Jerry Yan Bawa Kenangan Mendiang Barbie Hsu di Konser F4 Jakarta

showbiz8 Dilihat

DermayuMagz.com – Konser F4 yang digelar di Jakarta pada hari pertama, Kamis (28/5/2026), di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, menyajikan momen yang sangat emosional. Momen ini terjadi saat Jerry Yan tampil solo membawakan lagu “Shimian Xin”, yang juga dikenal sebagai “Insomnia Letter”.

Dalam penampilannya, Jerry Yan terlihat berkaca-kaca. Ia memandangi sebuah kalung ikonik yang sangat lekat dengan serial legendaris “Meteor Garden”. Kalung tersebut identik dengan kisah cinta antara karakter Dao Ming Si dan Shan Chai, yang diperankan oleh Jerry Yan dan mendiang Barbie Hsu.

Barbie Hsu, lawan main Jerry Yan dalam “Meteor Garden”, diketahui telah meninggal dunia pada tahun 2025. Momen ini tentu membangkitkan kenangan mendalam bagi para penggemar.

Jerry Yan terlihat menggenggam kalung tersebut, lalu membiarkannya tergantung pada sebuah teleskop yang ada di atas panggung. Adegan penggunaan teleskop untuk melihat bintang jatuh bersama merupakan salah satu adegan paling ikonik dalam serial “Meteor Garden” yang menampilkan Dao Ming Si dan Shan Chai.

Setelah momen tersebut, Jerry Yan menyampaikan beberapa patah kata yang menyentuh hati para penonton. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang tiada henti.

“Terima kasih telah selalu mendampingiku selama ini, aku tahu tidak selalu mudah bagimu yang memikul berbagai perjuangan sendiri,” ujar Jerry Yan di atas panggung.

Ia melanjutkan dengan harapan agar sang penerima pesan senantiasa bahagia. “Aku ingin dirimu benar-benar bahagia, aku berharap kamu tersenyum, bukan karenaku, tapi karena dirimu lah yang bersinar,” tambahnya.

Konser “F-FOREVER 1st World Tour” ini menampilkan Jerry Yan, Vanness Wu, dan Vic Chou. Mereka juga tampil bersama Ashin, vokalis dari band Mayday.

Keempatnya membawakan sejumlah lagu hits yang tak lekang oleh waktu. Lagu-lagu seperti “Di Yi Shi Jian”, “Jue Bu Neng Shi Qu Ni”, “Yan Huo De Ji Jie”, dan “Ni Yao De Ai” sukses dibawakan dengan penuh semangat.

Baca juga : Harga Emas Antam Hari Ini Naik Pesat, Cek Rinciannya

Puncak nostalgia malam itu terjadi ketika mereka menyanyikan lagu “Liu Xing Yu (Meteor Rain)”, yang merupakan soundtrack utama dari serial “Meteor Garden”. Lagu ini disambut meriah oleh seluruh penonton yang hadir.

Konser F4 di Jakarta ini tidak hanya digelar satu hari. Pertunjukan tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 28, 29, dan 30 Mei 2026. Keputusan untuk menambah jadwal konser diambil untuk memenuhi tingginya permintaan dari para penggemar di Indonesia.

Antusiasme penggemar yang luar biasa membuat tiket untuk ketiga hari konser tersebut ludes terjual habis. Promotor, Color Asia Live, mengumumkan kabar tersebut melalui unggahan di media sosial mereka.

“All ticket for F✦FOREVER Live in Indonesia (May 28, 29, 30) are oficially SOLD OUT (Semua tiket untuk F✦FOREVER Live in Indonesia (28, 29, 30 Mei) secara resmi HABIS TERJUAL),” demikian isi keterangan yang dibagikan oleh promotor.

Sementara itu, di belahan dunia lain, Kanye West dan Travis Scott menghadapi kenyataan pahit. Rencana konser mereka di Italia, yang seharusnya digelar pada 17 dan 18 Juli 2026 di Rcf Arena, Reggio Emilia, terpaksa dibatalkan oleh pihak berwenang.

Pembatalan ini dilakukan karena kekhawatiran akan terjadinya gangguan keamanan. Pertunjukan tersebut diprediksi akan menarik lebih dari 100 ribu penonton, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan potensi kerumunan yang tidak terkendali.

Keputusan pembatalan ini diambil setelah pertemuan komite provinsi pada 25 Mei 2026. Pertemuan ini menindaklanjuti permintaan dari kelompok konsumen Codacons dan komunitas Yahudi Modena serta Reggio Emilia.

Pembatalan ini berlaku untuk seluruh rangkaian Festival Pulse of Gaia, termasuk penampilan Kanye West dan Travis Scott. Pihak berwenang khawatir akan terjadi aksi protes tandingan akibat kerumunan besar yang diprediksi akan memadati area tersebut dalam kurun waktu 24 jam.

Festival ini sendiri telah menjadi topik perdebutan sengit di Italia selama beberapa bulan terakhir. Acara yang awalnya dikenal sebagai Hellwatt Festival, kemudian berganti nama menjadi Pulse of Gaia, diumumkan pada Februari 2026 sebagai sebuah proyek yang sangat ambisius.

Namun, masalah tidak hanya berhenti pada rencana penampilan Kanye West. Direktur artistik acara, Victor Yari Milani, yang baru pertama kali menangani acara sebesar ini dan kurang dikenal di industri, juga menjadi sorotan.

Pada awal Mei 2026, perusahaan pengelola Rcf Arena memutuskan untuk memecat Milani dari jabatannya. Tuduhan terhadapnya meliputi manajemen yang ceroboh, komunikasi yang membingungkan terkait penjualan tiket, serta peningkatan biaya proyeksi yang signifikan.

Meskipun demikian, penyelenggara festival masih mengupayakan pelaksanaan konser dengan menampilkan beberapa penyanyi internasional lainnya. Nama-nama seperti Offset, Ice Spice, Ty Dolla, Wiz Khalifa, The Chainsmokers, Rita Ora, Afrojack, Swedish House Mafia, dan Tyla masih dalam konfirmasi.

Hingga kini, Tyla tercatat sebagai satu-satunya penampil yang dipastikan tampil pada tanggal yang semula dijadwalkan untuk Travis Scott.

Pembatalan di Italia ini menambah daftar panjang konser Kanye West yang dibatalkan di Eropa. Sebelumnya, konser sang rapper di Prancis dan Polandia juga harus dibatalkan.

Pembatalan tersebut dipicu oleh pernyataan-pernyataan kontroversial Kanye West di masa lalu, termasuk pujiannya terhadap Adolf Hitler sebelum akhirnya meminta maaf dan membantah tuduhan sebagai seorang Nazi atau anti-Semit.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez, secara tegas menyatakan tekadnya untuk melarang konser Kanye West yang seharusnya digelar pada 11 Juni 2026 di Marseille. Di Italia, pemimpin partai Azione, Carlo Calenda, bahkan mengajukan pertanyaan parlemen.

Pertanyaan tersebut ditujukan kepada menteri dalam negeri dan luar negeri Italia, meminta penolakan visa bagi Kanye West karena pandangan anti-Semit yang dianutnya.