DermayuMagz.com – Jemaah haji khusus asal Indonesia telah mendarat di Madinah pada Sabtu, 2 Mei 2026, dan dijadwalkan akan berada di Tanah Suci selama kurang lebih 30 hari.
Selama periode tersebut, jemaah akan membagi waktu antara Madinah dan Makkah. Pembimbing Ibadah (Bimbad) Jemaah Haji Khusus dari Patuna Travel, Achmad Syaifudin, menyatakan bahwa total durasi perjalanan ibadah haji ini adalah sekitar 30 hari.
Achmad Syaifudin menjelaskan bahwa jemaah haji khusus ini akan mengikuti program *arba’in* di Madinah. Program ini, yang berarti beribadah di Masjid Nabawi selama 40 waktu salat fardu, akan berlangsung selama kurang lebih delapan hari.
Namun, Achmad Syaifudin menambahkan bahwa jemaah mendapatkan waktu yang lebih leluasa di Madinah dari perkiraan awal. Karena penerbangan dimajukan satu hari, jemaah kini akan menghabiskan total 10 malam di kota Nabi tersebut.
Pembimbing Ibadah Jemaah haji khusus Achmad Syaifudin. (FOTO: dok. MCH 2026)
Menurutnya, kedatangan jemaah di Madinah merupakan momen yang telah lama dinantikan. Jemaah haji khusus ini sangat merindukan suasana kota Nabi dan kesempatan untuk bersilaturahmi serta berada di dekat makam Rasulullah.
Achmad Syaifudin menyampaikan harapannya agar seluruh jemaah diberikan kesehatan selama menjalani ibadah haji. Ia juga berharap agar jemaah dapat meresapi esensi ajaran Rasulullah dan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Baca juga di sini: Callum Turner Diisukan Jadi James Bond, Dapat Dukungan Penggemar
Sebagai pembimbing, Achmad Syaifudin beserta timnya akan senantiasa memberikan bimbingan dan pendampingan. Tujuannya adalah agar kehadiran jemaah di kota suci ini benar-benar memberikan pemahaman mendalam tentang apa yang diinginkan oleh Rasulullah dalam kehidupan.






