DermayuMagz.com – Timnas Prancis memasuki Piala Dunia 2026 dengan motivasi ganda. Selain ambisi untuk meraih gelar juara dunia, skuad Les Bleus juga bertekad memberikan kado perpisahan terindah bagi pelatih Didier Deschamps.
Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi turnamen terakhir bagi Didier Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis. Pelatih berusia 57 tahun itu telah mengumumkan bahwa masa baktinya akan berakhir setelah kontraknya usai ajang akbar tersebut.
Selama lebih dari satu dekade, Deschamps menjadi arsitek utama kebangkitan Prancis sebagai salah satu kekuatan dominan dalam sepak bola global. Di bawah kepemimpinannya, Prancis berhasil meraih berbagai gelar prestisius, termasuk trofi Piala Dunia 2018.
Oleh karena itu, para pemain Prancis memiliki tekad kuat untuk menutup era Deschamps dengan sebuah pencapaian gemilang. Ousmane Dembele menjadi salah satu pemain yang paling vokal menyuarakan ambisi tersebut.
Misi Mengantar Deschamps ke Akhir yang Indah
Didier Deschamps secara resmi mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan pos pelatih Timnas Prancis pasca Piala Dunia 2026. Pengumuman ini menandai akhir dari sebuah era kepemimpinan yang telah berlangsung selama 14 tahun.
Di bawah komando Deschamps, Timnas Prancis meraih berbagai prestasi signifikan. Selain sukses menjuarai Piala Dunia 2018, mereka juga berhasil menjadi runner-up pada Piala Dunia 2022 dan memenangkan UEFA Nations League edisi 2020/2021.
Statistik Deschamps bersama Prancis sungguh mengesankan. Dari 178 pertandingan yang ia pimpin di berbagai ajang, Prancis mencatat 114 kemenangan, 35 hasil imbang, dan hanya menelan 29 kekalahan.
Kini, tantangan terakhir Deschamps bersama Prancis akan tersaji di Piala Dunia 2026. Para pemain Prancis bertekad menjadikan turnamen ini sebagai penutup sempurna bagi salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola Prancis.
Dembele: Kami Ingin Mencapai Final Bersamanya
Ousmane Dembele menegaskan bahwa skuad Prancis tidak merasa terbebani oleh keputusan Deschamps untuk mundur. Sebaliknya, situasi ini justru menjadi pemacu semangat untuk memberikan penampilan terbaik.
“Kami tahu ini adalah kompetisi terakhir bagi pelatih [Deschamps],” ujar Dembele kepada ESPN.
“Dia telah memberikan kontribusi besar dan meraih banyak kesuksesan bersama tim Prancis. Tentu saja, kami sangat senang bisa bermain di bawah arahannya. Kami sudah pernah merasakan atmosfer Piala Dunia bersamanya,” tambah Dembele.
“Itulah yang menjadi fokus utama kami. Kepergiannya tidak mengurangi motivasi kami di turnamen ini; kami ingin mengakhiri perjalanan ini dengan indah bersamanya, dengan mencapai final Piala Dunia,” tegas pemain yang kini membela klub PSG tersebut.
Sumber: ESPN
DermayuMagz.com – Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Tangerang, Banten. Seorang remaja berusia 14 tahun, Bayu Anantha Depthios, akan menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang bergengsi Sodi World Series (SWS) International E-Final 2026.
Kejuaraan gokart internasional ini akan diselenggarakan di Sicilia, Italia, pada tanggal 11 hingga 13 Juni 2026. Bayu bersama lima atlet gokart lainnya telah bertolak ke Italia pada 7 Juni 2026 untuk mewakili Merah Putih.
Mereka akan berkompetisi di kategori Junior Cup dan Senior, bersaing dengan para pembalap dari kurang lebih 50 negara. Bayu menyatakan optimisme untuk meraih hasil terbaik bagi Indonesia.
Persiapan Matang
Kesempatan emas untuk tampil di kancah internasional ini diraih Bayu berkat performanya yang konsisten di kompetisi e-SWS yang telah digelar sebelumnya di Sirkuit Barcode Gokart, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kemenangan demi kemenangan yang diraihnya mengantarkannya meraih tiket menuju kejuaraan dunia.
Menjelang keberangkatannya ke Italia, Bayu mengaku telah mempersiapkan diri secara matang. Fokus utamanya adalah meningkatkan ketahanan fisik dan konsentrasi selama balapan berlangsung.
“Yang pasti latihan untuk ketahanan fisik selama balapan. Karena balapan di trek kecil harus benar-benar fokus,” jelas Bayu.
Meskipun baru menekuni dunia gokart sejak awal 2025, Bayu menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Latihan rutin dan partisipasinya dalam berbagai kompetisi menjadi modal berharga yang membawanya hingga ke level internasional.
Bayu mengungkapkan bahwa olahraga gokar memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan tantangan yang beragam dan memacu adrenalin. Ia merasa sangat menikmati setiap momen di atas lintasan.
“Saya menyukai olahraga ini karena memberikan banyak tantangan dan adrenalin. Saya senang saat berada di atas gokar karena tidak perlu memikirkan yang lain, hanya fokus balapan,” ungkapnya.
Dapat Dukungan dari KONI dan IMI Kabupaten Tangerang
Sebelum terbang ke Italia, Bayu didampingi oleh kedua orang tuanya, Herson Depthios dan Dinar Susilo. Mereka melakukan kunjungan silaturahmi dengan Ketua IMI Kabupaten Tangerang, Cecep Mulyadi, serta Ketua Umum KONI Kabupaten Tangerang, Eka Wibayu.
Dalam pertemuan tersebut, KONI dan IMI Kabupaten Tangerang memberikan dukungan penuh serta doa kepada Bayu agar dapat meraih prestasi gemilang dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
“Kami sebagai perwakilan pemerintah daerah merasa bangga dan akan terus mendukung talenta muda yang ada di Kabupaten Tangerang. Pembinaan terhadap atlet muda dan olahraga baru terus kami lakukan,” ujar Eka Wibayu.
Ayah Bayu, Herson Depthios, menyampaikan harapannya agar putranya mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk para senior di dunia gokar Indonesia. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui KONI dan IMI atas perhatian yang diberikan kepada perkembangan atlet muda.
“Semoga perjalanan kami dilancarkan dan pulang dengan hasil yang memuaskan,” pungkas Herson.






