TMMD 128 Perkuat Infrastruktur Pertanian Gresik, Bangun Tanggul JUT Slempit

Berita4 Dilihat

DermayuMagz.com – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur pertanian. Kali ini, fokus pembangunan diarahkan pada pembuatan tanggul penahan tanah (TPT) di sepanjang Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean. Langkah ini diambil sebagai strategi krusial untuk melindungi dan menjaga akses vital bagi para petani.

Pada hari Rabu, 6 Mei 2026, terlihat jelas sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat setempat. Mereka bahu-membahu menyusun batu secara manual di sisi jalan yang berpotensi mengalami erosi. Aktivitas ini merupakan bagian integral dari upaya mitigasi risiko tanah longsor yang selama ini kerap menjadi kendala bagi mobilitas petani, terutama ketika musim hujan tiba.

Dalam konteks pembangunan di tingkat pedesaan, keberadaan JUT yang kokoh dan stabil memiliki peran langsung dalam kelancaran distribusi hasil-hasil pertanian. Kerusakan pada akses jalan tidak hanya berimplikasi pada peningkatan biaya logistik, tetapi juga berpotensi menurunkan nilai jual dari komoditas pertanian yang dihasilkan oleh para petani.

Baca juga: Resapan Air Dialihfungsikan, Dedi Mulyadi: Jakarta Banjir Akibat Tata Ruang Diubah

Sertu Rizki, salah seorang anggota Satgas TMMD, memberikan penekanan bahwa pembangunan tanggul ini dirancang untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan dalam jangka waktu yang panjang.

“Kami bekerja bersama seluruh warga di sini agar hasil pembangunan ini benar-benar kuat dan bisa dimanfaatkan dalam waktu yang lama. Hal ini sangat penting guna mendukung seluruh aktivitas pertanian yang dijalankan oleh masyarakat,” tegas Sertu Rizki.

Dengan adanya tanggul penahan tanah yang memadai, diharapkan risiko kerusakan pada jalan usaha tani dapat diminimalisir secara signifikan. Selain itu, efisiensi dalam proses distribusi hasil panen juga akan mengalami peningkatan yang berarti.

Melalui program TMMD ke-128 Gresik dan pembangunan tanggul penahan tanah ini, semakin terlihat jelas bahwa intervensi infrastruktur yang tepat sasaran mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian serta kesejahteraan para petani.