakan ekosistem riset yang berorientasi pada keunggulan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing institusi.

Peningkatan daya saing ini mencakup pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat nasional. UNIPMA berkomitmen untuk berkontribusi dalam kemajuan IPTEK.