Barcelona Pertimbangkan Cesc Fabregas Sebagai Penerus Hansi Flick

bola3 Dilihat

Barcelona Siapkan Cesc Fabregas Jadi Pengganti Jangka Panjang Hansi Flick

Joan Laporta mengutus perwakilan ke Como untuk mendekati Cesc Fabregas. Eks La Masia ini diproyeksikan menjadi suksesor Hansi Flick di Barcelona pada 2028.

OlehRichard Andreas LuturmasDiterbitkan 09 Juni 2026, 15:59 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta – Manajemen Barcelona mulai merancang cetak biru jangka panjang untuk menakhodai skuad utama mereka. Nama Cesc Fabregas mendadak mencuat ke permukaan sebagai buruan utama yang diproyeksikan mengisi kursi kepelatihan menggantikan Hansi Flick di masa depan, tepatnya saat masa bakti pelatih asal Jerman itu rampung pada 2028.

Raksasa Catalan tersebut bahkan dilaporkan telah mengambil tindakan nyata. Manajemen klub telah mengutus perwakilan khusus menuju Como, Italia, guna menjajaki dialog awal sekaligus merajut kesepakatan informal sejak jauh-jauh hari.

Langkah senyap ini mengonfirmasi bahwa pola perencanaan strategis Barcelona berjalan sangat terukur. Fabregas dinilai sebagai sosok ideal yang mampu meneruskan estafet proyek olahraga yang tengah berjalan di Spotify Camp Nou tanpa perlu memicu perombakan taktik yang radikal.

Untuk saat ini, Hansi Flick sejatinya masih mengantongi ikatan kerja hingga tahun 2028 disertai klausul opsi perpanjangan selama semusim hingga 2029. Kondisi ini menandakan bahwa Blaugrana tidak sedang terburu-buru, melainkan hanya ingin mencuri start lebih awal.

Misi Rahasia Alejandro EchevarriaPerbesarPelatih Como, Cesc Fabregas pada laga kontra AC Milan di ajang Liga Italia 2025/2026. (Piero CRUCIATTI / AFP)

Berdasarkan investigasi media Spanyol, AS, manuver rahasia ini pertama kali terendus lewat rincian internal yang diungkap dalam siniar Barca Reservat milik Catalunya Radio. Dari informasi tersebut, diketahui bahwa Direktur Olahraga Deco telah memberikan lampu hijau penuh atas cetak biru jangka panjang ini.

Sosok kepercayaan yang diterbangkan langsung menuju Italia adalah Alejandro Echevarria, yang merupakan figur lingkar dalam sekaligus tangan kanan dari Presiden Joan Laporta. Echevarria mengemban mandat khusus untuk membuka jalur negosiasi awal dengan Fabregas sebelum masa pengabdian Flick berakhir.

Ketertarikan mendalam Barcelona terhadap Fabregas juga menjadi bentuk apresiasi atas progres impresif dalam perjalanan karier kepelatihannya. Mantan produk asli akademi La Masia tersebut dinilai sanggup mematangkan filosofi permainannya dalam waktu yang tergolong instan.

Sepak terjang Fabregas kala menukangi Como turut mendongkrak profilnya di lantai bursa pelatih. Dirinya sukses mengantarkan klub asal Italia tersebut promosi dari kasta Serie B hingga mampu berkompetisi di level tertinggi, sebuah capaian yang membuat pamornya meroket di daratan Eropa.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pilihan Barcelona yang kini mengerucut ke sosok Fabregas secara otomatis mengeliminasi kans juru taktik lain. Salah satu nama besar yang resmi dicoret dari daftar buruan adalah mantan pelatih tersukses mereka, Luis Enrique.
Arsitek tim yang pernah mempersembahkan trofi Liga Champions bagi Barcelona tersebut awalnya sempat digadang-gadang sebagai suksesor yang masuk akal. Kendati demikian, jajaran direksi Blaugrana pada akhirnya memilih untuk melupakan opsi tersebut.
Terdapat sejumlah indikator utama yang melandasi keputusan tegas ini. Faktor paling krusial berkaitan dengan nominal gaji sang pelatih yang dianggap terlampau membebani neraca keuangan klub yang saat ini masih belum stabil.
Di samping kendala finansial, Luis Enrique juga dikenal memiliki integritas serta kepribadian yang sangat dominan dalam menakhodai sebuah tim. Ia dikenal kerap menolak segala bentuk intervensi dari elemen luar klub terkait kebijakan taktis di lapangan, termasuk keterlibatan aktif dari figur seperti Alejandro Echevarria.
Rentetan alasan tersebut yang kemudian memantapkan keyakinan Barcelona bahwa opsi merekrut Fabregas jauh lebih realistis. Selain dinilai punya karakter yang lebih adaptif, Fabregas juga dianggap memiliki kesamaan visi dengan blueprint masa depan klub.
 

Show AllRichard Andreas LuturmasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaSerie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016Lihat SelengkapnyaLiga Italia

  • Tim SepakbolaSemua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya mengenai FC Barcelona yang memiliki julukan BarçaLihat SelengkapnyaBarcelona
  • AtletCesc Fabregas adalah pemain sepak bola Profesional asal Spanyol yang sekarang membela ChelseaLihat SelengkapnyaCesc Fabregas
  • Liga Spanyol
  • Como
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Tiba di Amerika Serikat, Skuad Timnas Senegal Disambut Prosedur Keamanan Super Ketat1 menit yang lalu
    • Jelang Pembukaan, Replika Trofi Piala Dunia Ramai Dijual10 menit yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Terapkan Drinks Break, Mengapa FIFA Dikritik?1 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Berpotensi Hadirkan Duel Messi vs Ronaldo, Kapan Bisa Terjadi?1 jam yang lalu
    • Wasit Omar Artan Buka Suara Setelah Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026 karena Ditolak Masuk AS1 jam yang lalu
    • Wasit Piala Dunia 2026 dari Somalia Omar Artan Ditolak Masuk AS1 jam yang lalu
    • Argentina Siap Tempur! Lionel Messi Bidik Akhir Sempurna dalam Karier Piala Dunia1 jam yang lalu
    • Insiden Michael Olise: Prancis Rasakan Dampak Aturan Baru FIFA Jelang Piala Dunia 20262 jam yang lalu
    • Peru vs Spanyol: La Furia Roja Menang Meyakinkan Jelang Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Bukan Cuma Yamal, Ini 10 Bintang Muda yang Wajib Dipantau di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Nasib Malang Jurrien Timber, Cedera Paksa Bek Arsenal Absen di Piala Dunia 20266 jam yang lalu
    • Neymar Tunjukkan Perkembangan Positif, Harapan Tampil di Piala Dunia 2026 Kian Terbuka7 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Barcelona Siapkan Cesc Fabregas Jadi Pengganti Jangka Panjang Hansi Flick

    Joan Laporta mengutus perwakilan ke Como untuk mendekati Cesc Fabregas. Eks La Masia ini diproyeksikan menjadi suksesor Hansi Flick di Barcelona pada 2028.

    OlehRichard Andreas LuturmasDiterbitkan 09 Juni 2026, 15:59 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)Penolakan Luis Enrique dan Alasan Finansial BarcelonaPerbesarComo 1907 dan Cesc Fabregas setelah memastikant tiket ke Liga Champions 2026/2027. (Dok. X @Como_1907)

    Pilihan Barcelona yang kini mengerucut ke sosok Fabregas secara otomatis mengeliminasi kans juru taktik lain. Salah satu nama besar yang resmi dicoret dari daftar buruan adalah mantan pelatih tersukses mereka, Luis Enrique.

    Arsitek tim yang pernah mempersembahkan trofi Liga Champions bagi Barcelona tersebut awalnya sempat digadang-gadang sebagai suksesor yang masuk akal. Kendati demikian, jajaran direksi Blaugrana pada akhirnya memilih untuk melupakan opsi tersebut.

    Terdapat sejumlah indikator utama yang melandasi keputusan tegas ini. Faktor paling krusial berkaitan dengan nominal gaji sang pelatih yang dianggap terlampau membebani neraca keuangan klub yang saat ini masih belum stabil.

    Di samping kendala finansial, Luis Enrique juga dikenal memiliki integritas serta kepribadian yang sangat dominan dalam menakhodai sebuah tim. Ia dikenal kerap menolak segala bentuk intervensi dari elemen luar klub terkait kebijakan taktis di lapangan, termasuk keterlibatan aktif dari figur seperti Alejandro Echevarria.

    Rentetan alasan tersebut yang kemudian memantapkan keyakinan Barcelona bahwa opsi merekrut Fabregas jauh lebih realistis. Selain dinilai punya karakter yang lebih adaptif, Fabregas juga dianggap memiliki kesamaan visi dengan blueprint masa depan klub.

     

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Show AllRichard Andreas LuturmasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaSerie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016Lihat SelengkapnyaLiga Italia

  • Tim SepakbolaSemua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya mengenai FC Barcelona yang memiliki julukan BarçaLihat SelengkapnyaBarcelona
  • AtletCesc Fabregas adalah pemain sepak bola Profesional asal Spanyol yang sekarang membela ChelseaLihat SelengkapnyaCesc Fabregas
  • Liga Spanyol
  • Como
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Tiba di Amerika Serikat, Skuad Timnas Senegal Disambut Prosedur Keamanan Super Ketat21 menit yang lalu
    • Jelang Pembukaan, Replika Trofi Piala Dunia Ramai Dijual30 menit yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Terapkan Drinks Break, Mengapa FIFA Dikritik?1 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Berpotensi Hadirkan Duel Messi vs Ronaldo, Kapan Bisa Terjadi?1 jam yang lalu
    • Wasit Omar Artan Buka Suara Setelah Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026 karena Ditolak Masuk AS1 jam yang lalu
    • Wasit Piala Dunia 2026 dari Somalia Omar Artan Ditolak Masuk AS1 jam yang lalu
    • Argentina Siap Tempur! Lionel Messi Bidik Akhir Sempurna dalam Karier Piala Dunia1 jam yang lalu
    • Insiden Michael Olise: Prancis Rasakan Dampak Aturan Baru FIFA Jelang Piala Dunia 20262 jam yang lalu
    • Peru vs Spanyol: La Furia Roja Menang Meyakinkan Jelang Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Bukan Cuma Yamal, Ini 10 Bintang Muda yang Wajib Dipantau di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Nasib Malang Jurrien Timber, Cedera Paksa Bek Arsenal Absen di Piala Dunia 20267 jam yang lalu
    • Neymar Tunjukkan Perkembangan Positif, Harapan Tampil di Piala Dunia 2026 Kian Terbuka7 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Barcelona Siapkan Cesc Fabregas Jadi Pengganti Jangka Panjang Hansi Flick

    Joan Laporta mengutus perwakilan ke Como untuk mendekati Cesc Fabregas. Eks La Masia ini diproyeksikan menjadi suksesor Hansi Flick di Barcelona pada 2028.

    OlehRichard Andreas LuturmasDiterbitkan 09 Juni 2026, 15:59 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

    Liputan6.com, Jakarta – Manajemen Barcelona mulai merancang cetak biru jangka panjang untuk menakhodai skuad utama mereka. Nama Cesc Fabregas mendadak mencuat ke permukaan sebagai buruan utama yang diproyeksikan mengisi kursi kepelatihan menggantikan Hansi Flick di masa depan, tepatnya saat masa bakti pelatih asal Jerman itu rampung pada 2028.

    Raksasa Catalan tersebut bahkan dilaporkan telah mengambil tindakan nyata. Manajemen klub telah mengutus perwakilan khusus menuju Como, Italia, guna menjajaki dialog awal sekaligus merajut kesepakatan informal sejak jauh-jauh hari.

    Langkah senyap ini mengonfirmasi bahwa pola perencanaan strategis Barcelona berjalan sangat terukur. Fabregas dinilai sebagai sosok ideal yang mampu meneruskan estafet proyek olahraga yang tengah berjalan di Spotify Camp Nou tanpa perlu memicu perombakan taktik yang radikal.

    Untuk saat ini, Hansi Flick sejatinya masih mengantongi ikatan kerja hingga tahun 2028 disertai klausul opsi perpanjangan selama semusim hingga 2029. Kondisi ini menandakan bahwa Blaugrana tidak sedang terburu-buru, melainkan hanya ingin mencuri start lebih awal.

    Misi Rahasia Alejandro EchevarriaPerbesarPelatih Como, Cesc Fabregas pada laga kontra AC Milan di ajang Liga Italia 2025/2026. (Piero CRUCIATTI / AFP)

    Berdasarkan investigasi media Spanyol, AS, manuver rahasia ini pertama kali terendus lewat rincian internal yang diungkap dalam siniar Barca Reservat milik Catalunya Radio. Dari informasi tersebut, diketahui bahwa Direktur Olahraga Deco telah memberikan lampu hijau penuh atas cetak biru jangka panjang ini.

    Sosok kepercayaan yang diterbangkan langsung menuju Italia adalah Alejandro Echevarria, yang merupakan figur lingkar dalam sekaligus tangan kanan dari Presiden Joan Laporta. Echevarria mengemban mandat khusus untuk membuka jalur negosiasi awal dengan Fabregas sebelum masa pengabdian Flick berakhir.

    Ketertarikan mendalam Barcelona terhadap Fabregas juga menjadi bentuk apresiasi atas progres impresif dalam perjalanan karier kepelatihannya. Mantan produk asli akademi La Masia tersebut dinilai sanggup mematangkan filosofi permainannya dalam waktu yang tergolong instan.

    Sepak terjang Fabregas kala menukangi Como turut mendongkrak profilnya di lantai bursa pelatih. Dirinya sukses mengantarkan klub asal Italia tersebut promosi dari kasta Serie B hingga mampu berkompetisi di level tertinggi, sebuah capaian yang membuat pamornya meroket di daratan Eropa.

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Lanjut Baca:

    Pilihan Barcelona yang kini mengerucut ke sosok Fabregas secara otomatis mengeliminasi kans juru taktik lain. Salah satu nama besar yang resmi dicoret dari daftar buruan adalah mantan pelatih tersukses mereka, Luis Enrique.
    Arsitek tim yang pernah mempersembahkan trofi Liga Champions bagi Barcelona tersebut awalnya sempat digadang-gadang sebagai suksesor yang masuk akal. Kendati demikian, jajaran direksi Blaugrana pada akhirnya memilih untuk melupakan opsi tersebut.
    Terdapat sejumlah indikator utama yang melandasi keputusan tegas ini. Faktor paling krusial berkaitan dengan nominal gaji sang pelatih yang dianggap terlampau membebani neraca keuangan klub yang saat ini masih belum stabil.
    Di samping kendala finansial, Luis Enrique juga dikenal memiliki integritas serta kepribadian yang sangat dominan dalam menakhodai sebuah tim. Ia dikenal kerap menolak segala bentuk intervensi dari elemen luar klub terkait kebijakan taktis di lapangan, termasuk keterlibatan aktif dari figur seperti Alejandro Echevarria.
    Rentetan alasan tersebut yang kemudian memantapkan keyakinan Barcelona bahwa opsi merekrut Fabregas jauh lebih realistis. Selain dinilai punya karakter yang lebih adaptif, Fabregas juga dianggap memiliki kesamaan visi dengan blueprint masa depan klub.
     

    Show AllRichard Andreas LuturmasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaSerie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016Lihat SelengkapnyaLiga Italia

  • Tim SepakbolaSemua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya mengenai FC Barcelona yang memiliki julukan BarçaLihat SelengkapnyaBarcelona
  • AtletCesc Fabregas adalah pemain sepak bola Profesional asal Spanyol yang sekarang membela ChelseaLihat SelengkapnyaCesc Fabregas
  • Liga Spanyol
  • Como
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Tiba di Amerika Serikat, Skuad Timnas Senegal Disambut Prosedur Keamanan Super Ketat21 menit yang lalu
    • Jelang Pembukaan, Replika Trofi Piala Dunia Ramai Dijual30 menit yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Terapkan Drinks Break, Mengapa FIFA Dikritik?1 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Berpotensi Hadirkan Duel Messi vs Ronaldo, Kapan Bisa Terjadi?1 jam yang lalu
    • Wasit Omar Artan Buka Suara Setelah Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026 karena Ditolak Masuk AS1 jam yang lalu
    • Wasit Piala Dunia 2026 dari Somalia Omar Artan Ditolak Masuk AS1 jam yang lalu
    • Argentina Siap Tempur! Lionel Messi Bidik Akhir Sempurna dalam Karier Piala Dunia1 jam yang lalu
    • Insiden Michael Olise: Prancis Rasakan Dampak Aturan Baru FIFA Jelang Piala Dunia 20262 jam yang lalu
    • Peru vs Spanyol: La Furia Roja Menang Meyakinkan Jelang Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Bukan Cuma Yamal, Ini 10 Bintang Muda yang Wajib Dipantau di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Nasib Malang Jurrien Timber, Cedera Paksa Bek Arsenal Absen di Piala Dunia 20267 jam yang lalu
    • Neymar Tunjukkan Perkembangan Positif, Harapan Tampil di Piala Dunia 2026 Kian Terbuka7 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya

    Barcelona Siapkan Cesc Fabregas Jadi Pengganti Jangka Panjang Hansi Flick

    Joan Laporta mengutus perwakilan ke Como untuk mendekati Cesc Fabregas. Eks La Masia ini diproyeksikan menjadi suksesor Hansi Flick di Barcelona pada 2028.

    OlehRichard Andreas LuturmasDiterbitkan 09 Juni 2026, 15:59 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarPelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

    Liputan6.com, Jakarta – Manajemen Barcelona mulai merancang cetak biru jangka panjang untuk menakhodai skuad utama mereka. Nama Cesc Fabregas mendadak mencuat ke permukaan sebagai buruan utama yang diproyeksikan mengisi kursi kepelatihan menggantikan Hansi Flick di masa depan, tepatnya saat masa bakti pelatih asal Jerman itu rampung pada 2028.

    Raksasa Catalan tersebut bahkan dilaporkan telah mengambil tindakan nyata. Manajemen klub telah mengutus perwakilan khusus menuju Como, Italia, guna menjajaki dialog awal sekaligus merajut kesepakatan informal sejak jauh-jauh hari.

    Langkah senyap ini mengonfirmasi bahwa pola perencanaan strategis Barcelona berjalan sangat terukur. Fabregas dinilai sebagai sosok ideal yang mampu meneruskan estafet proyek olahraga yang tengah berjalan di Spotify Camp Nou tanpa perlu memicu perombakan taktik yang radikal.

    Untuk saat ini, Hansi Flick sejatinya masih mengantongi ikatan kerja hingga tahun 2028 disertai klausul opsi perpanjangan selama semusim hingga 2029. Kondisi ini menandakan bahwa Blaugrana tidak sedang terburu-buru, melainkan hanya ingin mencuri start lebih awal.

    Misi Rahasia Alejandro EchevarriaPerbesarPelatih Como, Cesc Fabregas pada laga kontra AC Milan di ajang Liga Italia 2025/2026. (Piero CRUCIATTI / AFP)

    Berdasarkan investigasi media Spanyol, AS, manuver rahasia ini pertama kali terendus lewat rincian internal yang diungkap dalam siniar Barca Reservat milik Catalunya Radio. Dari informasi tersebut, diketahui bahwa Direktur Olahraga Deco telah memberikan lampu hijau penuh atas cetak biru jangka panjang ini.

    Sosok kepercayaan yang diterbangkan langsung menuju Italia adalah Alejandro Echevarria, yang merupakan figur lingkar dalam sekaligus tangan kanan dari Presiden Joan Laporta. Echevarria mengemban mandat khusus untuk membuka jalur negosiasi awal dengan Fabregas sebelum masa pengabdian Flick berakhir.

    Ketertarikan mendalam Barcelona terhadap Fabregas juga menjadi bentuk apresiasi atas progres impresif dalam perjalanan karier kepelatihannya. Mantan produk asli akademi La Masia tersebut dinilai sanggup mematangkan filosofi permainannya dalam waktu yang tergolong instan.

    Sepak terjang Fabregas kala menukangi Como turut mendongkrak profilnya di lantai bursa pelatih. Dirinya sukses mengantarkan klub asal Italia tersebut promosi dari kasta Serie B hingga mampu berkompetisi di level tertinggi, sebuah capaian yang membuat pamornya meroket di daratan Eropa.

    Penolakan Luis Enrique dan Alasan Finansial BarcelonaPerbesarComo 1907 dan Cesc Fabregas setelah memastikant tiket ke Liga Champions 2026/2027. (Dok. X @Como_1907)

    Pilihan Barcelona yang kini mengerucut ke sosok Fabregas secara otomatis mengeliminasi kans juru taktik lain. Salah satu nama besar yang resmi dicoret dari daftar buruan adalah mantan pelatih tersukses mereka, Luis Enrique.

    Arsitek tim yang pernah mempersembahkan trofi Liga Champions bagi Barcelona tersebut awalnya sempat digadang-gadang sebagai suksesor yang masuk akal. Kendati demikian, jajaran direksi Blaugrana pada akhirnya memilih untuk melupakan opsi tersebut.

    Terdapat sejumlah indikator utama yang melandasi keputusan tegas ini. Faktor paling krusial berkaitan dengan nominal gaji sang pelatih yang dianggap terlampau membebani neraca keuangan klub yang saat ini masih belum stabil.

    Di samping kendala finansial, Luis Enrique juga dikenal memiliki integritas serta kepribadian yang sangat dominan dalam menakhodai sebuah tim. Ia dikenal kerap menolak segala bentuk intervensi dari elemen luar klub terkait kebijakan taktis di lapangan, termasuk keterlibatan aktif dari figur seperti Alejandro Echevarria.

    Rentetan alasan tersebut yang kemudian memantapkan keyakinan Barcelona bahwa opsi merekrut Fabregas jauh lebih realistis. Selain dinilai punya karakter yang lebih adaptif, Fabregas juga dianggap memiliki kesamaan visi dengan blueprint masa depan klub.

     

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Show AllRichard Andreas LuturmasTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanAjang OlahragaSerie-A adalah kasta tertinggi liga sepakbola di Italia yang dimulai pada Agustus 2016Lihat SelengkapnyaLiga Italia

  • Tim SepakbolaSemua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya mengenai FC Barcelona yang memiliki julukan BarçaLihat SelengkapnyaBarcelona
  • AtletCesc Fabregas adalah pemain sepak bola Profesional asal Spanyol yang sekarang membela ChelseaLihat SelengkapnyaCesc Fabregas
  • Liga Spanyol
  • Como
  • Pentas Bola Dunia 2026

    • Tiba di Amerika Serikat, Skuad Timnas Senegal Disambut Prosedur Keamanan Super Ketat1 menit yang lalu
    • Jelang Pembukaan, Replika Trofi Piala Dunia Ramai Dijual10 menit yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Terapkan Drinks Break, Mengapa FIFA Dikritik?1 jam yang lalu
    • Piala Dunia 2026 Berpotensi Hadirkan Duel Messi vs Ronaldo, Kapan Bisa Terjadi?1 jam yang lalu
    • Wasit Omar Artan Buka Suara Setelah Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026 karena Ditolak Masuk AS1 jam yang lalu
    • Wasit Piala Dunia 2026 dari Somalia Omar Artan Ditolak Masuk AS1 jam yang lalu
    • Argentina Siap Tempur! Lionel Messi Bidik Akhir Sempurna dalam Karier Piala Dunia1 jam yang lalu
    • Insiden Michael Olise: Prancis Rasakan Dampak Aturan Baru FIFA Jelang Piala Dunia 20262 jam yang lalu
    • Peru vs Spanyol: La Furia Roja Menang Meyakinkan Jelang Piala Dunia 20264 jam yang lalu
    • Bukan Cuma Yamal, Ini 10 Bintang Muda yang Wajib Dipantau di Piala Dunia 20265 jam yang lalu
    • Nasib Malang Jurrien Timber, Cedera Paksa Bek Arsenal Absen di Piala Dunia 20266 jam yang lalu
    • Neymar Tunjukkan Perkembangan Positif, Harapan Tampil di Piala Dunia 2026 Kian Terbuka7 jam yang lalu

    Lihat Selengkapnya