DermayuMagz.com – Pemerintah Kabupaten Cianjur menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat melalui tindakan tegas pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) dan rokok ilegal.
Aksi pemusnahan ini merupakan hasil dari operasi cipta kondisi yang telah dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Cianjur. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapang Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, pada Kamis, 30 April 2026.
Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan bertepatan dengan perayaan hari jadi ke-107 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), ke-76 Satpol PP, dan ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) tingkat Kabupaten Cianjur.
Secara rinci, barang yang dimusnahkan terdiri dari 1.718 botol miras berbagai merek dan 7.326 bungkus rokok yang tidak memiliki pita cukai resmi. Barang-barang ini disita dari berbagai wilayah di Cianjur.
Djoko Purnomo, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, menyatakan bahwa pemusnahan ini menjadi pesan kuat bagi para pelanggar aturan. Ia menegaskan keseriusan pemerintah dalam menegakkan peraturan demi ketertiban umum.
“Pemusnahan ini menjadi bukti nyata kinerja di lapangan. Ke depan kami akan terus melaksanakan razia dan penegakan aturan, tentu dengan dukungan masyarakat dan media,” ujar Djoko Purnomo usai acara pemusnahan.
Selain menunjukkan ketegasan hukum, momentum ini juga dimanfaatkan oleh Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, untuk melakukan evaluasi dan memperkuat pelayanan publik di bidang penyelamatan.
Bupati Wahyu menyoroti pentingnya efektivitas penegakan hukum dan perlindungan warga. Hal ini perlu didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai, terutama bagi unit pemadam kebakaran.
Baca juga di sini: Deretan Serial Amerika Populer Era 90-an Selain Dawson's Creek
Menurut pandangan Bupati, pembenahan fasilitas Damkar menjadi prioritas strategis pemerintah daerah. Tujuannya adalah agar pelayanan penyelamatan dapat menjangkau seluruh pelosok Cianjur secara merata.
Dalam arahannya, Bupati Wahyu juga menyampaikan upaya pemerintah daerah untuk terus menambah armada operasional. Hal ini diharapkan dapat mempercepat dan meratakan respon darurat di tingkat kecamatan.
“Wilayah Cianjur yang luas menuntut kesiapsiagaan yang tinggi. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menambah armada dan fasilitas Damkar secara bertahap, dengan harapan ke depan setiap kecamatan memiliki unit Damkar yang memadai,” jelasnya.
Lebih lanjut, pemerintah daerah bahkan tengah mengkaji wacana pemisahan kelembagaan antara Satpol PP dan Damkar. Pemisahan ini diharapkan dapat menghasilkan spesialisasi kinerja yang lebih tajam dan efektif.
Acara yang dihadiri oleh ribuan masyarakat ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah pemberian penghargaan kepada desa-desa yang dianggap berhasil memberdayakan Satlinmas secara mandiri.
Atraksi simulasi pemadaman api, yel-yel kesigapan personel, hingga layanan sosial seperti donor darah turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut. Ini menunjukkan sinergi antara aparat dan masyarakat.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan kendaraan operasional baru. Hal ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk terus berinvestasi dalam peningkatan jaminan keselamatan dan kenyamanan hidup seluruh warganya.






