Prabowo: MBG Telah Ciptakan 1,2 Juta Lapangan Kerja

News8 Dilihat

DermayuMagz.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) telah berhasil menciptakan 1,2 juta lapangan kerja baru.

Lapangan kerja ini terbentuk di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang sering disebut dapur-dapur MBG.

“Dari MBG saja kita sudah buka 1,2 juta lapangan kerja baru di dapur-dapur,” ujar Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu, 20 Mei 2026.

Prabowo menekankan betapa pentingnya penciptaan lapangan kerja bagi kemajuan negara dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Menurutnya, ketersediaan lapangan kerja memiliki dampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat.

“Dan kita pastikan pasar terjamin, offtake terjamin untuk puluhan juta petani kita, peternak kita, dan nelayan kita,” imbuhnya.

Selain itu, Prabowo juga menerima laporan terbaru dari Menteri Investasi, Rosan Roeslani.

Laporan tersebut menyatakan bahwa total 2,7 juta lapangan pekerjaan baru telah berhasil tercipta.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga turut berkontribusi dalam membuka lapangan kerja baru.

Baca juga : Menghentikan Pertengkaran Kucing Tanpa Terluka

“Setiap Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih akan membuka lapangan kerja formal baru di desa-desa,” jelas Prabowo.

1.061 Koperasi Desa

Prabowo merinci bahwa setiap koperasi desa membutuhkan sekitar 17 pekerja.

Pekerja tersebut diwajibkan berasal dari warga desa setempat.

Saat ini, tercatat sudah ada 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah beroperasi.

“Artinya dari 1.061 Koperasi yang sudah operasional, kita telah buka 18.000 lapangan kerja baru yang hanya boleh diisi oleh warga desa setempat,” terang Prabowo.

Ia menambahkan bahwa masih banyak program-program pemerintah lainnya yang memiliki potensi besar untuk menciptakan lapangan kerja.

Program-program tersebut meliputi mulai dari inisiatif Desa Nelayan hingga penyediaan Rumah Subsidi.

“Kita telah susun dalam kluster Program Kerja Prioritas Nasional, atau PKPN, yang terdiri dari 60 program prioritas untuk dilaksanakan hingga tahun 2026,” pungkas Prabowo.