Pembukaan Rute Penerbangan Jakarta-Kelantan Mulai 16 Juni 2026

Berita4 Dilihat

DermayuMagz.com – Hubungan antara Indonesia dan Malaysia semakin erat dengan dibukanya rute penerbangan langsung baru yang menghubungkan Jakarta dan Kelantan. Rute ini akan mulai beroperasi pada tanggal 16 Juni 2026, membuka peluang baru bagi konektivitas antar kedua negara.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambut baik pembukaan rute penerbangan ini. Ia meyakini bahwa konektivitas baru ini akan menjadi katalisator positif untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari Malaysia ke Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pramono Anung setelah menerima kunjungan dari Menteri Besar Kelantan, Dato’ Panglima Perang Ustaz Dato’ Hj Mohd Nassuruddin bin Hj Daud, yang bertempat di Balai Kota DKI Jakarta pada hari Rabu, 13 Mei.

“Kami datang ke sini untuk mempromosikan negeri Kelantan karena mulai 16 Juni ini akan ada penerbangan langsung dari Kelantan ke Jakarta dan sebaliknya,” ujar Nassuruddin seperti dikutip dari detikNews.

Pramono Anung menambahkan bahwa konektivitas antara Jakarta dan berbagai kota di Malaysia terus mengalami peningkatan. Sebelumnya, sudah terdapat rute penerbangan dari dan ke Kuala Lumpur serta Penang, dan kini Kelantan menjadi tambahan terbaru.

Ia menilai bahwa Jakarta semakin menarik minat wisatawan asal Malaysia. Hal ini disebabkan oleh kemudahan akses transportasi yang tersedia, serta banyaknya pilihan destinasi wisata dan pusat perbelanjaan yang dapat dinikmati.

“Mereka bisa ke Bandung naik Whoosh, belanja di Thamrin City atau Pacific Place dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan negara lain,” jelasnya.

Selain itu, kemudahan dalam hal transportasi dan ketersediaan kuliner halal juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong dari Malaysia. Kondisi ini semakin memudahkan mereka untuk menikmati liburan tanpa khawatir.

“Restoran halal di Jakarta sekarang banyak sekali, hampir di setiap sudut ada,” lanjut Pramono, menyoroti perkembangan kuliner halal di ibu kota.

Ia juga mengungkapkan bahwa kesamaan cita rasa antara masakan Indonesia dan Malaysia menjadi nilai tambah yang signifikan. Hal ini terutama terlihat pada hidangan populer seperti rendang, yang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat kedua negara.

Peningkatan jumlah wisatawan Malaysia ke Jakarta dilaporkan telah terlihat dampaknya. Hal ini bahkan terpantau saat kegiatan car free day di Jakarta, yang menunjukkan adanya peningkatan mobilitas warga Malaysia.

Di sisi lain, Kelantan juga menawarkan potensi yang menarik, terutama di sektor layanan kesehatan. Dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan beberapa destinasi lain, Kelantan berpotensi menjadi alternatif baru bagi warga Jakarta yang mencari layanan medis berkualitas, selain Penang.

JADWAL PENERBANGAN DAN PROMO TIKET

Maskapai AirAsia telah merencanakan untuk mengoperasikan empat penerbangan setiap minggunya yang menghubungkan ibu kota Kelantan, Kota Bharu, dengan Jakarta.

Maskapai berbiaya rendah ini akan melayani rute Kota Bharu–Jakarta dengan nomor penerbangan AK 2353. Jadwal keberangkatannya adalah pukul 10.00 dan dijadwalkan tiba pukul 11.40. Penerbangan ini akan beroperasi setiap hari Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu.

Untuk rute sebaliknya, penerbangan Jakarta–Kota Bharu dengan nomor AK 2354 memiliki jadwal keberangkatan pukul 12.10 dan tiba pukul 15.50. Jadwal ini juga berlaku pada hari Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu.

Dalam rangka menyambut pembukaan rute baru ini, AirAsia menawarkan tarif promosi khusus. Tarif mulai dari RM199 untuk rute Kota Bharu–Jakarta dan Rp709.000 untuk rute sebaliknya. Promo ini berlaku untuk pemesanan hingga 22 Maret, dengan periode perjalanan mulai dari 16 Juni 2026 hingga 27 Maret 2027.

Selain membahas potensi di sektor pariwisata dan kesehatan, kedua belah pihak juga menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang budaya. Salah satu fokusnya adalah penelusuran naskah-naskah Melayu kuno yang dapat mengungkap keterkaitan sejarah antara Jakarta dan Kelantan.

Menteri Besar Kelantan, Nassuruddin, turut mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki oleh negerinya. Mulai dari wisata religi, budaya, hingga kelezatan kuliner khas seperti nasi kerabu. Ia menjelaskan bahwa Kelantan dikenal sebagai “Serambi Mekah” dan memiliki banyak pusat pendidikan Islam serta warisan sejarah yang kaya.

Salah satu kebanggaan Kelantan adalah masjid kayu yang telah berusia lebih dari 300 tahun, yang dibangun tanpa menggunakan paku. Bangunan bersejarah ini menjadi bukti keahlian arsitektur masa lalu.

Baca juga: Guru Predator di Indramayu Masih Dicari, Keluarga Korban Tuntut Keadilan

“Kelantan ini terkenal sebagai negeri Serambi Mekah. Banyak pesantren-pesantren dan pondok pengajian Islam,” pungkasnya, menekankan identitas keagamaan dan pendidikan di Kelantan.