DermayuMagz.com – Sebanyak 77.269 jemaah haji asal Indonesia dilaporkan telah tiba di Kota Madinah. Dari jumlah tersebut, tercatat 20.689 jemaah telah melanjutkan perjalanan dari Madinah menuju Makkah.
Perjalanan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah ini merupakan bagian dari rangkaian ibadah umrah wajib. Selain itu, perpindahan ini juga menjadi persiapan awal menuju fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
“Seluruh proses pergerakan jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas,” ujar Juru Bicara Kementerian Haji (Kemenhaj), Maria Assegaf. Pernyataan ini disampaikan saat dirinya membacakan data terbaru jemaah per Minggu, 3 Mei 2026, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026.
Maria menambahkan, dari total jemaah yang tiba di Madinah, terdapat 8.575 orang yang menjalani rawat jalan. Sebanyak 130 orang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
Selain itu, tercatat 172 orang jemaah yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut dan dirujuk ke Rumah Sakit di Arab Saudi. Namun, hingga berita ini diturunkan, jumlah jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi adalah 58 orang.
“Secara umum, kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau dan mereka mendapatkan layanan medis secara optimal. Layanan diberikan baik di tingkat kloter, sektor, maupun di fasilitas kesehatan tempat rujukan,” jelas Maria.
Dalam kesempatan yang sama, Maria juga memperbarui informasi mengenai jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia. Sebelumnya dilaporkan ada 7 orang yang wafat, namun kini bertambah 2 orang, sehingga total jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi mencapai 9 orang.
“Hingga saat ini total jemaah yang wafat sebanyak 9 orang. Sebagian besar penyebabnya adalah penyumbatan pembuluh darah ke jantung dan radang paru-paru,” ungkap Maria.
Ia menambahkan doa untuk para jemaah yang telah meninggal dunia. “Kita doakan semoga Almarhum dan Almarhumah Husnul Khotimah dan keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan. Amin,” tutup Maria.






