Dybala Siap Perpanjang Kontrak dan Bermain di Liga Champions Musim Depan

bola6 Dilihat

DermayuMagz.com – Paulo Dybala dikabarkan semakin dekat untuk memperpanjang masa baktinya bersama AS Roma. Kesepakatan baru ini diprediksi akan mengikat sang pemain hingga Juni 2027.

Negosiasi kontrak antara kedua belah pihak dilaporkan telah memasuki tahap akhir. Pembicaraan yang intensif dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan sinyal positif mengenai kelanjutan kerja sama ini.

Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport, Dybala diproyeksikan akan tetap bermain di Stadion Olimpico setidaknya untuk satu musim lagi. Pemain asal Argentina ini baru saja kembali ke negaranya setelah kompetisi musim ini berakhir.

Sementara itu, agennya, Carlos Novel, masih berada di Roma untuk menyelesaikan rincian akhir dari kesepakatan tersebut. Pertemuan lanjutan antara perwakilan Dybala dan manajemen Roma dijadwalkan dalam waktu dekat.

Ryan Friedkin, salah satu petinggi klub, dilaporkan akan kembali ke ibu kota Italia untuk mempercepat proses negosiasi kontrak baru ini.

Roma Siapkan Kontrak Baru untuk Dybala

AS Roma dan Paulo Dybala dikabarkan sedang membahas perpanjangan kontrak berdurasi satu tahun. Dalam pembicaraan ini, Dybala berpeluang menerima gaji antara 2 juta euro hingga 2,5 juta euro per musim.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar Rp41,5 miliar hingga Rp51,9 miliar per musim, berdasarkan kurs euro terkini. Penawaran ini dianggap cukup realistis mengingat kondisi finansial klub yang perlu menjaga keseimbangan anggaran.

Selain gaji pokok, Roma juga menawarkan bonus tambahan yang akan bergantung pada performa pemain dan pencapaian tim. Kesepakatan ini dinilai sebagai langkah strategis bagi klub.

Paulo Dybala tetap dianggap sebagai elemen krusial dalam proyek AS Roma untuk musim mendatang. Kehadirannya sangat dibutuhkan untuk membantu Giallorossi bersaing di Liga Champions musim 2026-2027.

Gasperini Yakin Dybala Bertahan

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menyatakan optimismenya bahwa Paulo Dybala akan tetap bertahan di klub. Ia mengaku tidak pernah meragukan masa depan sang pemain.

“Saya pikir dia akan bertahan dan saya tidak pernah ragu soal itu,” ujar Gasperini setelah timnya meraih kemenangan 2-0 atas Verona.

Gasperini mengakui bahwa AS Roma mengalami kesulitan saat Dybala absen cukup lama pada musim lalu. Hal ini semakin memperkuat pentingnya kontribusi pemain tersebut untuk menjaga kualitas permainan tim.

“Kami sempat kesulitan karena kehilangan dia selama tiga bulan, dan itu tidak sepenuhnya bergantung kepadanya,” tambah Gasperini.

Pelatih asal Italia tersebut juga mengungkapkan bahwa ia telah membantu memfasilitasi komunikasi antara Dybala dan keluarga Friedkin. Setelah itu, proses negosiasi kini tinggal menunggu penyelesaian akhir dari kedua belah pihak.

“Kami berhasil mempertemukannya dengan keluarga Friedkin, dan saya tidak bisa melakukan lebih dari itu,” tutup Gasperini.

Sumber: Football Italia

Liputan6.com, Jakarta – Piala Dunia 2026 semakin dekat, dan sorotan mulai tertuju pada talenta-talenta muda yang berpotensi menjadi bintang. Salah satu nama yang paling santer disebut adalah Pau Cubarsi, bek tengah asal Spanyol yang kini membela panji Barcelona.

Lahir pada 22 Januari 2007, Cubarsi telah menunjukkan kematangan luar biasa di usianya yang masih sangat belia. Sebagai seorang bek tengah modern, ia tidak hanya piawai dalam bertahan, tetapi juga memiliki kemampuan membangun serangan dari lini belakang dengan teknik dan ketenangan yang mengagumkan.

Kualitas ini menjadikannya pemain kunci baik di klub maupun tim nasional, sebuah peran yang jarang diemban oleh pemain seusianya. Dengan rekam jejak impresif di level klub dan internasional, termasuk debut di tim utama Barcelona pada usia 16 tahun dan timnas Spanyol di usia 17 tahun, Cubarsi diproyeksikan akan menjadi salah satu Wonderkid Piala Dunia 2026 yang paling dinantikan penampilannya.

Karier Gemilang Sejak Dini

Perjalanan karier Pau Cubarsi terbilang pesat dan penuh prestasi. Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, memberinya debut tim utama pada 18 Januari 2024, saat ia baru berusia 16 tahun. Momen ini terjadi dalam kemenangan 3-1 di babak 16 besar Copa del Rey melawan Unionistas de Salamanca.

Meskipun baru berusia 19 tahun beberapa bulan lalu, bintang muda Spanyol ini telah mencatatkan lebih dari 135 penampilan untuk Barcelona. Ia juga telah mengangkat beberapa trofi domestik bersama klub masa kecilnya, menunjukkan kontribusi signifikan di usia muda.

Cubarsi juga bersinar di panggung Eropa, bahkan memulai kedua leg semifinal Liga Champions UEFA musim lalu. Debut internasionalnya datang pada 22 Maret 2024, di usia 17 tahun, dalam pertandingan persahabatan melawan Kolombia di London Stadium. Ia juga membantu Spanyol meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024.

Dengan 11 caps tim nasional senior, Cubarsi bahkan menyelesaikan 90 menit penuh dalam tiga dari empat pertandingan kualifikasi terakhir Spanyol untuk Piala Dunia 2026. Ini menegaskan posisinya sebagai pilar penting di skuad La Roja.

Bakat La Masia Penerus Legenda

Pau Cubarsi merupakan produk asli akademi La Masia, tempat yang terkenal melahirkan talenta-talenta sepak bola kelas dunia. Kemunculannya menjadi pengingat bahwa La Masia tidak hanya menghasilkan gelandang atau penyerang hebat, tetapi juga bek tengah tangguh.

Ia kini mengemban tongkat estafet yang pernah dipegang oleh bek legendaris seperti Gerard Pique dan Carles Puyol. Kemampuan Cubarsi dalam membaca permainan dan ketenangannya di bawah tekanan sangat mirip dengan para pendahulunya.

Baca juga : Pohon Berakar Perusak Fondasi Rumah dan Cara Mencegahnya

Bek tengah berkaki kanan ini adalah bagian dari generasi pemain muda Barcelona yang sangat menjanjikan. Bersama Lamine Yamal, yang juga lahir pada tahun 2007, mereka membentuk duo muda yang siap menjadi masa depan klub dan tim nasional Spanyol.