Alasan Jemaah Haji Memilih Pos Indonesia untuk Kirim Oleh-oleh

Berita5 Dilihat

DermayuMagz.com – Sejumlah jemaah haji Indonesia memilih untuk memanfaatkan layanan kargo haji Pos Indonesia di Madinah untuk mengirimkan oleh-oleh dan barang belanjaan mereka ke tanah air. Keputusan ini diambil demi kemudahan dan kenyamanan selama menjalankan ibadah.

Jumarni, salah seorang jemaah haji, mengungkapkan bahwa ia memilih untuk mengirimkan barang belanjaannya lebih awal melalui kargo haji Pos Indonesia. Tujuannya adalah agar ia dapat lebih fokus beribadah tanpa terbebani oleh barang bawaan yang banyak.

“Karena cepat sampai. Jadi habis ini nanti fokus ibadah,” ujar Jumarni seperti dikutip pada Senin (4/5/2026). Ia menambahkan bahwa dirinya mengirimkan sekitar 10 kilogram barang belanjaan dan oleh-oleh lainnya.

Senada dengan Jumarni, Megawati juga mengaku menggunakan jasa kargo haji Pos Indonesia dengan alasan yang sama. Ia ingin meringankan beban barang bawaan saat kembali ke tanah air.

“Supaya meringankan nanti kalau kita pulang ke Indonesia,” tuturnya. Megawati juga mendapatkan informasi mengenai layanan kargo haji ini dari anggota kelompoknya yang telah dikoordinir oleh ketua rombongan.

Tidak hanya jemaah perempuan, jemaah laki-laki bernama Muhammad Darwis pun terlihat antre untuk mengirimkan barang belanjaannya. Ia berbelanja kurma dan pakaian khas Madinah.

Muhammad Darwis menjelaskan bahwa ia memilih kargo haji Pos Indonesia karena merasa adanya tanggung jawab yang tinggi dari pihak penyedia jasa. Hal ini membuatnya percaya bahwa barang yang dikirim akan sampai ke tanah air dengan selamat.

Pria asal Bone, Sulawesi Selatan ini juga berpikir praktis. Ia tidak ingin memberatkan dirinya sendiri dengan membawa banyak barang saat kembali ke tanah air.

“Sehingga ketika nanti pulang ke tanah air tidak terbebani dengan barang yang ada. Karena ini juga merupakan bagian dari kegembiraan jemaah dari Indonesia khususnya dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Abdul Ghani, salah seorang petugas kargo haji Pos Indonesia, menjelaskan bahwa layanan ini telah dimulai sejak tahun 2024. Saat ini merupakan tahun ketiga mereka melayani pengiriman barang jemaah haji Indonesia.

“Alhamdulillah respon dari masyarakat Indonesia, respon dari jemaah haji ini alhamdulillah rata-rata mereka itu menyampaikan ‘kok nggak dari dulu ada seperti ini’,” ucap Abdul Ghani, menggambarkan antusiasme jemaah.

Abdul Ghani menambahkan bahwa barang yang dikirim melalui kargo haji Pos Indonesia mendapatkan jaminan asuransi. Waktu pengiriman berkisar antara 7 hingga 14 hari, tergantung pada jarak dan lokasi tujuan jemaah di Indonesia.

Mengenai tarif, Abdul Ghani menerangkan bahwa biaya pengiriman menggunakan kargo haji Pos Indonesia dimulai dari 23 riyal per kilogram. Tarif ini berlaku untuk hampir seluruh wilayah di Indonesia.

“Tarif 23 riyal itu untuk hampir semua wilayah di Indonesia kecuali yang double flight,” terangnya. Ia menjelaskan bahwa untuk daerah yang memerlukan dua kali penerbangan, akan ada biaya tambahan untuk penerbangan berikutnya.

Baca juga: Penguatan Organisasi Pengelola Wisata Seni Mentaraman Lewat Anggaran Dasar/Rumah Tangga

“Rata-rata 23 riyal, itu menjadi 25 riyal atau 30, tergantung dari daerah jemaah haji dan barang sampai depan rumah,” tandasnya, memberikan gambaran mengenai variasi tarif yang mungkin terjadi.