DermayuMagz.com – Film Korea bertajuk The Woman in the White Car kini dapat dinikmati melalui platform Vidio. Film ini merupakan thriller psikologis yang akan membawa penonton menyelami misteri identitas, kebohongan, dan trauma.
Disutradarai oleh Christine Ko, film ini menawarkan narasi yang kelam dan penuh ketegangan. Penonton akan diajak mengikuti alur cerita yang penuh liku, di mana kebenaran seringkali terselubung dalam keraguan.
The Woman in the White Car bukanlah sekadar film kriminal biasa. Ia menggali lebih dalam aspek psikologis karakter-karakternya, membuat penonton ikut berpikir dan mencoba mengungkap tabir misteri yang ada.
Alur Cerita The Woman in the White Car
Kisah film ini dimulai ketika Do-kyung (diperankan oleh Jung Ryeo-won) membawa seorang wanita yang terluka parah ke rumah sakit. Dalam keadaan yang tampaknya panik, ia memperkenalkan wanita tersebut sebagai adik kandungnya.
Namun, penyelidikan yang dilakukan oleh detektif senior Hyun-ju (diperankan oleh Lee Jung-eun) mulai menimbulkan kecurigaan. Hyun-ju dikenal sebagai sosok yang teliti dan memiliki insting tajam.
Kecurigaan ini semakin menguat ketika kesaksian Do-kyung mulai berubah-ubah dan terasa tidak konsisten. Situasi menjadi semakin rumit ketika badai salju mengisolasi area penyelidikan.
Di tengah kondisi yang sulit tersebut, polisi menemukan fakta yang sangat mengejutkan. Identitas wanita yang terluka itu ternyata bukan adik Do-kyung, sementara keberadaan adik kandung Do-kyung yang sesungguhnya masih menjadi misteri besar.
Fakta Menarik The Woman in the White Car
Salah satu kekuatan utama dari film The Woman in the White Car adalah penggunaan konsep unreliable narrator. Konsep ini menempatkan penonton pada posisi yang sama dengan detektif, yaitu tidak yakin siapa yang bisa dipercaya sepenuhnya.
Karakter Do-kyung berhasil menampilkan sisi ganda yang membingungkan. Ia bisa terlihat seperti korban yang trauma, namun di saat yang sama, ia juga berpotensi menjadi dalang manipulatif.
Selain itu, sinematografi film ini patut diacungi jempol. Penggunaan warna-warna musim dingin yang pucat menciptakan atmosfer yang dingin, mencekam, dan terasa buntu.
Fokus cerita tidak hanya terbatas pada upaya mengungkap pelaku penusukan. Film ini juga menggali kedalaman psikologis para karakternya, mengungkap luka masa lalu dan rahasia yang mereka simpan rapat.
Saksikan Ketegangan Maksimal di Vidio
Film The Woman in the White Car menawarkan pengalaman menonton yang intens. Konsep unreliable narrator membuat penonton terus menebak-nebak kebenaran di balik setiap adegan.
Karakter Do-kyung menjadi pusat perhatian dengan teka-teki yang menyelimutinya, memastikan bahwa kebenarannya akan terus dipertanyakan hingga akhir.
Ditambah dengan sinematografi yang dingin dan atmosfer musim dingin yang kuat, film ini berhasil membangun ketegangan psikologis yang mendalam. The Woman in the White Car tidak hanya tentang sebuah kasus, tetapi juga tentang pengungkapan luka emosional dan rahasia yang terpendam.
Bagi Anda yang menyukai film thriller psikologis dengan alur cerita yang cerdas dan penuh misteri, The Woman in the White Car adalah pilihan yang tepat. Film ini dapat disaksikan secara eksklusif di Vidio.
Penulis: Ananda Rivi R. Lubis
Anak Liam Payne Jadi Ahli Waris Tunggal Sang Ayah, Hartanya Tembus Setengah Triliun Rupiah!
Sebenarnya Liam Payne meninggal dunia tanpa meninggalkan surat wasiat. Anaknya yang berusia sembilan tahun kini jadi pewaris tunggal hartanya.
Jadi intinya…
- Bear Grey Payne ahli waris tunggal Liam Payne, menerima US$ 29 juta.
- Warisan akan disimpan sebagai dana perwalian hingga Bear mencapai usia dewasa.
- Liam meninggal tanpa wasiat; Cheryl Cole ditunjuk sebagai administrator harta.
Liputan6.com, Jakarta – Putra dari penyanyi Liam Payne, Bear Grey Payne, telah resmi diakui sebagai ahli waris tunggal mendiang ayahnya. Dalam dokumen pengadilan yang didapat media, putra mendiang yang saat ini baru berusia 9 tahun tersebut menerima warisan sebesar US$ 29.007.998.
Bila dikonversikan, angkanya tembus setengah triliun rupiah atau sekitar Rp 517 miliar!
Dalam dokumen ini, disebutkan bahwa sebagian uang tersebut dapat digunakan sekarang, namun sebagian besar aset akan disimpan sebagai dana perwalian hingga Bear mencapai usia dewasa atau 18 tahun.
Dalam situs web pemerintah Inggris, harta warisan di negara ini umumnya diberikan kepada pasangan sah almarhum. Atau bila mendiang tidak menikah, diwariskan kepada kerabat sedarah terdekat.
BBC juga mewartakan bahwa jika seseorang di Inggris meninggal tanpa wasiat, anak-anak mereka biasanya akan mewarisi harta warisan jika tidak ada suami, istri, atau pasangan yang tercatat secara sah.
Sebagai informasi, sebenarnya Liam Payne meninggal dunia tanpa meninggalkan surat wasiat.
Cheryl Cole Ditunjuk Sebagai Administrator
Ibunda Bear, Cheryl Cole, ditunjuk sebagai administrator harta warisan Liam Payne pada Mei 2025 lewat keputusan pengadilan, atau tujuh bulan setelah mendiang meninggal tanpa wasiat. Selain Cheryl, pengacara Richard Mark Bray juga ditunjuk untuk posisi yang sama.
Pada saat itu, dokumen pengadilan menunjukkan bahwa nilai bruto harta warisan Payne di Inggris mencapai US$ 38 juta, dan nilai bersihnya sekitar US$ 32,2 juta.
BBC juga melaporkan bahwa setelah penunjukan sebagai administrator, Cheryl dan Bray akan mengelola uang tersebut. Namun kala itu mereka dipastikan hanya memiliki wewenang terbatas dan tidak dapat mendistribusikan aset tersebut.
Tentang Cheryl dan Liam Payne
Liam Payne pertama kali bertemu Cheryl saat ia mengikuti audisi X Factor pada 2008 pada usia 14 tahun, dan sang penyanyi menjadi salah satu dewan juri. Mereka kembali bertemu dalam X Factor tahun 2010, yang kemudian membentuk One Direction.
Pada Januari 2016, Cheryl bercerai dari Jean-Bernard Fernandez-Versini dan sebulan setelahnya, Liam Payne membagikan fotonya bersama Cheryl ke media sosial.
Cheryl membantah tuduhan bahwa ia berselingkuh dengan Liam Payne dan membuat rumah tangganya rusak, dalam sebuah unggahan di Twitter. “Kalau ada yang percaya dengan sampah yang kalian baca hari ini, maka kalian sama sekali tak mengenalku,” kata dia.
Liam Payne dan Bear
Liam Payne kemudian dengan penuh rasa bahagia mengumumkan kelahiran putranya, Bear, pada 22 Maret 2017.
“Saya sangat bahagia menyambut kelahiran bayi laki-laki kami ke dunia ini, ini adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup dan menjadi kenangan favorit saya hingga saat ini,” kata dia.
Hanya saja, hubungan Liam dan Cheryl bubar pada Juli 2018, dan mereka berkomitmen untuk membesarkan Bear dengan baik. Liam Payne kemudian meninggal dunia pada 16 Oktober 2024, setelah jatuh dari balkon hotel Casa Sur di Buenos Aires, Argentina.






